Time Travel Of The Princess: Shu Lan

Time Travel Of The Princess: Shu Lan
eps 20


__ADS_3

" aku tidak yakin shu lan akan memaafkan ku , karna perbuatanku selama ini kepadanya.": ucap kaisar shu.


" cobalah yang mulia siapa tau putri shu lan akan memaafkan anda , kalaupun putri shu lan tidak memaafkan anda tetap berjuanglah yang mulia untuk mendapatkan maafnya sebelem anda semakin menyesal di kemudian hari.": nasehat kasim mo.


________________________________________________


' maafkan aku permaisuri karna tidak memenuhi permintaan terakhirmu dulu dan malah membenci nya , maaf...... tapi kau tenang saja aku akan memberbaiki semua kesalahan ku mulai sekarang' batin kaisar shu.


" kau benar kasim mo aku harus berusaha dan memperbaiki semua .": tekat kaisar shu.


setelah itu kaisar shu berjalan menuju ke kediamannya .


sedangkan di sisi lain shu lan sekarang shu lan sedang makan camilan di dekat kolam renang nya bersama mei lin.


" mei mei kau sangat hebat tadi": puji mei lin.


" oh tentu shu lan gituloh.......... kalo di gituin kan baru ngejleb rasanya ahh mantap": ucap shu lan lalu mereka berdua tertawa bersama.


" hahah....... iya biar tau rasa mereka , oh ya apa tadi kau sudah tau kalau ada kaisar shu juga di sana?": ucap mei lin.


" tentu saja tau...... sekali dayung dua pulau terlampaui๐Ÿ˜๐Ÿ˜": ucap shu lan.


" oh ya apa kau tau besok pangeran shu han akan kembali dari perguruan nya ": ucap mei lin.


" benarkah , kalau begitu besok kita ikut menyambut kedatangan nya.": ucap shu lan.


mereka menghabiskan waktu ber dua dengan canda dan tawa entah karna tingkah laku ataupun ucapan mereka sendiri.


skipppp.......


setelah makan malam shu lan langsung pergi ke kamarnya mengganti hanfunya dengan baju tidur modern yang ia buat sendiri .



anggap aja kek gini ya kak.


shu lan tidak langsung tidur tapi malah berjalan ke arah jendela yang ada di kamarnya dan berdiri di sana sambil melihat langit malam yang indah dengan di hiasi banyak bintang dan bulan.


saat tengah asik melihat langit malam , tiba - tiba shu lan di kagetkan karna ada tangan kekar yang tengah memeluknya dari belakang.


tapi sedetik kemudian shu lan sudah menormalkan kekagetan nya karna dia tau siapa yang tengah memeluknya saat ini , hanya dengan mencium aroma cendana yang khas dari tubuh orang yang memeluk nya itu.

__ADS_1


" zhuo kau mengagetkan ku saja .": ucap shu lan .


" maaf sayang....... tapi kenapa kau malam malam begini berdiri di depan jendela dengan pakaian minim begini hmm..": ucap zhang zhuo seraya menyandarkan dagunya di atas kepala shu lan . ya ...yang tuba - tiba memeluk shu lan tadi adalah zhang zhuo , putra mahkota dari kekaisaran zhu sekaligus kekasih dari shu lan.


" aku hanya ingin menikmati udara malam saja": ucap shu lan.


" ya..... tapi kenapa kau memakai pakaian minim ini ??? jika ada orang yang melihatmu bagaimana": ucap zhang zhuo gemas dengan kekasihnya ini.


" tidak akan ada yang melihat ku , kediamanku jauh dari kediaman yang lain di sini juga tidak ada penjaga ataupun pelayan , bahkan para penjaga dan pelayan jarang yang ada lewat sini.": ucap shu lan santai.


" tapi tetap saja sayang ....... aku tidak mau jika milik ku di lihat orang lain.": ucap zhang zhuo seraya memper erat pelukan nya.


" mulai deh posesif nya": gumam shu lan pelan tapi karna pendengaran zhang zhuo yang tajam dia masih mendengar gumam man kekasih nya itu.


" biarin": ucap zhang zhuo.


" sudah lepaskan pelukan mu , aku mau tidur": ucap shu lan seraya melepaskan pelukan zhang zhuo , lalu berjalan ke arah kasurnya dan mulai berbaring di sana , di ikuti zhang zhuo yang berbaring di sampingnya dan memeluk shu lan .


shu lan yang di peluk pun tidak keberatan dan malah membalas pelukan zhang zhuo lalu menyembunyikan wajahnya di dada bidang kekasihnya itu untuk mencari kenyamanan nya.


