
setelah cukup mengagumi kediaman itu mereka kembali fokus kepada seorang gadis yang bernyanyi di tepi kolam dan memainkan alat musing yang mereka tidak tahu apa itu.
________________________________________________
It's always you
If I'm ever gonna fall in love
I know it's gon' be you
It's always you
Met a lot of people
But nobody feels like you
So please don't break my heart
Don't tear me apart
I know how it starts
Trust me I've been broken before
Don't break me again
I am delicate
Please don't break my heart
Trust me I've been broken before
I've been broken, yeah
I know how it feels
To be open
And then find out your love isn't real
I'm still hurting, yeah
I'm hurting inside
I'm so scared to fall in love
But if it's you then I'll try
It's always you
If I'm ever gonna fall in love
I know it's gon' be you
It's always you
Met a lot of people
But nobody feels like you
So please, don't break my heart
Don't tear me apart
I know how it starts
__ADS_1
Trust me I've been broken before
Don't break me again
I am delicate
Please, don't break my heart
Trust me I've been broken before
No, I'm not the best at choosing lovers
We both know my past speaks for itself
If you don't think that we're right for each other
Then please don't let history repeat itself
'Cause I want you
I want you
There's nothing else I want
'Cause I want you
I want you
And you're the only thing I want
It's always you
If I'm ever gonna fall in love
I know it's gon' be you
It's always you
Met a lot of people
But nobody feels like you
So please, don't break my heart
Don't tear me apart
I know how it starts
Trust me I've been broken before
Don't break me again
I am delicate
Please don't break my heart
Trust me I've been broken before
shu lan terus bernyanyi tanpa menyadari bahwa sedari tadi dia sedang di lihat oleh banyak orang .
saat lagunya sudah selesai shu lan baru menyadari bahwa banyak orang yang sedang melihat ke arah nya , dan juga di sana ada gege nya shu han .
kalo ada yang nanyak kok nggak liat kaisar shu sama dhu jiang , itu karna mereka melihat dari kejauhan dan tertutup pohon jadi nggak kelihatan .
" loh ...... sejak kapan gege ada di sana ?? dan kenapa kalian semua ada di sini ? ": tanya shu lan .
__ADS_1
shu han yang di tanya pun berjalan mendekati shu lan lalu duduk di samping nya.
" tadi gege mendengar suara seseorang sedang bernyanyi , suaranya sangat merdu , karna gege penasaran siapa yang sedang betnyanyi jadi gege cari sumber suaranya, eh ternyata itu kamu .": jelas shu han seraya mengelus puncak kepala shu lan sayang.
"ohhhh....... lalu kalian apakah tidak memiliki pekerjaan hingga masih berkumpul di sini?": ucap shu lan .
para pelayang yang mendengar itupun segera pergi dari sana dan melanjutkan pekerjaan mereka yang sempat tertunda.
setelah kepergian para pelayan itu pergi , mei lin datang dengan membawa camilan dan minuman untuk mereka bertiga.
kenapa mei lin buat bertiga bukanya tadi dua? , itu karna mei lin sudah tau kalo di luar bukan cuma ada shu lan doang. karna kan kultivasinya udah tinggi jadi dia bisa ngerasain hawa seseorang yang ada di sekitarnya.
" oh ya mei mei kau belajar bahasa asing dari mana?": tanya shu han.
"gege tau kan dulu aku selalu mengurung diri di kediaman , saat itu aku menghabiskan waktuku dengan membaca buku , dan aku belaja bahasa itu juga dari buku yang ku baca.": jelas shu lan bohong.
ya iya lah bohong , kalo jawab yang sebenarnya pasti dia nggak akan percaya .
shu han hanya membalasnya dengan anggukan tanda bahwa ia mengerti .
setelah itu mereka menghabiskan waktu bersama dengan sesekali bercanda dan tertawa bersama.
di sisi lain shu jiang yang melihat kedekatan adiknya dan shu han sangat ingin menghampiri dan ikut bergabung bersama mereka , tapi ia sadar kalau dia hanya akan menjadi orang asing di antara mereka.
" sabarlah kita harus berjuang untuk mendapatkan maaf dari shu lan ,ayah tau kau sangat menyesal karna perbuatan mu selama ini kepadanya begitu juga dengan ayah .": ucap kaisar shu seraya menepuk pundak shu jiang untuk memberikan semangat .
" hmm.... ayah benar": ucap shu jiang.
setelah itu mereka pergi menuju kediaman masing masing .
skiippp.....
pagi ini shu lan tidak ada kegiatan dia hanya di di kediaman nya saja sambil membaca buku , karna memang shu lan hari ini malas untuk kemana mana.
karna titak berniat untuk keluar kediaman shu lan hanya memakai pakaian santai seperti saat di zaman modern , tanpa make up dan rambut yang di biarkan tergerai begitu saja.
anggep aja kek gini tapi tas ama kacamatanya ilang. 😄
tok...tok....tok...
tapi kegiatanya itu terganggu karna suara ketukan dari pintu depan. shu lan pun segera memakai cadarnya dan pergi ke pintu depan kediaman nya.
"isss ....... siapa sih , pagi pagi udah bertamu aja , nggak tau apa orang lagi rebahan.": gerutu shu lan seraya berjalan ke arah pintu luar untuk melihat siapa yang datang.
kalo di tanya mei lin kemana jawabanya mei lin ke istana hutan kegelapan kangen hao xi katanya , sekalian ada beberapa hal yang memang harus mei lin kerjakan di sana , dan jadilah shu lan hanya sendirian di kediaman nya.
" anda siapa , cari siapa dan ada keperluan apa ? kalau tidak ada silahkan pergi , permisi": cerocos shu lan seraya membuka pintu tanpa melihat siapa yang datang dan ingin menutup pintunya kembali .
"eekkhhmm"
tapi sebelum itu , sebuah deheman membuat shu lan menengok dan sedikit kaget karna melihat siapa yang datang , tapi shu lan langsung menormalkan wajah nyakembali.
" ada keperluan apa kaisar dan putra mahkota datang ke kediaman saya.": tanya shu lan dingin dan datar.
" emm...... bolehkah kami masuk , ada yang ingin kami bicarakan dengan mu.":ucap puta mahkota shu jiang.
sebenarnya shu jiang dan kaisar shu agak terkejut melihat penampilan shu lan karna memakai pakaian yang aneh menurutnya tapi tetap terlihat cantik walau memakai cadar.
" penting kah?": tanya shu lan seraya menaik kan alis nya sebelah.
" sangat penting": bukan shu jiang yang menjawab melain kan kaisar.
" hmm........ masuk lah": ucap shu lan seraya mempersilahkan mereka masuk lalu membawa mereka ke ruang tamu .
__ADS_1
" to the point , apa yang ingin kalian bicarakan.": tanya shu lan setelah mereka duduk di sofa ruang tamu.
Next kak...