
Setelah beristirahat sejenak dan meminum ramuan serta obat-obatan untuk memulihkan diri, Jack dan timnya siap untuk melanjutkan pertempuran mereka. Mereka memeriksa senjata dan perbekalan mereka, dan mempersiapkan diri untuk menghadapi Raja Iblis tingkat 4 dan pasukannya.
Setelah mempersiapkan diri dengan baik, mereka melanjutkan perjalanan ke dalam ruang raja iblis. Mereka berjalan dengan hati-hati dan siap menghadapi segala hal yang mungkin terjadi di dalam sana. Setelah melewati berbagai rintangan dan jebakan, mereka akhirnya tiba di hadapan pintu menuju ruang raja iblis.
Jack memperhatikan sekitar dan mengecek sekeliling untuk memastikan bahwa mereka tidak diikuti oleh pasukan iblis. Kemudian, dia memimpin timnya untuk membuka pintu ruang raja iblis.
Saat pintu terbuka, mereka disambut oleh sorotan mata yang tajam dari Raja Iblis tingkat 4, Eudorus. Dia mengeluarkan suara yang mengerikan dan mempersilakan mereka masuk ke dalam ruangan.
Tanpa ragu, Jack dan timnya masuk ke dalam ruangan dan siap untuk bertempur melawan Raja Iblis dan pasukannya. Mereka bersiap-siap mengeluarkan kekuatan dan kemampuan terbaik mereka, karena mereka tahu bahwa pertarungan ini akan menjadi yang paling sulit yang pernah mereka hadapi.
Jack dan Luke duduk bersama di suatu sudut ruangan yang tenang, mereka berbicara tentang rencana mereka untuk mengalahkan Raja Iblis tingkat 4 dan menyelamatkan dunia dari kehancuran.
"Kita perlu menemukan kelemahan Raja Iblis," kata Jack dengan tegas. "Dia pasti punya satu, tidak ada yang sempurna di dunia ini."
"Sulit untuk menemukan kelemahannya," tambah Luke. "Dia sangat kuat dan penuh dengan tipu daya."
"Tapi kita tidak boleh menyerah," sahut Jack. "Kita harus mencoba semua kemungkinan dan bekerja sama untuk mengalahkannya."
Mia dan Alcia bergabung dengan mereka dan mereka semua berdiskusi tentang rencana mereka. Setelah beberapa saat, mereka memutuskan untuk menyerang Raja Iblis dari tiga sisi yang berbeda untuk memecah perhatiannya dan mencari kelemahannya.
Mereka semua mempersiapkan diri untuk pertempuran besar esok hari dan berdoa untuk kesuksesan mereka.
Jack, Luke, Mia, Tatsuya, Flora, dan Alcia akhirnya memasuki ruangan raja iblis tingkat 4. Mereka melihat Eudorus yang sedang duduk di atas takhta. Eudorus tersenyum mengejek saat melihat kehadiran mereka.
"Pengunjung yang tidak diundang. Apa yang membawa kalian ke sini?" kata Eudorus dengan nada sombong.
Jack dan Luke saling pandang sejenak sebelum Jack maju ke depan. "Kami datang untuk menghentikan kalian dan menyelamatkan dunia dari kehancuran yang kalian sebabkan."
"Tsk, tsk, tsk. Kalian sangat naif jika berpikir kalian bisa menghentikan saya," kata Eudorus sambil tersenyum sinis.
Pertarungan pun dimulai. Eudorus terbukti sangat kuat dan tangguh, sulit dikalahkan. Namun, dengan kerja sama dan kekuatan mereka yang semakin meningkat, Jack dan teman-temannya berhasil memberikan serangan yang cukup signifikan pada Eudorus.
Setelah pertarungan yang cukup lama, Eudorus mulai terdesak dan kalah. Dia menatap ke arah Jack dan berkata, "Kau menang kali ini, tapi ingat, ada banyak lagi iblis yang siap melawan kalian."
__ADS_1
Jack dan teman-temannya tidak terpengaruh oleh ancaman itu. Mereka bahkan berhasil mengeksekusi Eudorus dengan biji-bijian yang mereka miliki, memastikan bahwa ia tidak akan bisa bangkit lagi.
Setelah Eudorus tewas, ruangan itu mulai runtuh. Jack dan teman-temannya pun berlari keluar dari kerajaan raja iblis tingkat 4 dan berhasil keluar tepat sebelum bangunan itu runtuh sepenuhnya.
Mereka berdiri di luar, menatap ke arah reruntuhan kerajaan raja iblis tingkat 4 yang kini hancur berantakan. Jack merasakan kepuasan di dalam hatinya karena mereka berhasil menyelamatkan dunia dari kehancuran yang diakibatkan oleh para iblis.
"Kita berhasil," kata Jack, tersenyum ke arah teman-temannya.
