
Mungkin kita tidak tau apakah hari ini kita bahagia atau sedang tertimpa musibah. Karena yang tau itu cuma Allah, sedangkan kita cuma menerima apa yang dikehendaki nya. Dengan pilihan, kita kuat atau nggak menerima kenyataan itu.
( Batsnah Labiqa Raisya)
Hari ahad pun telah tiba, semua pelajar bisa bersantai santai dirumah atau lagi jalan jalan. Begitu juga yang di rasakan oleh Naila dan Raisya.
"Adek..... Sarapan dulu yuk. " teriak Naila dari dapur.
"Iya kak, Raisya turun kok. " ucap Raisya.
Raisya pun turun untuk makan.
"Ih, rapi banget nih mau kemana. " tanya Naila.
"Ini kak Raisya boleh nggak jalan jalan, jalan jalan nya di sekitar kompleks aja ko kak. "ucap Raisya.
"Iya boleh kok tapi nggak boleh lama lama ya. " ujar Naila.
"Bentar aja kok kak. " ucap Raisya.
Raisya dan Naila pun langsung mulai makan.
Selesai makan, Raisya langsung berangkat untuk jalan jalan kompleks.
Raisya jalan jalan sambil melantunkan shalawat.
Allahummantassalam wamin kassalaam tabaarak tarabbana ya dzaldzali ikraam.
Belum sampai habis syair nya, tali sepatu Raisya ikatan nya terlepas.
"Aduh pake acara lepas lagi ni ikatan sepatu. "ujar Raisya.
Raisya pun langsung mengikat tali sepatu nya yang lepas dengan jongkok.
Ketika Raisya mengikat tali sepatu nya. Tiba tiba ada yang nginjakin kaki Raisya.
"Aaaaww, sakit. "teriak Raisya.
"Maaf maaf nggak sengaja. " ucap yang nginjak kaki Raisya kaget.
Raisya pun langsung menoleh ke arah suara.
" Bukannya ini yang lagi ngaji malem tadi. " ucap Raisya dalam hati.
__ADS_1
"Maaf ya aku tadi nggak sengaja, aku tadi nggak ngeliat kalo ada orang disini sekali lagi aku minta maaf ya. " penjelasan orang yang nginjak kaki Raisya.
"emang nya sekecil apa sih badan Raisya sampai dia nggak ngeliat Raisya, ya Allah. " batin Raisya.
"Hm. " ucap Raisya.
"Kamu nggak papa kan. " ujar orang yang nginjak kaki Raisya sambil mendekat ke Raisya.
"Eet, jangan mendekat. " ucap Raisya sambil mundur kebelakang.
Raisya langsung duduk di kursi pinggir jalan .
" Kemana dia tadi, dasar. " ucap Raisya sambil memijit mijit kaki nya yang sakit.
"sakit, gimana cara nya aku pulang kerumah dengan yang kayak gini. " ucap Raisya dalam tangis nya.
"Mana aku nggak bawa handphone lagi. " ujar Raisya masih nangis.
Tak lama kemudian laki laki yang nginjak kaki Raisya tadi datang dan menemui Raisya.
"Ini minum dulu. " ucap laki laki yang nginjak kaki Raisya sambil menyerah kan air mineral.
Raisya pun langsung mengambil minuman nya. Laki laki tadi langsung duduk tapi agak jauh dari Raisya.
"Hm, nggak papa kok. " ucap Raisya dengan suara khas habis nangis.
"Sakit banget ya. " tanya laki laki itu.
" Gimana aku pulang, hehe. " ucap Raisya nangis.
" Kak Raisya bisa pinjam hp kaka nggak. " ucap Raisya.
"Boleh kok , ini. " ucap laki laki itu menyerah kan hp nya kepada Raisya.
Raisya langsung menghubungi Naila.
"Assalamu'alaikum kakak. " ujar Raisya dengan suara khas habis nangis.
"Wa'alaikumsalam, ini adek Raisya kan. " tanya Naila.
"Iya kak. " ucap Raisya.
" Kamu kenapa dek. " tanya Naila khawatir.
__ADS_1
"Kaki Raisya sakit kaki nggak kuat jalan, kakak bisa jemput Raisya nggak. " ucap Raisya.
"Iya, tunggu di situ kakak akan jemput kamu. " ucap Naila langsung berjalan ke garasi mobil.
Panggilan mereka pun berakhir.
"Ini, makasih ya kak. " ucap Raisya menyerah kan hp kepada pemilik nya.
"Iya, sama sama. " ucap nya sambil mengambil hp nya.
Mereka disana tidak ada sama sekali yang berbicara.
Tidak menunggu lama Naila pun datang dengan mobil nya.
" Adek ayo masuk. " ucap Naila sambil membantu Raisya masuk kedalam mobil.
"Eh, kamu. Mau ikut bareng kita nggak pulang. " ucap Naila kepada Adam.
"Kak maaf yang tadi nggak sengaja menginjak kaki adik kaka. " ucap Adam
"Oh, gara gara itu, hahaha dikira tadi kenapa. " ucap Naila sambil tertawa.
"Ih, kakak ya jelas sakit lah, coba lihat sepatu nya dan sedang kan sepatu Raisya tipis ya jelas sakit lah kak. " ucap Raisya nggak mau kalah.
"Ya udah deh kamu ikut kaka atau nggak. " tanya Naila kepada Adam.
"Hm, nggak deh kak, makasih ya kak penawarannya. " ucap Adam.
🌸🌸🌸🌸🌸
Naila dan Raisya pun sudah sampai di rumah. Dan langsung masuk kedalam rumah.
"Kakak kok kenal dengan laki laki tadi. " tanya Raisya.
"Ya, jelas lah kenal dia itu tetangga kita , dek, sekaligus anak kyai Muhammad . " ucap Naila.
"Beneran kak, dia anak kyai Muhammad. " tanya Raisya.
🌸🌸🌸🌸🌸
Gini ya teman teman kyai Muhammad beliau adalah sahabat nya kyai Abdullah alias Abi nya Naila dan Raisya, pemilik ponpes Darul Qur'an.
Bagaimana teman teman seru nggak?
__ADS_1
Jangan lupa ya vote, like dan komen nya ya