
Perpisahan memang berat untuk menerima nya, tapi yakin lah dengan perpisahan itu, kamu akan berubah menjadi baik dan bisa membahagiakan orang orang yang kamu sayangi ( Batsnah Labiqa Raisya)
Tak terasa detik demi detik, menit demi menit, dan jam demi jam sudah terlewati. Sekarang sudah waktu nya yang namanya perpisahan telah tiba. Sekarang Naila dan Raisya pagi ini akan berangkat ke Banda Aceh untuk meneruskan pendidikan mereka.
Sesampai nya mereka di bandara.
"Naila, Raisya jaga kesehatan kalian ya Ummi dan Abi akan terus doain kalian semoga kalian di sana baik baik aja. Naila jagain ya adek kamu ajarin dia mandiri seperti kamu, dan kalian berdua jangan sering berantem kan nggak ada Ummi dan Abi lagi jadi kalian harus sama sama saling mengerti dan jaga diri satu sama lain. " ucap Ummi sambil menangis.
Naila dan Raisya pun langsung memeluk erat Ummi nya itu.
"Nak itu kalian sudah dipanggil untuk berangkat sekarang. "ucap Abi menahan air mata yang hampir menetes.
"Abi... Ummi.... "kata Naila dan Raisya serempak memeluk kedua orang tua nya.
πΈπΈπΈπΈπΈ
Naila dan Raisya sudah sampai ke Banda Aceh. Mereka pun langsung mencari taksi supaya cepat sampai kerumah yang sudah disediakan oleh Abi dan Ummi mereka.
Sesampainya ke rumah mereka, mereka pun segera turun dari taksi.
"Makasih ya pak sudah mau mengantar kan kami. "ucap Naila dengan ramah.
"Iya mbak sama sama, ini sudah tugas saya untuk mengantar kan penumpang ke tempat tujuan. "ujar bapa taksi.
Mereka pun langsung masuk kedalam rumah.
"Gede juga ya kak rumah nya. " ucap Raisya sambil melihat sekeliling ruangan rumah.
__ADS_1
"Iya. "Jawab Naila.
"Kak aku pengen ke kamar dulu deh, udah gerah aku, mau mandi. "ujar Raisya
"Iya kaka juga mau ke kamar, mau mandi. "ucap Naila.
Mereka pun ke kamar mereka masing masing.
Ini kamarnya Raisya ya teman teman. ππ
πΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Naila pun sudah selesai mandi dan ke dapur untuk masak. Sampai di dapur dia melihat lihat didalam lemari apakah ada bahan bahan untuk memasak dan ternyata tidak ada.
"Aduh gimana ini ya nggak ada bahan bahan untuk masak. "ujar Naila.
"Hm, bagaimana aku ajak Raisya aja ke pasar ba'da ashar ini untuk beli bahan bahan dapur dan sayur sayuran untuk masak. "ujar Naila lagi.
Naila pun berjalan menuju kamar Raisya yang berada di sebelah kamarnya.
"tok tok tok. "suara ketukan pintu dari Naila.
__ADS_1
"Raisya kakak boleh buka pintu kamarnya nggak? "tanya Naila
"Buka aja kak nggak di kunci kok. "jawab Raisya.
Ceklek
"enak banget sih nonton tv nya, udah sholat dzuhur belum. "ucap Naila sambil duduk disebelah Raisya.
"Udah dong kak. " ucap Raisya
"Oh ya dek boleh nggak kakak minta temenin nanti ba'da ashar untuk membeli peralatan dapur dan bahan bahan untuk kita masak nanti. " ucap Naila.
"Boleh banget dong kak . "kata Raisya
Tidak lama kemudian adzan ashar pun tiba.
Allahu akbar....
Allahu akbar....
"Alhamdulillah kak udah adzan kita shalat ashar dulu yuk. "ujar Raisya
"Iya dek ayo. Supaya nanti tidak terlambat beli peralatan nya. "ucap Naila dan beranjak ke kamar nya untuk melaksanakan shalat ashar.
Mereka pun shalat masing masing dalam kamar mereka.
Bagaimana teman teman seru nggak?
__ADS_1
Jangan lupa ya vote, like dan komen nya ya.