Transmigrasi Dua Musuh

Transmigrasi Dua Musuh
memberitahukan yang sebenarnya


__ADS_3

Kiara dan Nina merasa begitu terkejut akan tetapi tidak dengan Karina karena dia sudah tahu akan alur novel ini yang entah kenapa bisa berubah dengan sendirinya.


" gue harus menjadi baik atau tetap seperti gue yang asli yah " pikir Karina, Kirana dan Nina yang melihat kalau sahabat mereka melamun menyenggol nya.


" apaani sih LO , , , " marah Karina.


" ya maaf lah Rin tadi kamu melamun ya jadi aku menyengolmu untuk menyadarkan kamu " Kiara yang tahu bagaiman sifat Karina sejak bangun dari pingsannya kemarin entah karena apa mulai merasa takut karena merasakan aura kejahatan padahal selama ini dia merupakan anak yang baik.


Karina hanya mendengarkan dan pergi dari sana meninggalkan kedua sahabatnya itu yang merasa heran.


" Kiara apa Lo merasakan ada perubahan dari Karina ,gue rasa dia itu bukan Karina yang kita kenal. dia tidak pernah marah sama kita " Nina merasa ada perubahan pada sahabat karibnya itu.


" entah gue juga gak tahu, semenjak bangun dari pingsannya kemarin entah gue merasa kalau aura dia juga sangat menakutkan " Kiara mengingat kembali kejadian yang menimpanya ketika kemarin dengan tidak sengaja mengagetkan Karina tapi dia langsung mendapatkan tatapan dan kata-kata yang sangat menusuk dari Karina.


" sebaiknya kita jangan pernah membuat Karina marah nin, mungkin saja Karina lagi ada masalah makannya jadi aneh begitu " Kiara berspekulasi seperti itu karena tidak mungkin Karina akan berubah tanpa adanya sebab.


" aduh gue sampai lupa Kiara. tuh si cupu mana mungkin bisa sadar kembali bagaimana dengan kita, bagaimana kalau dia melaporkan kita kepada pihak berwajib " Nina kelihatan panik dengan pemikirannya itu dan melupakan akan ketampanan Thanzi yang tadi dia kagumi.


" dia gak bakalan ngadu nin. karena gue merasakan aura yang berbeda dari tuh anak, entah kenapa gue rasa kalau perubahan yang terjadi kepada Karina dan tuh anak menjadikan kita dalam bahaya " Nina yang tidak mengerti dengan ucapan Kiara mengerutkan dahinya.


" li lihatkan kalau Thanzi sudah sangat berubah. dan gue merasakan aura yang berbeda pada Thanzi sama seperti Karina apa lagi aura yang Thanzi keluarkan itu sangat entah kenapa gue rasa seperti sosok yang,,,, begitulah " Kiara melenggang pergi tanpa melanjutkan ucapannya meninggalkan Nina yang terbengong dengan kelakuan semua temannya itu.


" gini amat dahh gue punya sahabat "

__ADS_1


Nina pun pergi dari sana menyusul kedua sahabatnya.


_____******_____


sesampainya di luar Thanzi malah membawa Kai menuju taman belakang untuk memberi tahu sahabat Thanzi dengan apa yang sebenarnya. dia tahu kalau Kai adalah sahabat Thanzi yang sangat baik Bahakan yang selalu menolong Thanzi sedang di bully pasti dialah yang menolong Thanzi.


" katanya mau ke toilet, ngapain malah kesini "


" duduk saja sini gue mau jelasin sesuatu " Thanzi menepuk-nepuk bangku di sebelahnya yang kosong.


Kai semakin merasa aneh dengan sahabatnya ini " *kenapa nih anak serasa berbeda banget, biasanya juga pakaian yang di kenakannya akan rapih dengan kacamata bulat di matanya itu tapi sekarang, CK,,,CK,,,CK,,,, keren bet dah temen gue. apa lagi sekarang gaya dan bahasanya juga sudah sangat keren "


Kai malah memperhatikan Thanzi dengan kagum* dengan ciptaan Tuhan yang berada di hadapannya itu.


Thanzi yang melihat itu bergidik ngeri kenapa sahabat Thanzi memandanginya seperti menyukainya.


sontak apa yang Thanzi ucapkan membuat ia tersadar dari lamunan nya itu.


" anjir nih anak,,,, Thanzi gue juga masih suka gunung kembar kali masa iya gue suka Lo. kalau pun gue suka laki bjka modelannya orang kayak Lo kali " Kai bersedih sebal dan duduk di samping Thanzi.


" Kai ada yang mau gue omongin ke Lo " Thanzi memulai pembicaraan yang tadinya hanya saling diam.


Kai memandangi Thanzi serius karena setiap dia berbicara sesuatu pasti itu masalah yang sangat penting.

__ADS_1


" tinggal ngomong aja " sekarang Thanzi dan Kai saling berhadapan.


