
Jangan lupa untuk selalu vote and comment nya💗
Happy reading
Malam ini suasana terlihat lebih indah dengan bintang dan bulan yang menghiasi langit memancarkan cahaya cahaya temaram.
Seorang perempuan duduk di balkon kamarnya dengan secangkir coklat hanya menikmati dinginnya malam sambil melihat langit.
Huft
Helaaan nafas sedari tadi keluar dari bibir perempuan tersebut entah apa yang di pikirkan olehnya.
"Bintang aku tidak tahu sampai kapan aku bisa bertahan dengan rasa sakit ini" ucap perempuan tersebut sambil melihat salah satu bintang yang paling terang.
"Semakin aku coba untuk melupakan perasaan ini tapi justru perasaan ini kian besar" lanjutnya sambil tersenyum getir
"Aku tahu aku salah jatuh cinta sama sahabat aku sendiri, tapi apa hanya aku yang harus disalahkan?" tanyanya kepada bintang tersebut.
"Tuhan tolong aku, tolong bantu aku menghilangkan perasaan yang tak seharusnya ini" ujarnya sambil menangis meratapi nasib nya.
Tok..tok..tok..
"Ara kamu lagi apa sayang? Bunda masuk ya?" tanpa meminta persetujuan ara bundanya membuka pintu dan melihat anaknya sedang melamun sambil melihat langit.
__ADS_1
Anis berjalan mendekati anaknya dan melihat ara sedang menangis.
"Kamu kenapa sayang? Mau cerita sama bunda?" tanyanya lembut sambil mengelus kepala anaknya sayang.
"Aku tidak apa apa bun cuma masalah kecil aja kok bunda tidak usah khawatir" jawab ara sambil melihat bundanya.
"Yasudah mungkin kali ini ara tidak mau cerita sama bunda tapi lain kali kalau ara butuh teman curhat jangan Sungkan untuk cerita ke bunda ngerti?" ujar bunda sambil menangkup pipi ara dan menghapus bekas air mata di pipi ara.
"Iya bunda janji" jawabnya sambil tersenyum manis
"Sekarang kamu tidur sudah malam besok kan harus sekolah" ucap bunda membawa anaknya masuk kedalam kamar.
"Iya bunda kalau gitu ara tidur dulu Goodnight" ujarnya sambil mengecup pipi bundanya.
🔺🔺🔺🔺
Ting
Bunyi notifikasi handphone membuat ara bangun dari tidur nya, ia mengumpulkan nyawa agar sadar sepenuhnya.
Ia beranjak duduk untuk mengambil handphone nya dan melihat ada notifikasi dari alfred.
Alfred
__ADS_1
Ra maaf hari ini aku tidak bisa jemput kamu. Soalnya fiona minta jemput dan berangkat sekolah bareng.
Kamu hati hati kalau naik taxi❣
Apa maksudnya dengan tanda love itu yang semakin membuat perasaan ara sakit. Untuk apa alfred memberi tanda itu jika dia sudah punya pacar dan ara hanyalah sahabatnya tidak lebih.
Pusing memikirkan itu ara pun segera bersiap siap untuk berangkat ke sekolah. Beberapa menit telah selesai lengkap dengan seragam dan sepatu, ia menuruni tangga dan melihat kedua orang tuanya sedang di meja makan.
"Morning ayah bunda" ucapnya sambil mengecup pipi kedua orang tuanya dan duduk di depan samping bundanya.
"Morning sayang" jawab kedua orang tuanya.
"Kamu habiskan sarapannya setelah itu minum susu nya" ucap bundanya sambil memberi piring berisi nasi goreng kepada anaknya.
"Siap bunda" ujar ara semangat sambil memakan nasi goreng nya.
"Pelan pelan sayang tidak akan ada yang mengambil makanan mu" ucap ayahnya memperingati yang di belas cengiran oleh ara.
"Hhehe abis nya enak yah" jawabnya.
"Kamu berangkat sama siapa hari ini?" tanya bunda.
"Ara naik taxi bun alfred tidak bisa jemput" jawab ara sambil meminum susunya.
__ADS_1
"Kalau begitu kamu berangkat bareng ayah saja, kebetulan ayah sedang tidak buru buru" ucap ayahku.