
Jigen bergerak maju didepan Ronald, Angela dan yg lainnya.
"Bersama!"
"Oke"
Pertempuran kembali dimulai.
*Trang
"Masih saja keras"
Pedang Ronald tidak bisa menembus pertahanan monster patung.
"Angela siapkan mantra yg tadi lagi"
"Aku cuma bisa 2 kali lagi"
"Tidak apa2 sudah cukup"
"Baik"
Angela menyiapkan mantra lainnya.
"Impact"
*Duarr
Tubuh patung itu hancur saat lebur jadi debu.
Raja bertindak, mengangkat pedangnya, menunjuk pedangnya ke patung yg mati.
"Bangkit"
Debu menjadi batu, batu menjadi patung, monster patung kembali bergerak.
"Kalian urus monster patung, kuurus raja monster"
"Ok"
Kali ini 6 Hunter melawan 1 patung, walau lbh banyak Hunter, karena kelelahan pertarungan seimbang saat ini.
Jigen menghadapi raja monster.
"Manusia, kau yg paling kuat"
"Apakah kau mencoba tantangan?"
"Tantangan apa?"
"Lawan aku, kalahkan aku"
"Tujuanku dari awal membunuh mu"
"Impact"
*Boom
*Duarr
Tak berdampak.
*Whuss
*Duarr
Raja monster mengayunkan pedangnya, dampaknya sangat kuat, lbh kuat dari dampak yg dihasilkan oleh monster patung.
"Sial, aku bukan lawannya"
Jigen mencari kesempatan, dia berlari Kedinding.
Menggunakan dinding untuk bermanuver.
*Whuss
*Whusss
Jigen sudah menggunakan dinding sbg pijakan, setiap langkah didinding meninggalkan retak.
Jigen mengulur waktu, mencari kesempatan dan analisis.
"Maju sini, manusia"
Raungan dari raja monster bergema diseluruh ruangan.
Jigen tidak mengurusi hal itu, dia lagi focus saat ini.
Saat ia mengamati, setiap kali raja monster menghidupkan bawahannya, kristal di pedangnya menyala redup.
Jigen berfikir bahwa itu adalah alasan raja monster bisa membuat patung itu hidup kembali.
"Harus menggunakan itu"
Jigen menerjang dari dinding ke kristal di pedang raja monster.
*Whusss
"Ultimate skill:Armageddon"
Pukulan sederhana Jigen tertutupi cahaya merah.
*Krakk
*Krakkk
*Duarr
*Gresss
Suara pasir terdengar di pertempuran yg lain.
Sisa 3 patung menjadi debu.
"Berhasil"
Seruan kemenangan dari pertarungan sebelah terdengar.
"Yg merasa masih bisa bertarung"
"Bantu kepala sekolah Jigen"
"Baik"
Ronald memerintah yg lain, bergegas maju keseblah Jigen.
__ADS_1
Beberapa Hunter jg bergegas ke sebelah Jigen.
Raja monster yg melihat kristal di pedangnya hancur dan penjaganya jadi debu kembali marah, sekarang ia marah besar.
"Beraninya manusia lemah merusak pedang Astarot"
Raja monster yg bernama Astarot marah sekali.
Dia menghentakkan pedangnya ke tanah, menancapkannya.
"Terbentuk Domain"
"Red blooded kingdom"
Selubung kabut berwarna magma merah menyelimuti disekitar.
*Whusss
Didepan mereka bukan lagi terlihat singgasana seperti tadi, tapi kerajaan besar.
Disebuah aula raja, Astarot memerintahkan pasukannya yg lain menyerang Hunter.
"Apa yg terjadi?"
"Kalian yg belum tahu, ini adalah skill spesial yg didapatkan saat menjadi SS rank, pembentukan domain"
"Hati2, disini kita tidak bisa keluar, tapi bisa masuk"
"Iya"
Semua orang menajamkan indranya.
Jigen dibelakang melakukan yg dilakukan Astarot.
"Domain harus melawan domain"
"Terbentuk Domain"
"Kingdom of fighter"
Disekitar mereka terdapat selubung kabut kembali, tapi bukan berwarna magma seperti tadi, tapi merah penuh gairah.
Walau disebut kingdom, tapi yg dibentuk Jigen bukanlah kerajaan tapi prajurit kuat.
"Tenang semuanya"
"Domainku tipe pertempuran, kuat dalam menyerang"
"Domain Astarot adalah tipe king, kuat dalam penyerangan dan pertahanan, dan jg bisa mendapatkan buff"
"Walau tak seberguna domain tipe king, domain tipe pertempuran lbh kuat dalam penyerangan dari pada domain tipe king"
Penjelasan dari Jigen sangatlah bermanfaat bagi mereka.
Prajurit Jigen menyerang ke kerajaan Astarot, tapi tercegah oleh pasukan Astarot.
"Hemat tenaga, kita masuk setelah musuh dibereskan oleh pasukan ku"
"Oke"
Semua pasukan Astarot kalah.
"Maju"
Peperangan antara domain terus terjadi.
Lust dan pride berjalan2 di dungeon SS rank.
