TITIK TERBAIK.

TITIK TERBAIK.
Episode 4


__ADS_3

Kemudian Enmu yang sudah pulang sekolah, ia baru saja sampai di rumah nya dengan di antar Bastian pakai motor.


"Aku pulang!" kata Enmu sambil membuka pintu rumah nya.


"Emu udah pulang? Sama siapa?" tanya kakek Dio menghampirinya.


"Aku bareng teman ku." jawab Enmu sembari melepas sepatu.


"Oh yasudah kamu pergi mandi! Kalau mau makan kamu ambil aja di meja makan, udah di siapin tadi sama bibi Erin!" kata kakek Dio.


"Iya kek nanti aja! Mama udah pulang?" tanya Enmu.


"Belum, kayaknya nanti jam enam!"


"Oh yasudah aku makan nanti bareng aja!"


Enmu pun melepas sepatunya dan pergi ke kamar nya.


Ia sampai di rumah pada jam lima sore, karena tadi di sekolah nya Enmu langsung ikutan ekskul musik bareng Bastian.


Lalu sejam kemudian Enmu sudah selesai mandi dan tak lama ibunya datang dari kerja nya.


tuk tuk tuk* (suara ketukan pintu di kamar Enmu.)


"Emu kamu udah makan belum?" tanya ibunya membuka pintu kamar.


"Mama! Kapan datang?" tanya balik Enmu sembari melepas earphone nya.


"Hm mama baru sih, kamu udah makan belum?"


"Belum sih ma, tadi nunggu mama datang dulu!"


"Oh gitu, yasudah ayo makan dulu!" ajak mama Eny.


Enmu mengangguk. "Um!"


Enmu pun keluar dari kamar nya untuk makan malam bareng ibunya.


Setelah sampai di meja makan. Kakek Dio sudah ada duduk di sana.


"Emu! Ayo cepat makan! Ayo duduk! duduk!" ajak Kakek Dio disana menyediakan kursinya.


"Iya kek!"


Enmu dan mama Eny pun langsung duduk.


"Si bibi masak apa pah?" tanya mama Eny ke ayahnya, kakek Dio.


"Ya ini! Rendang kayaknya!" jawab kakek Dio.


"Oh iya, rendang buatan si bibi pasti enak!" ucap mama Eny sambil mengambil rendang nya.


"Ee... emang sekarang yang masak disini siapa ma?" tanya Enmu bingung.


Kakek Dio tertawa. "Haha, Emu belum tahu tuh!"


"Yang masak disini? Kalau pagi mama, tapi kalau siang dan sore bibi Erin yang ngurusin rumah! Itu tuh rumah nya berseberangan!" jelas mama Eny.


"Mama kamu terlalu sibuk dengan kerjaan nya di kantor, padahal kakek udah nyuruh berhenti! Untung ada bibi Erin buat bantu-bantu!" kata kakek Dio.


"ihhh papa, kan Eny udah bilang kalau gak kerja Eny kesepian, makanya nyuruh Emu buat balik kesini, buat nemenin papa di rumah." balas mama Eny.


"Hm Enmu tadi pulang jam lima loh!"


Mama Eny berbalik menatap Enmu di samping nya. "Beneran?"


Enmu mengangguk. "Iya! Tadi aku langsung ikutan ekskul musik di sekolah, makanya pulang jam segitu!"


"Ikut ekskul! Emang kamu udah punya temen di sekolah?" tanya mama Eny ingin tahu.


"Ada sih, tadi dia ikut nganterin kesini pakek motor nya."

__ADS_1


"Oh gitu, tapi awas jangan salah pilih pergaulan! temen baru mu itu baik apa enggak?" tanya mama Eny.


"Ya baiklah ma! Makanya tadi dia nganterin aku kesini! Takut ke sasar katanya!" jawab Enmu sembari mengambil air minum.


"Takut kesasar? Emang tadi pagi kamu kesasar?"


"Enggak kesasar sih! Tapi enggak tau lah dia!"


"Emu tadi suruh Kakek naik ojol, mana mungkin kesasar!" kata kakek Dio.


Enmu mengangguk. "Um!"


Enmu dan keluarga pun melanjutkan makan malam nya.


Kemudian setelah makan Enmu dan kakek Dio masih ada duduk di sana.


"Oh iya, Emu kalau kamu udah tau jalan, kamu pakai aja sepeda punya kakek di garasi!" kata kakek Dio.


"Sepeda kakek?"


"Iya! Sepeda nya masih bagus, cocok buat anak muda seperti kamu!"


