
"argh, eh aku dimana" ucap Stikmen,
Stikmen terbangun disebuah kamar. karena penasaran Stikmen keluar dari kamar dan ternyata saat diruang tengah bangunan itu ada teman-temannya dan juga beberapa orang yang ada di tempat CLEGACY juga ada disana.
"Stikmen kau sudah sadar? ", ujar darama
"yaa.. walau aku sedikit pusing", jawab Stikmen
"kita ada dimana ?" , tanya Stikmen
"ehh kita ada didesa yang saat itu kita bantu" jawab Darama
"hah jadi kalian susah payah membawa ku kesini?!" tanya Stikmen sambil memeluk erat Darama dan Awan.
"mem...membawa mu sa... sangatlah mudah kok" jawab awan.
"mudah?, oh jadi kalian saat di CLEGACY dikasih kereta kuda" tanya Stikmen.
"bukan ****, nanti pasti kau tau**" jawab Fleshcick
__ADS_1
"oh iya Stikmen Perkenalkan mereka ber 5, Kanaru,Stik,Bladestick,suro dan Boyo" ucap Darama.
"oh bukanya mereka yang saat itu ada di tempat CLEGACY ?" tanya Stikmen.
"yapp"
"kenapa mereka ada disini apakah kalian mengajak mereka untuk ikut melawan DEKIG?, oh iya Aku tak melihat Magma mana Magma?" tanya Stikmen "karena tempat tuan CLEGACY dalam bahaya jadi mereka sementara akan bersama kita untuk mencari tujuan" ,jawab Haira.
"si Hati batu lagi Ama bocah-bocah desa***", jawab Fleshcick dengan raut muka kesal.
mereka membahas tentang apa yang sebenarnya terjadi di tempat CLEGACY dan membahas tentang bahayanya pemuda yang bernama Unstik. tapi tak lama kemudian, duarr duarr
seketika mereka semua yang ada ditempat itu keluar, Magma yang sebelumnya bermain sama anak kecil di desa itu karena kebetulan diluar jadi dia yang langsung menghadang duluan bandit-bandit itu.
"oii oii kalian mau kemana?!", tanya Magma sambil mengasih isyarat ke anak-anak disekitarnya untuk mundur.
salah satu Bandit yang saat itu sempat kabur saat berkelahi dengan Magma dan kawan-kawan nya ternyata memanggil teman-temannya bahkan sekarang mereka berjumlah 200 lebihh.
"Ketua itu salah satu dan orang yang membunuh adik ketua" ujar bandit itu.
__ADS_1
ternyata mereka adalah organisasi Bandit terbesar jumlah anggota mereka 200 lebih.
"jadi kau yang membunuh adikku?!" , tanya ketua bandit itu.
"dasar tuli, anak buahmu sendiri tadi kan sudah bilang. masih tanya lagi" , jawab Magma.
mendengar jawaban Magma yang seperti itu ketua Bandit itu langsung lari mengedarai kudanya dan bersiap menyerang Magma, tetapi saat bandit itu mulai mendekati Magma. hawa panas menyelimuti Magma yang membuat kudanya menjatuhkan ketua bandit itu.
hawa panas dari Magma semakin terasa dan dalam hitungan 3 detik tebasan pedang Magma membuat semua anak buah bandit itu yang mengendarai kuda langsung terbelah menjadi 2. ketua bandit itu langsung terkejut karena dibelakang nya semua anak buahnya 200 lebih mati tanpa ada perlawanan sama sekali.
"si..si....siapa kau sebenarnya..?" tanya ketua bandit itu.
"hmmm panggil aku MAGMA" , jawab Magma sambil menodongkan pedangnya tepat dileher ketua bandit itu.
mayat anak buah Bandit itu tidak hanya terbelah tetapi juga terbakar karena shock wave yang ditimbulkan dari pedang Magma.
Haira dan yang lainnya saat sampai ke tempat dimana dilaporkan nya bandit-bandit itu mengacau hanya melihat ratusan mayat terpanggang dan juga Magma yang menodongkan pedang nya ke seorang bandit.
"a...apa yang.... sebenarnya ter....terjadi??!", tanya Stikmen.
__ADS_1