
Kini Lan Hua berada di paviliun nya dan melihat pelayan Anzu sedang menyiapkan keperluan yang Lan Hua minta karna sebelum Lan Hua pergi ke pesta kaisar ia menyuruh pelayan Anzu melakukan nya .Lan Hua pun memanggil pelayan Anzu .
"Anzu jie kesini duduklah aku akan berbicara penting kepadamu"ucap Lan Hua .sedangkan pelayan Anzu yang masih bingung ia pun mendekat dan duduk si depan Lan Hua .
"Ada apa Hua'er apa terjadi sesuatu????"
"Tidak jie jie aku telah berbicara tentang menghapus marga Zhao dari nama ku menjadi lanhua,dan aku mengatakan itu didepan para kaisar dan tamu undangan dan aku juga berkata kalau aku akan meninggalkan istana ini dengan atau tanpa ijin nya ,jie seandainya aku benar meninggalkan istana ini apakah kau mau ikut dengan ku atau tetap tinggal disini???"
"Tentu aku akan ikut kemanapun kau pergi Hua'er ,"
"HM baiklah apa kau sudah menyiapkan semuanya tak usah membawa terlalu banyak hanya untuk beberapa hari saja "
__ADS_1
"Semua nya telah siap tinggal membawanya "
"Ya sudah sekarang kau pergi lah beristirahat karna besok sebelum matahari terbit kita sudah pergi dari dari istana ini dan ya aku tak akan meminta izin kepada Kaisar bodoh itu atau kesiapapun karna selama aku hidup disini thoh ga ada yang perduli padaku kenapa sekarang sekarang mereka peduli padaku menjijikan, selamat malam Anzu jie "
"Ya kau benar Hua'er apapun keputusan mu aku akan selalu mendukungmu,selamat malam jua Hua'er "
Sedangkan di paviliun matahari,kaisar Zhao sedang memikirkan kejadian dan ucapan putri Lan Hua.
"Hamba tidak tau yang mulia,hamba juga merasa yang mulia keterlaluan menurut hamba apa yang dikatakan oleh putri Lan Hua benar yang mengatakan kalau yang mulia....."ucapan Kasim Zhu menggantung
"Katakan lah Zhen tak akan marah "
__ADS_1
"Maaf yang mulia ....kalau yang mulia kaisar bodoh dan tuli "ucap Kasim Zhu dengan takut dan gugup,tapi Kasim Zhu masih melanjutkan ucapan nya.
"Yang mulia kaisar bodoh karna bisa bisanya kaisar menyalahkan bayi yang tak berdosa dan tidak bisa apa-apa membunuh yang mulia permaisuri dan kaisar juga tuli saat kaisar mendengar penindasan yang di lakukan penghuni istana ini kepada seorang putri kaisar bukan nya kaisar sebagai ayah harus melindungi putri Lan Hua tapi yang mulia kaisar sebalik nya mengabaikan penderitaan sang putri dan kaisar juga buta kaisar melihat sendiri siksaan para selir dan hinaan para anak selir tapi kaisar acuh dan membiarkan nya kaisar menutup mata tanpa mau melihat dan mendengar penderitaan yang mulia putri ,maaf yang mulia hamba rasa ucapan dan tindakan yang putri Lan Hua lakukan adalah bentuk dari rasa kekecewaan nya terhadap yang mulia "ucap Kasim Zhu panjang lebar.
Mendengar ucapan Kasim Zhu kaisar Zhao pun bersedih tanpa sadar dia meneteskan air matanya saat mengingat kejadian itu .
##flashback##
Saat putri Lan Hua berjalan dan tanpa sengaja menumpahkan air ke baju putri Min Ah dan saat itu juga selir Li memukul menampar putri Lan Hua didepan matanya kaisar padahal kaisar Zhao melihat kejadian itu dan pada saat putri lanhua memberi hormat padanya bukan nya menerima salam putri Lan Hua tapi kaisar malah membentak dan menyuruhnya pergi dan saat para pelayan menindas putri Lan Hua dengan cara menyuruh nyuruh nya kaisar malah hanya melihat dan memalingkan wajah nya padahal putri Lan Hua sedang sakit tapi diperlukan semena mena oleh pelayan "
###flash back of ####
__ADS_1
"Maafkan ayah kaisar yang bodoh ini putri ku Lan Hua , permaisuri ku maaf Zhen yang telah menyia nyiakan putri kita