
jack dan luke dan tatsuya pergi membantu , Takaido dan lain. menghadapi Demon Dro iblis tingkat 10 dan Moster iblis Remk S level 15 dan Jack luke dan tatsuya mereka terkejut melihat yuki yang udah sekarat di tusul pedang Demon Dro dan Takaido Hensien zenuro heltro tarion mereka sudah terbunuh oleh moster Iblis Renk S level 15
Dalam keadaan yang penuh kejutan dan keputusasaan, Jack, Luke, dan Tatsuya berjuang melawan rasa kesedihan dan kemarahan yang melanda mereka. Mereka melihat Yuki tergeletak di tanah, terluka parah akibat serangan pedang Demon Dro. Keempat rekannya, Takaido, Hensien, Zenuro, dan Hektro, juga telah gugur dalam pertempuran melawan Monster Iblis Renk S level 15.
Jack: (dengan suara yang penuh emosi) Tidak, ini tidak bisa terjadi! Kami harus melawan mereka!
Luke: (menggenggam pedangnya dengan erat) Mereka tidak akan mati sia-sia. Kita harus menyelesaikan apa yang telah mereka mulai!
Tatsuya: (menyala dengan tekad) Kami akan menghancurkan iblis dan monster ini, sebagai penghormatan bagi teman-teman kami yang telah berkorban!
Dengan semangat yang membara, Jack, Luke, dan Tatsuya bergerak maju untuk menghadapi Demon Dro dan Monster Iblis Renk S level 15. Mereka memanfaatkan keahlian dan kekuatan mereka dengan penuh tekad, tidak akan mundur sedikit pun.
Jack menggunakan kecepatan dan kelincahannya untuk menghindari serangan dan menyerang dengan pedangnya yang memancarkan aura biru. Luke menghentakkan tanah dengan kekuatan bumi, menciptakan gempa dan gelombang kejut yang melumpuhkan musuh-musuhnya. Tatsuya meluncur dengan kecepatan kilat, menggunakan pedang dan keahliannya dalam bela diri untuk menghancurkan setiap serangan yang mengancam.
Jack: (dengan determinasi) Blue Thunder Strike!
Luke: (mengeluarkan energi bumi) Earthquake Slam!
Tatsuya: (dengan serangan yang cepat) Lightning Blade Slash!
Setiap gerakan dan serangan mereka dipenuhi dengan kekuatan dan keberanian. Mereka berusaha melawan iblis dan monster dengan segenap kekuatan yang mereka miliki. Ketiga pria itu saling melindungi satu sama lain, saling mengisi dan melengkapi kemampuan mereka dalam pertempuran yang tak terduga ini.
Namun, meskipun mereka bertarung dengan gigih, iblis tingkat 10 Demon Dro dan Monster Iblis Renk S level 15 bukanlah lawan yang mudah. Kekuatan mereka yang luar biasa dan kemampuan bertarung yang superior membuat pertarungan semakin berat.
Jack, Luke, dan Tatsuya mengalami luka-luka serius dalam pertempuran, tetapi semangat mereka tidak surut. Mereka terus bertarung, mengeluarkan gerakan-gerakan terakhir mereka dengan harapan dapat mengalahkan musuh-musuh yang kuat ini.
__ADS_1
Jack: (dengan tekad yang kuat) Aku tidak akan menyerah!
Luke: (mengumpulkan sisa-sisa kekuatannya) Aku akan melindungi teman-temanku!
Tatsuya: (dengan semangat yang membara) Kami akan menyelesaikan ini!
Pertempuran berlanjut,
Dalam keadaan yang sulit, Luke dan Tatsuya mengeluarkan kemampuan tersembunyi mereka yang belum pernah terlihat sebelumnya. Luke memanggil kekuatan alamiahnya dan berubah menjadi bentuk setengah manusia, setengah makhluk elemen bumi. Tubuhnya dilapisi dengan batu dan tanah, memberikan kekuatan dan pertahanan ekstra.
Luke: (dengan suara menggelegar) Aku adalah penjaga alam! Aku tidak akan mundur!
Tatsuya memfokuskan energi spiritualnya dan mengaktifkan kemampuan terlarangnya yang dikenal sebagai "Flame of Inner Phoenix". Tubuhnya terbungkus oleh api biru yang membara, memberikan kepadanya kecepatan, kekuatan, dan serangan yang tak tertandingi.
Tatsuya: (dengan suara yang berkobar-kobar) Aku adalah penjaga api! Aku akan membakar segalanya!
Demon Dro melepaskan serangan sihir gelap yang memutar dan membelit, mencoba untuk menjerat dan melemahkan Luke. Namun, Luke yang berubah menjadi bentuk setengah manusia dan setengah makhluk elemen bumi mampu melawan dan menghancurkan serangan tersebut dengan kekuatannya yang luar biasa.
