
Titan Alangkara parinfr
__________________________
anak bungsu dari tiga bersaudara.
memiliki kemampuan IT, menguasai ilmu beladiri dari seluruh dunia, memiliki IQ 200. memiliki tubuh yang sempurna, wajah tampan dengan tatapan matanya yang tajam berambut oranye dan selembut sutra,hidung mancung, kulit putih seputih susu, badannya yang lumayan kekar dan tegap yang selalu di tutupi.
memiliki sifat yang baik kepada siapapun kecuali kepada musuhnya dia akan menjadi seperti iblis. berumur 17 tahun.
Ghazi Aditya Alangkara parinfr
_________________________________
anak tunggal dari Aditya Alangkara parinfr putra sang mafia Gerrard, memiliki banyak bakat di setiap bidang. sifatnya begitu dingin kecuali di saat sedang bersama Titan. memiliki wajah yang begitu tampan bak dewa dengan hiasan warna rambutnya yang berwarna abu-abu dan hitam di sebelah kiri dan kanan. tubuhnya begitu kekar dengan kulit yang berwarna kuning Langsat, memiliki ketinggian 189 cm di usianya yang baru 17 tahun.
______******______
berita tentang sekolah terbaik di negara bahkan dunia tersebut hancur menghebohkan dunia, banyak orang yang berduka cita atas meninggalnya Titan yang memiliki kepintaran yang jarang di temukan.
bukan hanya Titan saja yang menerima bela sungkawa dari orang-orang tetapi Ghazi juga mendapatkan banyak bunga di atas pemakamannya, sang idol yang di kenal dunia tersebut membuat banyak kaum hawa di dunia merasa sangat bersedih.
" Vin Lo jangan nyalahin diri sendiri kayagini dong, gue tahu Lo merasa bersalah kepada tuan Luis karena tidak bisa menyelamatkan dirinya dari ledakan itu. ingat ini Vin kalau kejadian tersebut telah di tuliskan oleh takdir yang di buat oleh si author pembuatan novel ini " Sinta yang merupakan rekan kerja Davin mencoba untuk mengajak Davin keluar dari rasa bersalahnya dengan menyalah-nyalahkan sang author.
sedangkan sang author hanya bisa memutar bola matanya dengan malas.
Davin yang setiap harinya mendengar kalau dirinya merasa bersalah karena tidak bisa menyelamatkan Luis merasa semakin jangan dan sudah tidak bisa dia tahan lagi " cukup Sinta gue merasa bersalah bukan karena tidak bisa menolong Luis tapi karena gue memberitahukan keberadaan Titan dan Ghazi kepada si tukang memerintah itu, gue rasa Luis sangat pantas mendapatkan itu tapi menurutku juga itu masih kurang seharusnya dia di bunuh dengan perlahan-lahan jangan langsung mati dengan mudah seperti itu " ucap Davin dengan menggebu-gebu, sudah cukup seminggu dia memendam rasa yang mengganjal ini jadi sekarang setelah tidak tahan akhirnya dia keluarkan juga.
Sinta sedikit marah mendengar Davin mengucapkan hal yang buruk tentang atasan sekaligus ayah tirinya itu, dia ingin marah saat itu juga tetapi karena dia rasa mungkin karena Davin lagi bad mood jadi dia kelepasan mengucapkan itu pikirnya.
Davin yang terduduk lesu di sofa memandang Sinta yang kini temgah melamun.
__ADS_1
" pikiran Lo salah kalau gue mengatakan itu dengan tidak sengaja Sinta, itu semua memang pantas untuk si Luis dapatkan. apa Lo tidak pernah merasakan kalau kamu itu. hanya di jadikan boneka oleh Luis. nyadar Sinta nyadar,,,,,, Lo pikir baik-baik dan setelah Lo nyadar baru lo bisa temui gue lagi " Gavin beranjak dari sana menuju kamar yang berada di lantai atas.
Sinta mencoba mencerna apa yang Gavin ucapkan tapi dengan cepat dia menggelengkan kepalanya " sudah ah jangan dikirim, mungkin tuh anak lagi kesan bet sesuatu jadi berbicara kayak gitu " gumamnya.
Sinta dan Gavin merupakan anak angkat Luis yang di tugas kan untuk mencari keberadaan anak keluarga Alangkara yang tersisa.
ketika pertama kali mereka melihat Titan dan Ghazi mereka langsung berpikir untuk tidak memberitahu Luis tetang mereka berdua akan tetapi karena kejadian Dian dirinya tidak di tolong oleh Titan dia menjadi hilang kendali dan menyuruh Sinta untuk memberi tahu Diaman keberadaan Titan dan Ghazi berada.