Menelusurinya.
"Sepertinya yg disini sudah terbereskan"
"Iya, melihat dari mayat yg berserahkan"
"Maju langsung kedepan sesuai perintah ketua"
Mereka berdua maju hingga didepan gerbang yg terbuka.
Didalam gerbang selimut kabut merah gairah dan magma merah saling bentrokan.
Lust dan pride saling pandang.
"Masuk"
Mereka berdua masuk ke dalam, saat melihat bagian dalamnya, yg ia lihat adalah tanah kosong penuh darah dan kerajaan besar didepan.
Lust dan pride maju sampai ke kerajaan besar didepan mereka.
Mereka berdua menelusuri lorong kerajaan tsb.
Melewati beberapa ruangan sampai didapan gerbang aula raja.
Membuka.
Didalam tergeletak beberapa mayat manusia, beberapa manusia yg masih hidup tapi penuh luka dan monster besar Astarot.
Astarot mengalami luka kecil saat ini berbeda jauh dgn manusia didepannya.
Lust dan pride saling pandang.
"Bantu mereka"
Lust dan pride maju depan Jigen.
Jigen melihat 2 sosok aneh didepan nya.
1 bergaya ksatria hitam sedangkan lainnya penyihir dgn jubah, keduanya memakai topeng iblis yg berbeda.
Walau ia melihat niat kedua orang tsb baik tapi dia tidak bisa menebak identitasnya.
"Siapa kalian?"
"Lust"
"Pri.."
"Kamu pride"
Ronald memotong perkenalan pride, pride diam.
"Kita dipihak kalian"
__ADS_1
Lust menjelaskan maksud dan tujuannya disini.
"Oke"
Lust mengangkat tongkatnya, mengarahkan ke semua orang didepannya.
"Reality and illusion"
Tiba2 semua luka sembuh, yg lbh mengejutkan mereka yg mat1 bangkit kembali.
Reality and illusion
Tingkat:SSS
Membuat nyata menjadi ilusi dan ilusi menjadi nyata sesuai kehendaknya.
Mana:10.000/penggunaan
CD:1hari(Bisa dipotong menggunakan mana,1 mana\=1 dtk)
Skill yg dikeluarkan oleh lust mengejutkan semua orang termasuk Jigen sendiri.
"Jgn terkejut"
"Focus ke pertarungan"
Suara lembut dari lust sendiri menyadarkan semua orang.
Orang2 dibelakang jg kembali focus.
"Kamu"
Astarot marah, manusia yg ia bunuh dibangkitkan kembali.
"Pertarungan kembali dimulai"
Jigen bersemangat saat ini, gairah pertarungannya kembali bangkit.
*whusss
Jigen maju bersama yg lainnya.
Pride jg tidak diam saja, bayangan menggeliat dari bawahnya.
*whuss
Pasukan yg banyak terlihat.
Gairah semua orang bangkit kembali.
Setiap orang melakukan sesuai tugasnya.
"Upward attack"
Tebasan skill Pride membuat goresan dalam ditubuh Astarot.
Selain skill Original sin, Arnold jg memberikan skill lainnya termasuk Multiple Mana dan Fast mana regen saat Arnold mendapatkannya.
Swordman king technique
Tingkat:SSS(Pasif)
Teknik pedang kuat
Sub-skill:
-Upward attack(SS)
...
Skill ini tidak berguna bagi Arnold saat itu, jadi ia memberikan ke pride tanpa menyalinnya terlebih dahulu.
Jadi ia memberikan kepada Pride tanpa menyalinnya.
Semua itu ia lakukan agar identitasnya sbg battle mage tersamarkan, karena dgn skill ini ia pasti menggunakan tongkat sbg pedang secara tidak sengaja.
Tapi, ia tenang saja tentunya, karena semua skill saat Pride mat1 akan kembali kepadanya lagi.
Jadi ia tidak lah khawatir.
Selama pertempuran tubuh Astarot sudah mengalami banyak luka.
Sedangkan, Ronald, dan lainnya cuma mengalami luka ringan.
Karena pasukan pride sbg tameng, stamina dan mana serta luka2 yg diderita sangatlah minim.
Astarot terpojok saat ini.
Dia melihat tidak punya pilihan lain.
"Pengorbanan"
Tiba2 dari tubuh Astarot, tekanan yg ia keluarkan lbh kuat lagi.
"Hati2, ia menggunakan skillnya.
Semua orang mengangguk, sudah mengerti apa yg diomongkan oleh Jigen.
"Haha, sebelum aku mat1, kubawa kalian bersama"
*Whusss
Hilang!tubuh besar Astarot hilang saat ini.
*Crass
Beberapa manusia di belakang terpotong menjadi dua.
Mat1!
Semua Hunter kaget atas perubahan tiba2 yg terjadi pada Astarot.
"Gawat"
...----...
Yo pembaca, selamat bertemu di chp ini.
Cuma mau info saya ikutan lomba menulis di mang*toon.
Jadi dukung dgn like,favorite,rate,share dan komentnya.
See you next bye2.
#Budidayakanlike
__ADS_1
Upload:Jam 23.15.