" tapi janji Lo harus percaya dengan apa yang gue ucapkan meskipun ini hal yang gak masuk akal tapi Lo harus percaya sama gue, karena hanya elo seorang yang sangat gue percayai dan paling bisa membantu gue " Thanzi mengatakan hala tersebut karena tidak mau berlama-lama untuk meyakinkan Kai.


" iya gue percaya kok dengan apa yang selalu Lo bilang, sekarang apa yang mau Lo bilangin ke gue " Kai mengangguk-angguk agar Thanzi tidak meragukannya.


" awas nih kalo Lo gak percaya gue gak mau cerita-cerita lagi sama Lo "


" gue sebenarnya bukan Thanzi yang asli, gue Titan yang bertransmigrasi ke tubuh Thanzi. entah Lo percaya atau gak tapi Lo harus percaya karena Lo sudah berjanji "


Kai mencerna ucapan sahabatnya itu dan seketika dia membulatkan matanya " Thanzi lo jangan ngadi-ngadi deh, gue gak mungkin percaya dengan ucapan Lo itu pasti Lo sedang mempermainkan gue " Kai menghilangkan kedua tangannya di dada.


Thanzi menghela napasnya " tuh kan gue bilang juga apa , Lo pasti gak mungkin percaya sama gue. dah ah gue mau pergi saja dari sini " Thanzi beranjak dari duduknya dan melangkahkan kakinya dengan pelan-pelan.


" tu-tunggu dulu than gue percaya kok, tapi elo sedang gak bohongin gue kan " Kai sebenarnya belum percaya sama sekali tapi karena sahabat yang sangat dia sayangi dan telah dia anggap sebagai adiknya sendiri mengatakan kalau tidak akan pernah bercerita lagi dengan dirinya dia tidak bisa membiarkan itu dan membuat Thanzi memendam segalanya sendiri jadi dengan terpaksa harus mempercayainya karena memang selama ini semua yang Thanzi ucapkan selalu benar tidak pernah dirinya di bohongi oleh Thanzi.


sebenarnya Kai adalah kakak kelas yang belajar di kelas yang sama dengan Thanzi di kelas sepuluh sedangkan dia sekarang sudah menginjak kelas dua belas, bagaimana dia bisa belajar di kelas yang sama dengan Thanzi karena dia merupakan anak Pemiliki sekolah sekaligus kakaknya Karina si ratu bullying.


Thanzi tersenyum senang dan berbalik " benarkan kamu percaya sama gue " dengan senang Thanzi duduk kembali di sebelah Kai dengan anggukan kepala yang Kai berikan sebagai balasan kepada Thanzi.


" ayo ceritain semua sama gue dulu, baru gue akan percaya sepenuhnya sama elo " Kai meminta agar Thanzi menceritakan semuanya dari awal agar dia benar-benar bisa percaya dengan bocah itu.


" begini ceritanya, gue sebenarnya bukanlah Thanzi tapi Titan yang merupakan anak mafia ternama di dunia. gue bisa bertransmigrasi kedalam tubuh Thanzi setelah gue dibunuh sama musuh keluarga gue waktu itu enyah gue juga gak bisa percaya dengan semua ini yang sangat gak masuk akal ,tapi kalau dengan apa yang terjadi dengan Thanzi yang sebenarnya ,dia mengalami pembullyan dari Karina, kisaran,dan juga Nina di gudang sekolah, Thanzi mendapatkan siksaan yang sangat sadis dari ketiga wanita tersebut mereka menyayat nyayat kuli Thanzi tanpa rasa kasihan bahkan kepalanya terus mereka benturkan ke tembok samapai dia tidak sadarkan diri dengan keadaan yang sangat menyedihkan sekali. gue dan Thanzi yang sudah berada di ambang kematian bertemu entah bagaimana itu bisa terjadi tapi gue mendapatkan wasiat darinya agar menyelesaikan masalahnya terlebih dahulu baru bisa kembali lagi, entah bisa kembali kemana gue ,gue juga gak tahu itu tapi yang pastinya karena dia sudah menyerah jadi untuk sementara waktu dia nyerahin tubuhnya ke gue dan entah apa yang terjadi sama tubuh gue yang asli. dan satu lagi sebenarnya kita ini berada di dalam novel dan elo yang menjadi salahsatunya dalam tokoh novel yang berjudul The dark ini " Thanzi menceritakan semuanya dengan teliti sampai tidak ada yang terlewat satupun.

__ADS_1


Kai yang mendengar sebenarnya ragu-ragu untuk mempercayai Thanzi karena ketika mendengar kalau dirinya baru keluar dari rumah sakit dia pikir mungkin Thanzi sseSang berada dalam halusinasi nya saja, tapi entah bagaimana juga dia harus mempercayainya juga.


mendengar nama adiknya yang membulliy Thanzi seketika tangan Kai langsung megepal dengan erat dia mencoba menahan semuanya agar tahu semua yang telah terjadi kepada sahabatnya itu.


__ADS_2