
Hampir 24 jam Magma dan FIFA serta yang lainnya didalam pelindung buatan Bladestick. Mereka menunggu keadaan diluar apakah sudah aman atau tidak untuk keluar, Dan akhirnya mereka memutuskan untuk membuka pelindung itu dan melihat keluar.
"Sepertinya sudah sepi dan aman" , ucap Bladestick.
"ya kau benar,.. ayo kita cari yang lain" , jawab Magma.
Sambil menggendong Fifa yang tertidur, Magma membangunkan Suro dan juga Boyo. mereka pun menuju ke pusat desa untuk melihat keadaan disana dan mencari yang lain.
"Kresek kresek kresek" , suara semak-semak disampingnya mereka.
Tanpa basa-basi Bladestick dengan kemampuannya membentuk tangannya seperti sebilah pedang dan memanjangkan tangannya tersebut ke arah semak-semak itu.
"Ahh Bodohnya kau sakit sialan", setelah Bladestick melakukan hal tersebut sosok pria botak muncul.
Dan ternyata dia Stickmen...
"STICKMEN KAU TAK PAPA?!", Teriakan Magma membuat Fifa terbangun.
"Kok kau tidak berdarah?" , tanya Magma ke Stickmen.
__ADS_1
"Maaf kirain kau siapa dan sepertinya kekuatanmu sudah kau temukan Stickmen" , Ujar Bladestick sambil memendekkan lagi tangannya.
"Ahh, tidak papa deh... lagian ini gak bisa membunuhku, aku juga bisa memanjangkan anggota tubuhku", jawab Stickmen Sambil menghampiri Mereka berlima.
"jangan bilang kemampuan kalian berdua sama?" , Tanya Magma ke Bladestick.
* Seluruh keturunan Stick jika bisa mengaktifkan kemampuan INTI bisa memanjangkan seluruh Anggota tubuhnya, dan menjadikannya sebagai material apapun serta TAK AKAN PERNAH BISA MATI KECUALI MEMANG MENGINGINKAN KEMATIANNYA SENDIRI.
"Ehmm...", Fifa terbangun dari gendongan Magma.
"Kau sudah bangun ya", Tanya Magma Sambil mengelus rambut Fifa.
"Aman tapi... Kita yang ada disana tidak sempat menyelamatkan banyak orang, Hanya Flashchick yang dapat menyelamatkan orang desa dengan kemampuannya", jawab Stickmen sambil mengelus Rambut Fifa.
Mereka pun menuju ke pusat desa. Diperjalanan menuju pusat desa, mereka menyaksikan bagaimana kejamnya para bawahan DEKIG meluluh lantakan Desa yang seharusnya bisa mereka jaga. Mereka terhenti saat Fifa melihat teman-temannya terbakar dan hangus oleh kejamnya Bawahan DEKIG.
"Teman-teman... Hiks hiks".
"Fifa..." , Ucap Magma.
__ADS_1
"Kejamnya..." , ucap Bladestick.
"Kak Magma Janji akan membalaskan dendam teman-temanmu, Dan membakar mereka seperti mereka membakar teman-temanmu... Kakak Janji", sambil menatap Fifa, Magma menggendong Fifa lagi.
Dan mereka pun melanjutkan Perjalanan nya.
"Kalian selamat... Syukurlah"
"Kalian baik-baik saja kan?", Ucap Haira.
"Ya Mereka baik-baik saja", Jawab Stickmen.
Orang-orang yang selamat, segera membersihkan dan membereskan mayat bawahan DEKIG serta menguburkan penduduk yang meninggal karena peristiwa itu. dibantu dengan Kekuatan Kanaru dalam mengendalikan Elemental Alam, Kanaru membantu membangunkan Dinding-dinding Rumah dan bangunan dengan memanipulasi Elemental Tanah dan membuat atap-atapnya dengan menggunakan Elemental Kayu dari pohon. Pastinya dia tidak bisa melakukan sendiri, Dia pun mengajarkan ke orang-orang desa agar bisa melakukannya dan juga bisa melindungi Desa jika terjadi serangan dadakan seperti Sebelumnya.
Karena hal tersebut Stickmen dan yang lainnya memutuskan untuk didesa untuk beberapa waktu dan mempersiapkan Penjagaan bagi Orang-orang desa agar mereka siap.
7 Bulan berlalu...
Penduduk desa sudah banyak yang bisa mengeluarkan Kekuatan INTI mereka, Dari pengguna Elemental Tanah, Elemental Air, Elemental Api, Elemental Petir, dan juga Elemental Angin. Mereka semua membagi tugasnya masing-masing, sudah 2 kali Desa ini Diserang oleh Bawahan DEKIG. dan Penyerangan Terakhir Berhasil dihalau dan Desa aman tanpa korban jiwa.
__ADS_1
"Dan sekarang... apa rencana kita?" , tanya Stickmen