
kring...!!!......suara berdering bell dari asrama wanita.
suara teriakan komandan regu, dengan di iringi dentungan tembakan, "Dorr.. Dorr.."
"gendis tungguin... " teriakan dari kamar wanita yang sedang buru-buru.
" ayo cepetan mon nanti kena hukum lagi,"balas gendis memasuki koridor asrama.
"selamat pagi senior" pas-pasan sama senior.
"pagi"balas senior.
gendis dan mona menuju kampus,cuaca yang cerah menyinari kota istimewa yogjakarta,suasana kampus sangat ramai karena bulan ini mulai penerimaan taruna dan taruni baru. kampus yang terletak tidak jauh dari asrama karena masih satu area.
Hari ini penentuan team, penentuan team disini untuk melaksankan studi kasus atau misi sebagai syarat kelulusan dari badan intelijen negara. satu angkatan gendis dan mona di suruh masuk auditorium yang mana di dalamnya sudah ada laptop masing-masing di atas meja yang sudah tertera nama masing-masing taruni dan taruna.
semuanya sudah masuk auditorium, hening sepi karena sudah menempati kursi masing-masing, seorang laki-laki dewasa masuk dan memberi isyarat untuk semua duduk.
Selamat pagi !!! Seruan komandan
__ADS_1
"siap pagi komandan" serentak menjawab panggilan salam.
"silahkan buka leptop kalian dan buka akun kalian masing-masing, di situ sudah tertera daftar nama team kalian". Ujar komandan.
"Di situ pula sudah terlampir kasus yang harus di tangani,kalau ada yang mau di tanyakan masalah daftar nama team silahkan ajukan pertayaan kalian ke pusat pelayanan yang sudah tertera di akun kalian masing-masing, untuk masalah kasus yang akan kalian jalani, silahkan mengajukan berbagai dengan datang ke pusat pelayanan investigasi, sekian dari saya"lanjut penjelesan dari komandan.
Suasana sangat kondusif di ruangan ini, terlihat wajah mona yang seyum tipis ke arah gendis.
Mona dan Gendis teryata satu team tinggal 1 nama yang mereka akan temui,yang terkenal dengan julukan serigala hitam.
Setelah acara penentuan team selesai, mereka bertiga memutuskan untuk saling bertemu di perpustakaan setelah saling mengirimkan pesan lewat akun masing-masing.
"areta nikmas raden masayu ?"tanya gendis untuk memastikan wanita yang ada di hadapanya.
"iya benar, sekarang kita jadi team, aku sudah tau nama kalian ini mona dan ini gendis, "dengan lirikan mata menuju arah mereka secara bergantian
Ketiga taruni ini lansung membicarakan strategi yang akan mereka lakukan, di pertengahan obrolan yang serius mona dengan spontan mengeluh.
"duh ga kayak angkatan taun lalu,tugas kelulusanya ga seberat ini"
__ADS_1
"ya udah sih, jalanin aja kita buktikan kalau kita bisa menangkap pejahat-penjahat ini" ujar gendis sembari menatap selembaran kertas yang sudah ada tulisaan strategi apa saja yang akan di lakukanya oleh team mereka.
"oke teman-teman kita lansung saja ke pusat investigasi menemui komandan Rudi"ajakan areta
komandan Rudi adalah penangung jawab ke tiga taruni ini, yang akan membimbing dan membantu ke tiga taruni.
Setiap team terdiri dari 3 anggota, dimana setiap team mempunyai penanggung jawab sendiri.
"tok tok tok permisi"
"ya silahkan masuk, dan silahkan duduk"
Suasana sepi dalam ruangan mereka ber tiga duduk dan berhadapan dengan laki-laki setengah abat ini.
"terimakasih ndan," jawan dengan kompak bertiga wanita ini.
Mereka menunjukan strategi yang barusan mereka buat di perpustakaan tadi, dengan tatapan yang tajam, pak rudi mengambil spidol dengan
lansung menuliskan ke papan tulis berwarna putih itu, dia sedikit merubah strategi teamnya, tatapan saling lirik satu sama lain antar taruni ini menimbulkan berbagai pertayaan yang akan di ajukan kepada laki-laki yang ada di hadapan mereka bertiga.
__ADS_1