" Goodnight dear ": ucap zhang zhuo lalu mencium kening shu lan lembut.


skiippppp.....


pagi ini zia sudah siap untuk menyambut kepulangan pangeran ke dua shu han ,orang yang selama ini baik dan perhatian pada shu lan yang dulu bahkan sudah menganggap shu lan sebagai adiknya sendiri.


kalo ada yang nanya zhang zhuo kemana ??? jawaban nya udah pergi pagi pagi sekali sebelum matahari muncul.


shu lan menggunakan hanfu berwarna putih dengan gradasi biru muda , tidak menggunakan bedak hanya lip balm sebagai pelembab bibir , rambut yang hanya di sanggul setengan dan di beri sedikit hiasan rambut , tisak lupa memakai cadar yang senada dengan hanfunya.



anggap aja itu shu lan tapi pakek cadar dan kipasnya di hilangkan.


setelah siap , shu lan keluar dari kediamannya dan berjalan menuju ke depan gerbang istana di ikuti mei lin di belakang nya.


aat sampai di gerbang istana ternyata sudah ada kaisar , putra mahkota shu jiang, selir kr tiga dan para ulet bulu๐Ÿ˜†๐Ÿ˜†.


shu lan berjalan dengan anggun dengan tatapan tajam juga wajah datarnya , sesampainya di sana shu lan hanya memberikan salam kepada selir ke tiga dengan menunduk kan kepalanya sedikit.


" salam ibunda selir ketiga": ucap shu lan seraya menunduk kan kepalanya sedikit.

__ADS_1


" kemarilah lan'er ": ucap selir ke tiga seraya tersenyum.


" dimana sopan santun mu putri shu lan kenapa kau tidak memberikan hormat dan salam kepada kaisar dan putra mahkota.": ucap selir ke dua seraya tersenyum mengejek .


" harus kah ? toh kalaupun aku memberi salam juga tidak akan di hiraukan jadi untuk apa .": ucap shu lan dingin dan datar seraya menaik kan sebelah alis nya.


kaisar dan putra mahkota yang mendengar itu merasa tertohok hatinya , sungguh mereka sangat menyesal telah mengacuhkan bahkan membenci shu lan selama ini.


"ta...":


belum sempat selir kedua membalas , penjaga lebih dulu mengumumkan kedatangan pangeran ke dua shu han.


" pangeran ke dua shu han telah tiba" teriak seorang penjaga yang ada di sana.


mendengar teriakan tersebut semua orang mengalihkan pandangannya ke arah seorang laki laki tampan yang sedang menunggang kuda tak jauh dari mereka .


lalu laki laki itu turun dari kudanya dan berjalan ke arah mereka .


" salam ayahanda kaisar dan putra mahkita, ": ucah shu han seraya membungkuk kan badanya memberi hormat.


" bangun lah putra ku .": ucap kisar shu. sedangkan shu jiang hanya mengagguk menanggapi salam dari shu han.


setelah berdiri shu han beralih ke arah selih ke tiga dan shu lan berada dan melewati para ulat bulu begitu saja.


" salam ibunda:" ucap shu han kepada selir ketiga seraya memberi hormat.


" bangun lah putraku": ucap selir ke tiga seraya tersenyum dan langsung memeluk putranya itu


setelah melepaskan pelukan nya shu han beralih melihat ke arah shu lan berada.


" apakah kau tidak merindukan ku lan'er": ucap shu han.


" tentu saja aku merindukan mu gege .":ucap shu lan lalu langsung berhambur memeluk shu han.


shu han yang di peluk sebenarnya kaget dengan tingkah dan panggilan dari shu lan yang memanggilnya dengan sebutan gege , karna memang selama ini shu lan sangat pendiam dan tidak pernah memanggilnya gege , entah apa alasannya padahal dia sudah sering menyuruh shu lan untuk memanggilnya dengan sebutan itu. tak ayal juga dia sangat senang dengan sikap shu lan yang seperti ini , shu han pun membalas pelukan shu lan dengan erat .


" maaf gege tidak bisa membantumu saat kau di asingkan": ucap shu han sendu.


" sudah lah gege , tak apa itu semua sudah berlalu ": ucap shu lan seraya melepaskan pekukan nya.


Next. kak

__ADS_1


__ADS_2