THE LOVE TRIAGLE

THE LOVE TRIAGLE
PART 01


__ADS_3

**maaf jika ada beberapa kata yang salah atau terdapat typo.


support dengan cara vote and coment.


Happy reading**


Suasana pagi yang indah tapi tak seindah hati seorang gadis yang kini lengkap dengan seragam sekolah menengah atas. Dia Arabella brianna anak kelas XI IPA 2 teman teman nya selalu memanggil dia dengan sebutan ara. Dia satu kelas dengan sahabatnya yaitu alfred.


Hufft


Lagi lagi ara menghela nafas, dia tidak siap untuk bertemu alfred apalagi fiona, dia sangat yakin bahwa mungkin kedepannya akan lebih menyakitkan lagi di banding kejadian kemaren sore, maka dari itu dia harus mempersiapkan mental setiap harinya, mungkin dia juga harus rela bila alfred lebih banyak waktu dengan fiona berhubung mereka pacaran dan di hanya sebatas sahabat bagi alfred, sekarang prioritas alfred adalah fiona bukan dirinya nya lagi.


Tokk..tokk


"Ara kamu sudah bangun sayang? Cepat turun dan sarapan sebelum terlambat" ucap anis bunda ara


"Iya bun sebentar lagi ara turun"ucapnya, kemudian menuruni tangga dan melihat ayah dan bundanya sudah duduk di kursi meja makan.


"Selamat pagi"ucapnya sambil mencium pipi ayah dan bundanya.


"Pagi sayang" jawab mereka serentak


"Kamu mau makan apa sayang?" tanya bunda


"Emm nasi goreng aja deh bun"jawabnya


"Sayang hari ini kamu di jemput seperti biasakan oleh alfred?" tanya dion ayah ara


"Hari ini alfred tidak bisa jemput yah dia buru buru aku juga tidak tahu dia mau ngapain" jawabku sambil menggedikan bahu


"ya sudah habiskan sarapannya biar ayah yang antar kamu kebetulan ayah sedang tidak buru buru"ucap ayah


"Oke yah"sambil mengangkat jempol


                                        °°°°°


Setelah sampai di sekolah aku langsung bergegas mamasuki kelas, banyak yang sudah datang ke dalam kelas berhubungan 10 menit lagi bell masuk. Tapi aku tidak melihat alfred berada di bangkunya aku menggedikan bahu mungkin sedang bersama fiona. Aku pun langsung duduk di bangku dan menunggu alfred datang karena aku dan dia satu duduk bersama.


Beberapa menit kemudian alfred datang dengan senyuman yang menghiasi wajah tangannya, dan aku yakin itu karena fiona. Memikirkan itu membuat moodku buruk, karena biasanya aku yang selalu membuat dia tersenyum.


"Pagi ra" sapa alfred, dan langsung duduk di bangku sebelahku


"pagi juga" jawabku dengan senyuman seperti biasa.


"Kenapa nih kamu senyum terus dari awal masuk kelas?" tanyaku, aku penasaran apa yang membuatnya terus tersenyum walau kemungkinan besar aku tau dia kenapa.

__ADS_1


"Aku lagi senang aja ra soalnya tadi aku berangkat bareng fiona" jawabnya.


"masa cuma berangkat bareng aja senang banget kayaknya, kamu kalau berangkat bareng aku ga sesenang itu tuh al" ucapku yang membuat dia berhenti tersenyum.


"ya aku senang berangkat bareng dia karena ini baru pertama kali nya aku berangkat bareng dia ra, kan kalau sama kamu udah sering" jawabnya


"Ohh gitu" aku cuma menganggukan kepala, soal aku sama dia panggil aku kamu kita udah biasa dari dulu jadi gitu deh.


Bell masuk pun berbunyi semua murid masuk ke kelas dan duduk di bangku masing masing, begitupun dengan ku dan alfred.


                                          °°°°°


Bell istirahat berbunyi para murid langsung keluar kelas untuk ke kantin begitupun dengan aku dan al.


"kita ke kelas fiona dulu ya ra, soalnya dia bilang mau ke kantin bareng aku" ucapnya, dan aku hanya mengangguk.


Sesampainya di kelas fiona alfred masuk dan aku menunggu di depan kelas.


"Yuk ra kita ke kantin" ucap alfred sambil menggenggam tangan fiona dan berjalan meninggalkan ku.


