The Love Alesha Zahra

The Love Alesha Zahra
kartu pengenal


__ADS_3

sekarang makan malam sudah usai, mereka kembali ngumpul duduk di sofa


"pa, ma baim antar naila pulang dulu ya" baim meminta izin untuk mengantarkan naila pulang


"iya hati hati di jalan" buk sari mengiyakan dan mengingat kan baim


"om, tante, zahra, devano naila pulang dulu ya" naila pamit


baim dan naila langsung menuju mobil dan baim mengantarkan naila pulang


"barang barang kamu semua udah siap? " buk sari bertanya persiapan zahra untuk berangkat ke Paris


"mama tenang aja, zahra kan berangkat nya subuh dan sore nya udah nyampe di sini" zahra menjawab sambil tersenyum


"kakak besok ke Paris ngapain? " devano kepo


"mau hadirin fashion show, mau lihat karya yang kakak bikin barangkali banyak yang suka" zahra menjawab


"emang satu hari cukup? " devano kembali bertanya


"cukup, kan cuma menghadiri, kalau yang mengurus dari awal sampe akhir itu asisten mama, kakak cuma mau nengok aja" zahra kembali menjawab pertanyaan adik nya


"oooo" devano hanya me anggukkan karena ia sudah faham


setelah itu mereka bubar dan masuk ke kamar masing masing untuk istirahat


dikamar zahra mempersiapkan barang barang yang akan ia bawa besok, setelah selesai zahra langsung sholat dan tidur


...****************...


subuh jam 03.30 zahra sudah siap untuk ke Paris


"ayo pa, zahra udah siap" zahra menghampiri papa nya yang dari tadi menunggu nya


"semua keperluan udah kamu bawa, atau barang aksesoris titipan mama kamu yang di perlukan model saat fashion show udah kamu bawa" pak dika mengingatkan zahra barang bawaan dan aksesoris titipan mamanya


"udah pa" zahra menjawab nya dan mereka langsung menuju mobil untuk menuju ke bandara


dan sesampainya di Bandara pak dika menunggu putri satu satunya itu bener bener sudah berangkat dan baru ia pulang


...****************...


di Paris, zahra sudah berada di kota Paris dan langsung di jemput oleh asisten mamanya


"kak ini titipan mama, aksesoris yang kurang kemarin" zahra menyodorkan titipan itu di dalam mobil


"makasih ya zahra" asisten itu mengambil dan berterima kasih


setelah sampai di tempat tujuan zahra langsung duduk di kursi yang telah di sediakan panitia, zahra melihat semua model dan karya karya desainer lainnya


setelah acara usai zahra kembali ke bandara di antar asisten dan kembali menuju Indonesia


setelah beberapa jam perjalanan dan zahra sampai di Indonesia, saat ia turun ia melihat 3 orang dokter berjalan dan salah satu dari mereka menjatuhkan tanda pengenal nya


zahra mengambil kartu pengenal itu, tapi dokter itu sudah masuk duluan ke mobil

__ADS_1


"oalah, kartu nya ketinggalan" zahra melihat mobil yang di naikki dokter itu semakin jauh


zahra melihat kartu pengenal itu ternyata dokter itu bekerja di rumah sakit yang sama dengan naila dan zahra langsung menuju rumah sakit itu


setiba di rumah sakit zahra langsung bertanya ke salah satu pegawai rumah sakit


"mau cari dokter naila ya kak" pegawai itu biasa nya tau kalau zahra ke rumah sakit selalu mencari naila tapi kali ini berbeda


"saya mau ketemu dokter zifran, apakah ada Sus" zahra langsung menyebutkan nama dokter yang ia cari


"ooo dokter zifran, ayo silahkan kak" pegawai rumah sakit itu mengantarkan zahra, kebetulan zifran, naila dan satu dokter wanita sedang berbicara di lorong lorong rumah sakit


"itu kak" pegawai itu menunjuk ke arah tiga dokter itu dan meninggalkan zahra setelah zahra sudah melihat mereka


zahra langsung menghampiri ketiga dokter itu


"zahra, kamu udah pulang, bukan nya kamu ke Paris" naila kaget ketika melihat zahra


"iya nai, tapi aku baru nyampek, aku di sana cuma sebentar" zahra menjawab pertanyaan sahabat nya setelah itu baru melirik zifran


"maaf apa anda dokter zifran rafardhan? " zahra langsung bertanya hingga membuat mereka bertiga bingung


"iya, saya sendiri" zifran menjawab pertanyaan zahra


"ini saya menemukan kartu pengenal anda di bandara" zahra menyodorkan kartu pengenal itu kepada zifran


