transmigrasi gadis mafia

transmigrasi gadis mafia
perjalan menuju istana


__ADS_3

"Siapa dirimu dan dimana tuan ku hiks hiks"tangis pelayan Anzu tersedu-sedu


"Namaku adalah Lan Hua aku adalah jiwa yang berasal dari masa depan.dimasa depan aku adalah ketua mafia atau sindikat pembunuh bayaran tapi aku hanya membunuh yang patut dibunuh dan untuk putri Lan Hua dia telah meninggal karna pembunuh bayaran itu dan digantikan aku lan Hua reinkarnasi tuan mu di masa depan, jika kau tak percaya aku bisa memanggil putri Lan Hua karna dia belum sepenuh nya meninggalkan dunia ini"jelas Lan Hua


"Aku...aku..."


Melihat kondisi Anzu yang sedih dan kecewa lan Hua pun kasihan diapun memanggil Lan Hua asli


"Lan Hua sepertinya kau harus menemui pelayan setiamu dan menjelaskan sendiri"


Setelah mengucapkan itu roh putri Lan Hua pun menampakan diri disamping pelayan Anzu.


"Anzu jie"....


"Putri...benerkah ini putri tapi kenapa putri..".Anzu sesegukan


""Maafkan hamba yang tidak bisa menjaga putri hingga putri tiada hamba pantas dihukum putri"


"Tidak Anzu jie mungkin kematian ku memang diinginkan oleh seseorang dan tugasmu selanjutnya adalah membantu Lan Hua membalaskan sakit hati ku pada mereka dan membuat mereka menyesal,sayangi Lan Hua seperti kau menyayangiku setialah padanya seperti kau setia padaku, terima kasih Anzu jie waktuku sudah habis aku menyayangi mu"

__ADS_1


Setelah menjelaskan tubuh putri Lan Hua kembali memudar dan pelayan Anzu kembali menangis.


"Hua'er aku bersumpah akan selalu patuh dan setia kepadamu menyayangi dan menjadi teman kala sedih senang dan duka"sumpah pelayan Anzu .


Disaat bersamaan suara petir dan Guntur pun terdengar.Mendengar sumpah pelayan Anzu, Lan Hua terharu dan menghampiri Anzu serta memeluk tubuh nya yang masih sesegukan.Tanpa sadar mereka pun terlelap bersama sama.


Tak terasa sinar matahari pagi mengusik mata dua gadis yang masih tidur dan perlahan mata kedua nya terbuka.Mereka pun bangun dan bergantian membersihkan diri.Saat mereka masih menyantap sarapan nya mereka dikejutkan dengan suara teriakan seseorang dari luar gubuk.


"Hei putri sampah kekaisaran Zhao keluarlah kami tak punya banyak waktu untuk menunggumu"teriak pelayan yang berbadan gemuk dan menor .


Mendengar teriakan dan hinaan itu Lan Hua pun langsung keluar dan menebas kepala pelayan itu.Sontak kejadian itu membuat empat pelayan dan prajurit yang ditugaskan menjemput putri Lan Hua kaget dan ketakutan .Karna seumur hidup nya Lan Hua tidak pernah di bentak atau diteriaki kecuali oleh musuh nya.


belum sempat terjawab Lan Hua mengedarkan pandangan nya, dilihat nya kereta yang sudah usang lebih tepat nya seperti gerobak barang.Melihat itu Lan Hua langsung emosi dan menebas kepala kesembilan pelayan dan prajurit yg menjemput nya.Melihat kekejaman Lan Hua pelayan Anzu bergidik ngeri sambil memegangi leher nya.


"Anzu jie apa kau bisa menaiki kuda ???


"Bisa Hua'er"


"Ayo kita berangkat aku sudah tak sabar ingin melihat mereka yang telah merendahkan dan menghina putri ini".

__ADS_1


Setelah cukup lama menunggangi kuda masing masing Lan Hua pun sampai di pasar kekaisaran Zhao. Lan Hua memutuskan untuk singgah di kedai makan sampai mengisi perut nya. lan Hua dan Anzu di layani dengan ramah dan mereka memesan makanan yang enak dan memilih duduk di pojokan.Tak menunggu terlalu lama pesanan mereka datang,saat mereka sedang asik makan mereka mendengarkan beberapa obrolan pengunjung.


"Hei taukah kalian , aku dengar hari ini putri sampah itu akan kembali ke istana dan setelah seminggu kemudian dia akan dijodohkan dengan putra mahkota Liu dari kekaisaran Liu di jadikan selir"


"Hah benarkah darimana kau tau berita itu"


"Tentu saja itu benar aku tau dari sepupuku yang bekerja menjadi pelayan Selir Li .Dan selir Li sendiri yang meminta perjodohan itu dilaksakan"


Mendengar ucapan pengunjung kedai itu Lan Hua emosi tapi sebisa mungkin dia tahan. Setelah selesai makan Lan Hua pun mengajak Anzu untuk membayar dan meninggalkan kedai makan tersebut.


"Kau dengar itu jie mereka ingin menjodohkan ku dengan pangeran cabul dan mesum itu".Ya Lan Hua tau siapa pangeran mahkota Liu dari ingatan putri Lan Hua asli dia adalah pangeran yang mempunyai banyak selir diharem nya saja sudah memiliki 10 selir.


"Iya Hua'er jie jie mendengarnya tapi kau harus bisa menahan emosi mu belum saat nya kau bertindak .Bagaimana saat acara perjodohan itu di gelar kau memutarbalikkan kondisi"


"Maksud jie jie???"


"Buat putri selir Li yang menerima perjodohan dan pernikahan itu ,bagaimana apa kau setuju usul jie jie. Lumayan sambil membalas sakit hati kita"usul pelayan Anzu.


"Ide mu bagus juga."Lan Hua menyetujui ide briliant pelayan Anzu.

__ADS_1


__ADS_2