Saat akan berjalan tiba tiba ada yang menahan pundakku, ternyata dua teman nya fiona. Nanda putri dan Nessa laras


"Heh kita mau kasih tahu ya sama lo mulai sekarang jangan dekat dekat sama alfred karena sekarang fiona pacarnya alfred" ucap nanda


"loh emang nya kenapa aku tau kok fiona pacar nya alfred, tapi aku kenal alfred jauh sebelum fiona lagipula aku kan sahabat nya alfred masa aku ga boleh dekat dekat sama dia" ucapku berlalu begitu saja meninggalkan mereka yang kesal.


Setelah sampai di kantin aku mengedarkan pandanganku mencari alfred, setelah menemukannya aku langsung berjalan menghampiri mereka.


"Ra kamu kemana aja sih kok baru datang?" tanya alfred


"Tadi aku ke toilet dulu al kebelet"jawabku


"Yaudah kamu mau pesan apa? Biar aku pesankan sekalian sama yang punya fina." ucapnya sambil mengelus surai hitam rambut fiona, seketika aku mengalihkan tatapanku dan langsung duduk dihadapan mereka.


"Aku mau mie ayam aja ga pake sayur sama es jeruk" jawabku


"terus kamu mau apa fi?"tanyanya kepada fiona.


"Emm bakso sama es jeruk deh" jawab fiona


"Oke kalian tunggu sini biar aku yang pesankan"jawabnya sambil berlalu


Sementara ini aku dan fiona duduk berhadapan, ara merasa canggung karena tidak adanya obrolan di antara mereka.


"ra kamu udah kenal lama ya sama alfred?" tanya fiona seketika memecahkan keheningan di antara kita.

__ADS_1


"Emm ya aku udh dari kecil kenal dia kira kira dari umur 5 tahun" jawabku sambil menatap dia yang juga ternyata menatap ke arah ku.


"Ohh gitu, ra nanti pulang sekolah bisa kita ketemuan di taman belakang sekolah? Ada yang ingin aku bicarain sama kamu bisa?" tanyanya


"gimana ya aku sebenarnya ada urusan pulang sekolah fi" ucapku


"plis sebentar aja ko ra bisa ya?" tanya nya memohon kepadaku


"Oke bisa" jawabku, setelah itu alfred datang dengan makanan yang berada di tangannya dan memberikannya kepadaku dan fiona.


" nih dimakan inget ra kamu jangan terlalu banyak pakai sambel, nanti maag kamu kambuh lagi" ucapnya sambil mengelus kepalaku.


"iya kamu tenang aja al" jawabku sambil memakan makananku


"kamu mau pakai sambal fi" tanya alfred kepada fiona dengan lembut


"Pake deh dikit" jawabnya, setelah itu alfred menuangkan satu sendok sambal kedalam mangkok baso fiona.


"Makan yang banyak biar cepat besar" ucapnya sambil mengelus kepala fina


"Kamu mah aku kan udah besar emang nya aku masih kecil apa suruh makan yang banyak" ucap fiona sambil cemberut


"Iya kamu masih kecil tapi aku sayang kamu" ucap alfred sambil memeluk fiona dari samping dan mengecup pipinya, seketika aku langsung mengalihkan tatapanku.


Ara langsung berdiri dan menaruh uang di atas meja untuk membayar makanannya dan berlalu begitu saja meninggalkan kantin.


" ra kamu mau kemana habiskan dulu makanannya" teriak alfred tapi tidak membuat ku menoleh dan tetap melanjutkan kan jalanku menuju kelas karena jujur rasanya sakit melihat alfred begitu perhatian kepada fiona.


Sementara itu di kantin alfred tidak tenang melihat ara yang langsung meninggalkan kantin tanpa mengucapkan apa apa.


"Kamu udahan belum makannya aku mau ke kelas mau lihat ara takut dia kenapa napa, soalnya dia main pergi aja tadi" ucap alfred khawatir.


"Udah ko yaudah yu tapi kamu anterin aku dulu ke kelas"jawab fiona


"Iya"


                                         °°°°°


Sesampainya alfred di depan kelas dia langsung masuk dan menemui ara yang sedang menelusupkan kepala nya di antara liapatan tangan ny.


"ra kamu kenapa main pergi aja, kamu sakit?" tanya alfred khawatir, ara langsung mengangkat kepalanya dan menatap alfred


"Aku gapapa cuma pusing aja jadi aku mutusin buay kembali ke kelas" jawab ara


"Kita ke uks sekarang biar kamu istirahat dan ga ada yang ganggu" ucapnya

__ADS_1


"Nggk perlu udah mendingan kok" ucapku bertepatan bel masuk.


__ADS_2