
" andai saja putri zhu lan di sini ia yang akan menerbangkan lampion pertamanya dengan kita pasti itu menyenangkan.": ucap salah satu warga yang ada di sana.
" ya kau benar tapi bagaimana lagi putri pasti memiliki kesibukan sendiri.": jawab warga lainya.
shu lan yng mendengar itu pun menghampiri mereka.
" bagaimana aku bisa tidak datang ke acara yang di buat untuk ku .......... itu sama saja aku tidak menghargai usaha seseorang untuk ku.": ucap shu lan seraya berjalan ke tengah tengah orang oran.
________________________________________________
semua orang terkejut melihat kedatangan tuan putri mereka ini.
" salam tuan putri semoga hidup 1000 tahun lagi.": ucap semua orang yang ada di sana.
" tidak perlu seperti itu , anggap saja putri ini orang biasa seperti kalian ": ucap shu lan.
" hmmm...... baiklah kapan kita menerbangkan lampion nya?. ": tanya shu lah senang.
" sekarang putri, putri bisa menerbangkan lampion yang ada di sana, sebelum itu anda bisa membuat permohonan terlebih dahulu.": ucap salah satu orang yang ada di sana.
shu lan hnya mengangguk lalu berjalan ke arah lampion tadi yang di tunjik dan mengambil nya , setelah itu ia memejamkan matanya dan membuat permohonan. lalu nenerbangkan lampion nya di ikuti oleh semua orang.
malam itu langit di atas kekaisaran zhu sangat indah dengan di hiasi oleh ribuan lampion . sungguh pemandangan yang indah.
skiiipppppp
shu lan sudah enam bulan di kekaisaran zhu dia sangat di sukai oleh semua rakyat karna sikap nya yang baik dan ramah terhadap semua orang.
eeeeeetttttttttt ......tapi jangan salah dia tidak akan segan segan menghancurkan seseorang yang berani mengusik nya sampai ke akar akarnya.
dudu ada seseorang yang mengirim pembunuh bayaran untuk membunuhnya karna orang itu iri terhadap shu lan.
flashback ON
di suatu malam di sebuah kamar terdapat seorang gadis yang tengah tertidur pulas , tak lama kemudian dari arah jendela masuklah beberapa orang berpakaian hitam yang menatap gadis itu.
__ADS_1
lalu salah satu dari mereka mendekat ke arah gadis itu sambil mengeluarkan sebuah belati dari balik bajunya.
dia terus mendekat saat sudah di depan gadis itu orang berpakaian serba hitam tersebut mengangkat belatinya ingin menusuk gadis itu, belum sempat belatinya mengenai gadis tersebut.
gadis itu sudah membuka matanya dan dengan cepat ia bangun dari tidurnya dan menangkap tangan orang itu lalu memelintir tangannya dan membantingnya ke lantai.
" siapa yang menyuruh kalian. ": tanya shu lan dingin dengan wajah datarnya.
" kau tidak perlu tau. ": jawab salah satu dari mereka yang shu lan yakini adalah pemimpin nya .
" baiklah jika ini yang kalian ingin kan ": ucap shu lan datar lalu mengeluarkan elemen api dari tangan nya dan mengarahkan nya ke arah para pembunuh bayaran tersebut kecuali sang ketua.
dengan cepat api mili shu lan menghanguskan para pembunuh bayaran itu yang sekarang sudah menjadi abu.
sang ketua yang melihat itu pun ketakutan , kakinya bergetar saat shu lan berjalan ke arah nya dengan elemen api di tangan nya.
" katakan siapa yang menyuruh mu atau kau akan senasib dengan mereka": ucap shu lan dingin kepada ketua pembunuh bayaran itu.
" me ...... mentri ke uangan yang menyuruh hamba putri katna perminyaan putrinya yang iri terhadap anda putri": jawab ketua itu sambil menunduk takut dan tubuh yang bergetar.