"oh iya, makasih ya" zifran mengambil nya


"kirain aku kamu tadi nya sakit atau kenapa gitu, nyatanya mau balikin kartu pengenal" naila yang tadinya khawatir langsung lega


"ya, Hati-hati ya" naila membalas ucapan zahra dan melambaikan tangannya


zahra langsung pulang ke rumah nya sedang kan zifran penasaran dengan zahra, karena baru kali ini ia tiba tiba gugup di depan cewek cantik


"dokter zifran" π™ π™žπ™£π™–π™£(π™§π™šπ™ π™–π™£ π™ π™šπ™§π™Ÿπ™– π™―π™žπ™›π™§π™–π™£) melambaikan tangannya di depan wajah zifran


"hmmm iya, ada apa" kaget


"dari tadi bengong aja, kenapa? " kinan bertanya


"ngak kenapa kenapa kok" zifran langsung mengambil air mineral dan meminumnya


πš™πšŽπš—πšπšŽπš—πšŠπš•πšŠπš— πš£πš’πšπš›πšŠπš— πšπšžπš•πšž 𝚒𝚊 𝚐𝚞𝚒𝚜 πŸ˜‰


zifran memiliki nama lengkap π™―π™žπ™›π™§π™–π™£ 𝙧𝙖𝙛𝙖𝙧𝙙𝙝𝙖𝙣 , ia memiliki hidung mancung, kulit putih, tinggi 180cm dan idaman banyak wanita


zifran memiliki sifat pendiam,perhatian dan peka hingga membuat kinan rekan kerja nya menyukai nya tapi zifran tidak men gubris nya


πš™πšŽπš—πšπšŽπš—πšŠ πš•πšŠπš— πš‘πšŠπš‹πš’πšœ


zifran menghampiri naila


"nai, sibuk ngak" zifran berdiri nyandar di dinding


"ngak, napa? " naila bertanya

__ADS_1


"yang tadi itu teman kamu kan? " zifran bertanya


"iya, emang kenapa" naila bertanya sambil melihat zifran


"apa di dulu kuliah di universitas yang sama dengan kita? " zifran kembali memastikan


"iya" naila menjawab santai


"kalo ngak salah di pernah menjadi mahasiswa terbaik di jurusan desainer? " zifran kembali bertanya


"iya, emangnya kenapa? " naila bingung


"berarti ngak salah lagi" zifran berdiri


"maksudnya" tanya naila bingung


"oooo itu, aku pernah naksir sama dia" zifran menjawab gugup


"naksir, sama zahra maksudnya" naila mala membulat kan matanya


zifran membalas dengan anggukkan


"sekarang ada rasa yang lebih dari naksir ngak? " sekarang naila yang bertanya


"Mmm,, ngak tau, mungkin kalo sering ketemu dia bisa jadi" zifran menjawab dengan mikir


"gimana kalo besok kita nongkrong di cafe? " naila mengajak zifran nongkrong


"ngapain? " tanya nya bingung


"aku mau ngenalin kamu sama sahabat ku" naila menjawab dengan tersenyum


"aku sama sahabat mu? " tanya zifran membulat kan matanya


"iya, kamu mau ngak? " naila bertanya memastikan


"boleh" zifran mengiyakan ajakan naila


"tapi aku mau mastiin dulu, kamu ngak ada terikat sama wanita lain kan atau sedang pacaran? " naila kembali memastikan


"ngak" zifran menjawab nya sambil menggeleng kan kepala nya


"ok, nanti aku kabari tempat dan jam nya" naila langsung menjawab nya dengan tersenyum bahagia


"Ok" zifran hanya membalas singkat


"yaudah kalo gitu aku pulang dulu" naila pamit pulang


dan tak lama kemudian zifran juga ikut pulang


π™±πšˆ :π™Όπš„π™Όπš„π™³


π™…π˜Όπ™‰π™‚π˜Όπ™‰ π™‡π™π™‹π˜Ό π™π™„π™‰π™‚π™‚π˜Όπ™‡π™†π˜Όπ™‰ π™…π™€π™…π˜Όπ™† π™‰π™”π˜Ό π™”π˜Ό π˜Ώπ™€π™‰π™‚π˜Όπ™‰ π˜Ύπ˜Όπ™π˜Ό 𝙇𝙄𝙆𝙀, π™†π™Šπ™ˆπ™€π™‰ π˜Ώπ˜Όπ™‰ π™π™Šπ™‡π™‡π™Šπ™’


π™π™€π™π™„π™ˆπ˜Ό π™†π˜Όπ™Žπ™„π™ƒ

__ADS_1


πš†π™°πš‚πš‚π™°π™»π™°π™Ό


__ADS_2