Sinta yang merasa heran bertanya dulu kepada Gavin apa alasannya padahal sudah beberapa tahun mereka bersepakat agar tidak memberitahukan keberadaan dua anak dan cucu keluar Alangkara yang tersisa tersebut.
jadi cerita yang sebenarnya sinta dan Gavin merupakan penggemar Titan dan Thanzi jadi mereka lebih memilih untuk merahasiakan keberadaan mereka dari ayah angkatnya itu.
tetapi karena kemarahan Gavin kejadian yang menggemparkan dunia harus terjadi dimana dua penerus masa depan yang akan membawa kemajuan di segala bidang harus terbunuh di usianya yang masih muda.
______******______
di sebuah ruangan yang seperti perpustakaan terdapat seorang wanita yang sedang membaca sebuah buku novel yang dia buat sendiri.
tiga jam berlalu dan kini bukunya telah siap untuk dia baca ulang.
saat di bab pertama semuanya baik-baik saja tapi ketika melihat ke ba b kedua alurnya melenceng kembali " bagaiman ini bisa terjadi "
Karina menjambak rambutnya karena frustasi " ini mungkin ini sebab dari apa yang Gavin ucapkan tadi siang karena aku telah membulliy nya dengan sadis "
" tapi apakah seampuh itu mulut si Gavin, kalau iya aku harus hati-hati mulai sekarang "
_____ ******_____
buku novel berjudul the dark yang tergeletak di dekat karina yang sedang tertidur kini mengeluarkan sebuah cahaya kemerahan.
semua barang yang ada di sana satu persatu entah bagaiman bisa masuk kedalam lembaran buku novel tersebut yang kini tengah terbuka lebar.
__ADS_1
setelah semua barang menghilang kini sebuah asap putih dan tipis dari tubuh Karina terlihat masuk juga secara perlahan-lahan.
______******______
Di sebuah gudang sekolah seorang laki-laki yang mengenakan pakaian seragam sekolah terlihat tidak sadarkan diri dan mengenaskan.
rasa dingin ,nyeri, dan mual yang datang secara bersamaan membuat laki-laki tersebut terbangun.
dia mengerjapkan matanya dengan perlahan " di,,,dimana aku "
dia mencoba untuk bangun dan mendudukkan dirinya akan tetapi dia tidak bisa menggerakkan badannya yang sangat nyeri ketika badannya iya gerakan.
" to,,,,tolong " suara parau itu begitu pelan dan tidak jelas, dia harap ada seseorang yang dapat mendengar suaranya itu.
dia terus berusaha untuk berteriak sekencang-kencangnya agar ada yang mendengar.
tenggorokan semakin terasa kering dan disaat akan menyerah tiba-tiba seorang pria yang merupakan satpam sekolah masuk dengan raut wajah terkejut dari wajahnya itu.
Dengan segera sang satpam mengambil HP dari saku celananya dan menelpon seseorang.
" nak Thanzi apa kamu baik-baik saja?" tanya pak satpam meskipun dia bisa melihat bagaimana keadaannya yang sangat mengenaskan itu dan mengecek keadaan remaja yang ada di hadapannya dengan teliti.
tidak ada jawaban dari remaja laki-laki itu karena tenggorokannya yang sudah terasa sangat kering.
pak satpam merasa prihatin dengan keadaannya itu, sudah sering kali dia melihat banyak siswa yang mengalami hal sama seperti remaja di hadapannya ini tapi ini juga pertama kali dia melihat keadaan yang paling parah seperti ini. seluruh wajah dan kepalanya terdapat banyak luka, bajunya sudah compang-camping dengan banyak sayatan pada tubuhnya itu, kakinya keliatan seperti terbakar oleh api dengan suhu yang tinggi.
drap,,,,,drap,,,,,drap,,,,,,
suara langkah kaki menyadarkan satpam tersebut dan segera menyuruh para petugas ambulance untuk segera membawa remaja tersebut ke rumah sakit.
" nak yang sabar yah, bapak tahu kamu selalu di bully oleh teman-teman MU itu tapi maafin bapak karena tidak membantu MU " dengan lirih satpam itu berucap sambil mengikuti masuk kedalam mobil ambulance.
__ADS_1