" dan kau ambil ini dan pergilah aku tau kau melakukan terpaksa karna putrimu sedang sakit dan membutuh kan obat. dan yah besok datanglah ke istana untuk menjadi saksi.": ucap shu lan dengan memberikan sebuah botol porselen yang ber isi pil penyembuh kepada ketua pembunuh bayaran itu , lalu dengan cepat pergi dari sana dan menuju kediaman mentri ke uangan untuk menjalan kan misinya.
sesampainya di kediaman mentri ke uangan shu lan menaburkan obat bius ke seluruh kediaman mentri ke uangan, lalu terbang di atas kediaman mentri keuangan dengan menggunakan jurus peringan tubuh nya setelah itu ia mengangkat kedua tangan nya dan membuat bola api yang sangat besar . ia arahkan bola api itu ke arah kediaman mentri keuangan yang ada di bawahnya dengan cepat dan............
BOMMMMM............
kediaman mentri keuangan di hantam keras oleh bola api itu dan dalam sekejap kediaman itu hancur beserta orang orang yang ada di dalam nya.
setelah nya shu lan kembali ke kamarnya dan istirahat.
skippppp
panginya berita hancurnya kediaman mentri keuangan telah menyebar luas.
dan sekarang shu lan sedang berada di aula istana untuk rapat brrsama yang lain nya.
__ADS_1
" apakah ada yang tau apa yang sebenarnya terjadi denga kediaman mentri keuangan dan keluarganya ,": tanya kaisar zhu.
" aku yang melakukan nya ayah ": ucap shu lan santai ambil memakan camilan nya.
" kenapa kau melakukan nya lan'er apakah mereka mengganggu mu? ": tanya kaisar seraya mengeritkan keningnya heran , bagai mana tidak putrinya ini tidak akan tinggal diam jika sudah merasa terusik.
" hmmmm...... apakah ayah ingat , ayah pernah bilang kepada lan'er bahwa ada yang tidak beres dengan dana kekaisaran. nah mentri keuangan lah yang telah menggelapkan dana tersebut dan ini buktinya": jelas shu lan seraya menyerahkan bukti itu ke kaisar zhu.
" dan satu lagi tadi malam mentri itu juga mengirim pembunuh bayaran untuk membunuh ku .": lanjut nya.
" bagaimana putri tahu bahwa bembunuh bayaran itu dikirim oleh mentri keuangan?": tanya salah seorang yang ada di sana.
" aku memiliki saksinya , kau masuk lah ": ucap shu lan lalu masuk lah seoang yang berpakaian serba hitam ke tengah aula.
" dia siapa lan'er "tanya keisar zhu
" dia adalah ketus dari pembunuh bayaran itu ayah.": jawab shu lan
" apakah benar kau di suruh mentti kanan untuk membunuh putri zhen.": tanya kaisar datar .
" be....benar yang mulia hamba di suruh untuk membunuh putri zhu lan karna putri kesayangan mentri keuangan merasa iri dengan putri zhu lsn.": jawabnya gugup.
kaisar yang mendengar itu pun sangat marah , karna ada yang berniat ingin mbunuh putri kesayangan nya itu.
" pengawal seret dia dan masuk kan kedalam penjara bawah tanah " titah kaisar.
" ayah ..... tenang lah biarkan dia pergi .dia melakukan itu terpaksa karna anaknya yang sedang sakit dan membutuhkan biaya unyuk membeli obat. jadi biarkan saja dia pergi ayah ": ucap shu lah seraya berjalan ke arah sang ayah dan mengelus lengan ayahnya itu guna untuk menenangkan nya.
" huh......... baik lah kau bolrh pergi": ucap kaisar zhu.
" terimakasih yang mulia , hamba pamit undur diri": ucap kwtua pembunuh bayaran tadi.
" baiklah rapat hari ini sampai di sini saja, kalian beleh bubar.": ucap kaisar
lalu semuapun satu persatu mulai pergi dari aula itu begitupun shu lan yang berpamitan untuk ke kediaman nya.
__ADS_1
FLSHBACK OFF