Teman-temannya tersenyum kembali dan mereka berpelukan sebagai tanda kemenangan mereka.
Setelah pertarungan yang cukup sengit, akhirnya Jack, Luke, Mia, Tatsuya, Flora, dan Alcia berhasil mengalahkan Raja Iblis tingkat 4, Eudorus. Mereka semua merasa lega dan bersyukur bahwa mereka masih hidup dan berhasil menyelesaikan misi mereka.
Setelah itu, mereka segera mengobati luka-luka yang mereka dapatkan selama pertarungan. Jack, Luke, dan Mia juga membagikan ramuan dan obat-obatan kepada yang membutuhkan. Sementara Tatsuya dan Flora istirahat sejenak untuk pulih dari luka-luka yang mereka dapatkan.
Ketika semuanya sudah merasa cukup baik, mereka duduk bersama dan bercanda. Mereka mengobrol tentang pengalaman mereka selama petualangan dan tertawa tentang momen-momen lucu yang mereka alami.
Tiba-tiba, Jack mengeluarkan ide untuk merayakan kemenangan mereka dengan pesta kecil. Semua orang setuju dan mereka segera mempersiapkan segala sesuatunya. Mereka memasak makanan lezat, membuat minuman, dan menyalakan api unggun.
Keesokan paginya, Jack dan kawan-kawan bangun dan bersiap untuk melanjutkan perjalanan mereka. Mereka keluar dari kerajaan iblis dan menuju ke hutan untuk melanjutkan latihan mereka dengan membunuh monster.
Mereka berjalan sepanjang jalan dan menemukan beberapa monster kecil yang mudah dikalahkan. Mereka bekerja sama dan saling melindungi satu sama lain saat bertarung melawan monster. Setelah beberapa jam, mereka berhasil membunuh sejumlah monster dan meningkatkan kemampuan bertarung mereka.
Ketika hari mulai gelap, mereka memutuskan untuk berkemah di hutan dan beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan esok hari. Mereka menyalakan api unggun dan memasak makanan untuk malam itu. Mereka bercerita dan bercanda satu sama lain, menikmati kebersamaan mereka di tengah hutan.
Jack: Wah, semalam kita bisa menang melawan Raja Iblis Eudorus. Siapa sangka kita bisa sampai sejauh ini.
Mia: Tapi rasanya tidak akan terjadi tanpa kerja sama dan usaha keras kita semua.
Luke: Betul banget, kita sudah banyak belajar dari latihan kita sebelumnya.
Alcia: Tapi aku harap kita bisa menghindari bertarung dengan iblis-iblis tingkat tinggi lagi. Terlalu berbahaya.
Tatsuya: Tapi kalian semua sangat berani dalam pertarungan tadi. Aku bangga bisa bertarung dengan kalian semua.
__ADS_1
Flora: Aku setuju. Dan sekarang mari kita istirahat sebentar sebelum berangkat latihan lagi.
Jack: Oke, kita bisa bermain kartu atau catur sambil menunggu.
Mia: Saya lebih suka tidur siang. (semua tertawa)
Luke: Ayo tidur siang bersama-sama. (mereka berbaring dan tertidur sejenak)
Setelah latihan pagi itu, Jack dan Mia memutuskan untuk pergi mencari bahan makanan. Mereka berjalan-jalan di sekitar hutan dan berbicara sambil mencari sumber makanan.
"Kamu tahu, Jack, aku masih terkejut dengan kekuatanmu saat bertarung dengan Eudorus kemarin. Kamu benar-benar hebat," ujar Mia.
"Ah, itu semua berkat latihan keras dan dedikasi," jawab Jack sambil tersenyum.
"Kalau begitu, aku harus lebih giat lagi dalam latihan. Aku tidak ingin ketinggalan terus denganmu," kata Mia sambil tersenyum kecil.
"Tidak perlu terburu-buru, Mia. Kita semua memiliki waktu untuk tumbuh dan berkembang," kata Jack memberikan semangat.
Mia mengangguk dan tersenyum.
"Kamu tahu, Jack, aku merasa sangat beruntung bisa bertemu denganmu dan teman-teman kita yang lain. Kita sudah melalui begitu banyak hal bersama-sama," ujar Mia.
"Benar, Mia. Kita semua telah membentuk ikatan yang kuat selama perjalanan ini. Aku merasa seperti kita bukan hanya sekadar teman, tapi seperti keluarga," kata Jack.
Mia tersenyum dan mengangguk setuju.
"Ya, aku merasakan hal yang sama. Kita harus selalu bersama-sama dan saling mendukung," ucap Mia dengan tulus.
Jack mengangguk dan tersenyum.
"Mari kita cari bahan makanan untuk sarapan pagi. Aku lapar," kata Jack dengan riang.
Mia tertawa dan mengikuti Jack mencari bahan makanan. Mereka berbicara sambil menikmati perjalanan mereka di hutan.
__ADS_1