Luke: (dengan kekuatan yang mengguncang) Aku adalah kekuatan alam! Aku tidak bisa ditaklukkan!
Monster Iblis Renk S melepaskan serangan api yang melahap, mencoba membakar Tatsuya yang tengah dilapisi oleh api biru dari kemampuannya. Namun, Tatsuya dengan kecepatan dan kekuatannya yang meningkat mampu menghindari serangan tersebut dan membalas dengan serangan api yang lebih dahsyat.
Tatsuya: (dengan sorakan yang menggetarkan) Api ku tidak bisa padam begitu saja! Aku akan menghancurkanmu!
Pertempuran terus berlanjut, dengan kekuatan dan semangat yang tidak tergoyahkan dari Luke dan Tatsuya. Meskipun terhempas oleh serangan sihir dan kekuatan monster iblis, mereka tidak menyerah dan terus bertarung sekuat tenaga. Mereka saling melindungi dan bekerja sama, menggunakan kemampuan dan kekuatan mereka untuk melawan dan mengatasi musuh-musuh yang kuat ini.
__ADS_1
Keteguhan dan tekad mereka menginspirasi tim mereka yang tersisa, yang juga tidak menyerah dalam pertarungan melawan iblis dan monster. Semua anggota tim terus berjuang dengan semangat yang sama, menolong satu sama lain dan saling melengkapi dalam pertempuran yang semakin sengit dan mematikan.
Mia, Flora, dan Alcia melihat bahwa kota sedang dilanda kekacauan akibat serangan iblis dan monster. Mereka merasa panggilan hati untuk membantu warga dan orang-orang yang terluka. Dengan cepat, mereka beralih dari pertempuran dan menuju kota untuk memberikan pertolongan.
Mia menggunakan kemampuan penyembuhan dan energi suci yang dimilikinya untuk merawat para korban yang terluka. Ia dengan lembut menyentuh tubuh mereka, memulihkan luka-luka dan mengembalikan vitalitas mereka. Flora menggunakan kekuatan tanaman dan tumbuhan untuk menciptakan ramuan penyembuhan yang dapat mempercepat proses penyembuhan.
Alcia, yang memiliki pengetahuan medis yang luas, mengatur tim bantuan dan mengkoordinasikan upaya penyelamatan. Dia membagi tugas-tugas kepada para sukarelawan dan memastikan bahwa setiap orang mendapatkan bantuan yang mereka butuhkan.
Mia: (dengan kasih sayang) Bersabarlah, semuanya. Aku akan menyembuhkan luka-luka kalian.
Flora: (dengan kelembutan) Ramuan ini akan membantu kalian pulih lebih cepat. Minumlah dengan hati-hati.
Alcia: (dengan tekad) Kita akan merawat kalian semua. Tetap kuat dan bertahanlah!
Mereka bekerja dengan penuh semangat dan tidak kenal lelah, membantu warga kota yang terluka dan memberikan dukungan kepada mereka yang terkejut dan ketakutan. Sementara mereka merawat para korban, mereka juga memberikan kata-kata penghiburan dan harapan, memberi mereka kekuatan untuk terus melawan dan bangkit kembali.
Mia, Flora, dan Alcia bergabung dengan tim medis dan relawan lainnya dalam upaya penyelamatan yang besar. Mereka membagikan persediaan makanan, air, dan obat-obatan kepada mereka yang membutuhkan. Mereka juga membantu dalam pencarian dan evakuasi orang-orang yang terjebak di reruntuhan bangunan.
Dalam kekacauan tersebut, tindakan penuh belas kasih dari Mia, Flora, dan Alcia memberikan harapan dan kelegaan bagi penduduk kota yang terkena dampak. Meskipun mereka masih merasakan kepedihan dan kehilangan atas teman-teman mereka yang gugur dalam pertempuran, mereka tetap teguh dalam tekad untuk melindungi dan membantu sesama.
Mia: (dengan penuh harapan) Bersama-sama, kita akan melewati ini dan membangun kembali kota ini.
Flora: (dengan ketulusan) Alam akan pulih, dan kita juga akan pulih bersamanya.
Alcia: (dengan tekad yang kuat) Mari bersatu dan bangkit kembali, kita akan menghadapi masa depan dengan kekuatan kita yang bersama-sama.
__ADS_1
Mia, Flora, dan Alcia tetap berada di tengah-tengah warga kota, memberikan dukungan dan bantuan sebanyak yang mereka bisa. Mereka menyadari bahwa, di tengah kegelapan dan kehancuran, ada cahaya dan kebangkitan