Enmu terdiam mendengar nya.


Kakek Dio tiba-tiba memanggil mama Eny yang sedang cuci piring.


"En... !" panggil kakek Dio.


"Iya...!" jawab mama Eny disana.


"Sepeda yang papa beli taun kemaren masih bagus kan?"


"Iya, kenapa emang?"


"Ini papa mau kasih ke Emu soalnya!"


"Oh iya bagus lah!" mama Eny pun menghampiri kesana.


"Boleh kalau gitu, aku udah tau jalan soalnya!" jawab Enmu.


"iya, kalau gitu kamu besok pakai aja!"


"Besok kakek siapin, lagian di sana juga kamu pakai sepeda kan?" ucap Kakek Dio.


Enmu mengangguk tersenyum. "Um."


"Oh iya tadi pagi kamu pakai baju apa? kok baju seragam yang mama siapin masih ada rapi disana?" tanya mama Eny baru ingat.


"Eeu... tadi aku lupa salah pakai seragam!" jawab Enmu agak malu.


"Heh kamu ini! Kan mama udah bilang! Makannya besok bangun pagi!"


"Hehe, iya ma!"


"Oh iya pantesan kakek liat kamu pakai seragam hitam!" ucap Kakek Dio baru ingat.


"Hehe, iya kek aku lupa tadi! Untung guru-girunya pada baik! Oh iya aku juga udah masuk ke jurusan IPS!" balas Enmu nyengir.


"...Oh kalau untuk soal jurusan apa aja, yang penting kamu betah dulu!"


"Iya kek!"


"Yasudah sekarang kamu pergi tidur dan bangun pagi, jangan nonton TV!" perintah mama Eny disana.


Enmu mengangguk. "Iya ma, kalau gitu Emu tidur dulu!"


Disana setelah selesai makan malam dan mengobrol. Enmu pun pergi ke kamar untuk tidur.


Jam sepuluh malam, Enmu sedang tiduran di kamar nya.


Tiba-tiba ia dapat notif dari Kelyssa dan Devina.

__ADS_1


"Ada pesan ternyata!" ucap Enmu dalam hati.


Enmu pun membuka pesan dari Kelyssa dan Devina yang ngirim jadwal pelajaran bersamaan.


Enmu juga membalas pesan mereka dan mengucapkan terimakasih.


Kemudian setelah Enmu selesai membalas pesan, tiba-tiba ia dapat panggilan telepon dari Kelyssa.


"Kelyssa? Ngapain nelpon malam-malam?" tanya nya dalam hati.


Enmu pun mengangkat telepon nya dari Kelyssa.


"Hallo!" angkat Enmu.


"Hallo!" jawab Kelyssa dari telepon.


"Kelyssa ada apa ya?" tanya Enmu.


"Enggak ada apa-apa! Cuma mau ngobrol aja boleh kan?" jawab Kelyssa menanyai balik.


Enmu terdiam memikirkan nya sebentar. "Oh iya boleh sebentar tapi!''


"Iya gak lama kok!"


"Yasudah ada apa?"


"Ini tadi kamu pulang sama Bando ya?"


"Iya aku sama Bastian tadi!"


"Oh terus kamu pulang nya ke arah lapangan bukan?"


"Lapangan? lapangan mana ya?"


"Itu yang lapangan bola!"


"Oh iya kenapa emang?"


"Enggak jadi gini, sebenarnya kita searah!"


"Oh terus?"


"Jadi besok kamu mau gak bareng sama aku? aku juga bawa motor soalnya!"


"Oh kalau itu sih enggak kayak nya! Soalnya aku udah di kasih sepeda sama kakek! Tapi terima kasih banget udah mau ngajak!"


"Oh gitu ya! Heheh iya gapapa! Oh iya Enmu kamu udah masuk grup kelas belum?"


"Grup kelas belum kayaknya!"


"Kalau gitu nanti aku masukin ya! Kebetulan aku admin soalnya."


"Iya terima kasih!"


"Sama-sama! Yasudah itu aja, aku tutup ya telponnya!"


"Iya.."


"Bye Enmu!"


"Bye..."


Kelyssa pun menutup panggilan nya dengan Enmu.


"Kelyssa baik juga dia!" kata Enmu sambil meletakkan hp nya.


Beberapa menit kemudian, Enmu pun menguap ngantuk, jam sudah menunjukkan pukul sepuluh lebih dua puluh malam, sudah hampir setengah sebelas malam.


"Ah sudah setengah sebelas! Aku harus cepat tidur!"


***

__ADS_1


__ADS_2