
"Hmmm mulai dari siapa dulu ya "ucap Lan Hua pura pura berfikir ,"menurut kaisar Zhao terhormat sebaik nya siapa dulu aahh tak perlu mendengar pendapat mu tak penting".Putri Lan Hua pun berjalan mendekati selir Li sambil tersenyum manis tapi tapi menyeramkan .
"****** Li jangan kau pikir aku tidak tau selain meracuni kau juga sering kali mengirim pembunuh bayaran tanpa sepengetahuan kaisar bodoh itu dan tapi usahamu selalu gagal karna tanpa sepengetahuan mu permaisuri mempunyai pengawal bayangan yang dikirim oleh seseorang yang sangat menyayanginya.dari mana aku bisa pasti kau penasaran kan akan ku beri tahu lewat kalung yang kau curi itu aku tau identitas ibuku sebenarnya dan dari mana dia berasal,sudah lah menjelaskan panjang lebar pada orang yang mau mati serasa percuma ,kau mau yang besar apa yang kecil dulu "ucap Lan Hua sambil memilih pisau pisau kesayangan nya ,"yang kecil saja dulu ya biar ga ada rasa sakitnya ".
putri Lan Hua pun kembali mendekati selir Li dan tanpa berucap dia langsung menggores pipinya selain menggores dia juga menguliti pipinya setelah bagian pipi lanhua beralih ke telinga dia memotong kedua telinga selir Li dan memasukkan ke mulut selir Li kemudian Lan Hua memotong tangan serta kakinya .lan Hua melakukan itu sambil bersenandung ria .
"la la la la aku senang sekali Doraemon"
Sedang selir Li hanya bisa teriak dan menangis tanpa bisa mengucapkan kata-kata.
__ADS_1
"ah bosan ada ucapan terakhir kalau tidak ...."ucap Lan Hua sambil mengambil katana nya .
"ucapkan selamat tinggal "...
Bersamaan dengan itu Lan Hua menebas kepala selir Li.kepala selir Li menggelinding dan berhenti tepat didepan kaisar duduk .kaisar yang melihat nya hanya datar .
"Tak perlu banyak bacot dan alasan bagaimana pun kau ikut andil dalam pembunuhan ibundaku dan aku tak bisa memaafkan mu hanya kematian mu yang bisa membuatku bahagia ".
"tolong putri "....
__ADS_1
karna tak ingin mendengar omong kosong selir Wan lanhua pun memotong lidah nya dan memasukkan nya ke mulut selir Wan dan membungkam nya agar ditelan ,setelah itu Lan Hua pun menguliti wajah serta memotong telinga serta kaki dan tangan nya untuk sentuhan terakhir Lan Hua tidak menebas kepala selir Wan tapi membakar tubuh selir Wan menggunakan api putih nya .
Semua orang yang hadir diaula itu merasa terkejut bagaimana bisa putri yang mereka kenal sampah dan lemah bisa sekuat dan sekejam itu.Dan pada ranah tingkat berapa hingga bisa mengeluarkan rantai dari telapak tangan nya padahal kedua selir termasuk selir yang kuat karna kedua nya berada di ranah jendral tapi keduanya tak bisa melepaskan rantai milik putri Lan Hua serta api putih yang langka keberadaan nya dan sejak kapan putri Lan Hua bisa berkultivasi berbagai pertanyaan bermunculan dikepala masing masing.
Suara jeritan tertahan selir Wan masih terdengar dan itu berlangsung selama hampir setengah dupa atau setengah jam setelah jeritan tertahan selir Wan hilang tubuhnya hilang berubah menjadi abu .melihat kejadian didepan mata mereka mereka terkejut bagaimana bisa tubuh selir Wan berubah menjadi abu dalam waktu yang cukup singkat dan kaisarpun tak kalah terkejut nya .
"Baik karena tugasku sudah selesai aku pergi dulu "ucap putri Lan Hua pergi keluar tanpa memberi hormat.
Semua orang melihat kepergian putri Lan Hua dengan tatapan yang sulit diartikan termasuk kaisar
__ADS_1