
seorang gadis sedang bercermin di depan meja rias
" Shouldn't I have died from a plane crash "
( bukankah seharusnya aku mati karena kecelakaan pesawat )
" then why am i here damn it "gumamnya
( lalu kenapa aku ada disini sialan )
" apa aku bertransmigrasi ke tubuh ini "
" Wow amazing "
" atau aku yang berhalusinasi atau ini memang lah kenyataan " ucapnya dengan takjub sekaligus heran
" baiklah aku memang gila "
" tapi aku tidak bisa menyangkal semua ini "
dan tiba-tiba ada sebuah ingatan seorang gadis yang begitu pemalu berteman dengan seorang gadis bar bar dan memiliki kekasih seorang anggota geng motor atau wakil ketua geng motor ' burning fire ' atau api yang menyala
bernama Dario Barkelien temannya itu bernama lengkap Arika Elvy Soraya anak dari keluarga kelas menengah
mereka berdua sangat dekat satu sama lain nya mereka ber dua bersekolah di SMA Alexandria internasional school dan para anggota burning fire juga bersekolah di sana
dan gadis pemalu itu adalah dirinya yang bernama Ivanka Amora levanos anak dari keluarga kalangan atas atau yang di sebut konglomerat
setelah memproses informasi yang ada di dalam kepalanya dirinya agak leoding
" tunggu tunggu "
" SMA Alexandria internasional school , Dario Barkelien , Arika Elvy Soraya , burning fire "
" tidak mungkin se kebetulan ini kan " gumamnya dengan ragu
dirinya tak pernah percaya dengan yang namanya kebetulan ataupun keberuntungan walaupun percaya dengan keberuntungan dirinya tak sepenuhnya percaya kebetulan itu ada
tok ....tok .....tok
saat sedang menimang nimang kejadian yang menimpa dirinya Suara pintu kamar nya diketuk oleh pelayan
" nona ada nona Arika yang sedang menunggu di bawah "
" suruh tunggu saja aku akan ganti baju " teriak nya karena agak jauh dari pintu kamarnya
dirinya langsung ke walk in closed
" gila selaranya gini amat "
" rata rata dress selutut ,rok mini , sama celana panjang "gumamnya dengan heran
gimana gak heran cobak kalau pake dress nanti kayak orang mau hang out , kalo pakek rok pendek ini udah agak malam jam sekitar pukul setengah delapan malem nanti agak dingin
__ADS_1
karena dari ingatan tubuh pemilik aslinya temannya itu suka naik motor gede dan agak kurang nyaman menurut nya
kalo pakek celana panjang itu ngak necis sama sekali karena rata rata nya jugak itu bukan celana jeans tapi celana rumahan
karena bingung memakai apa dirinya langsung saja mengambil baju rendom , karena palingan dirinya pakek mobil sendiri
baju yang saat ini dirinya pakai 👆👆👆
Ivanka saat ini Makai dress selutut berwarna biru muda lengkap dengan riasan dan aksesoris nya mulai dari anting-anting , liontin , jam tangan , dan cincin minimalis yang harganya fantastis
setelah berias dengan semuanya langsung capcuss melewati kamarnya dan jangan lupakan tas nya oke
kamar Ivanka 👆👆👆👆
sesampainya di ruang tamu mansion nya
" aka lama amat dah "
" Lo tau gak sih gue ampir lumutan nih gara gara Lo tau ngak "
" nungguin Lo , kayak nunggu ayang gue "ucapnya
"ngapa jadi ayang Lo " bingung Ivanka
" Weh pada Gilak tau ngak , gue aja masih SMA belum lulus lagi pada ngak tahu apa , pada ngak waras tu orang " ngegas nya
" gue jawab kan , ' kagak usah nanya kapan nikahnya, Lo pada kagak gue undang nanti pas udah nikah ' eh malah pada ketawa " ucapnya dengan masam
Ivanka hanya terkekeh kecil dan mulai bertanya
" Lo mau ngajak gue kemana sih elah "
" CK , nanti Lo juga tauk elah gak usah sewot Ama gua b aja kalik " ucapnya dengan tidak suka
tapi setelah melihatnya dengan seksama Arika langsung melotot melihat tampilan miliknya
" kayak ada yang beda Ama aka tapi apa ya "batin nya dalam hati
aka adalah sapaan akrab bagi Ivanka, orang yang dekat atau kerabat yang menurut nya akrab dengan Ivanka akan memanggil dengan sapaan aka
karena walaupun dekat dengan aka Arika langsung bingung bagaimanapun mereka ivanka sangat jarang sekali memakai riasan peryaca atau tidak
Ivanka selalu memakai pakaian rumahan dan terkesan simpel walaupun ada banyak sekali dress , dan gaun yang mewah tak ada yang pernah dipakainya
apalagi sepatu hak tinggi sangat jarang sekali memakai itu biasanya malah memakai sandal yang bulu bulu yang terkesan imut
itulah Ivanka tidak seperti anak para konglomerat atau apapun malah sebaliknya gaya berpakaian nya tidak begitu modis
dan lagi pemilik asli tubuh ini sangat lah pemalu dan itu menimbulkan rasa tidak percaya diri
__ADS_1
walaupun merasa aneh dengan penampilan sahabatnya dia tidak berani menyampaikan pendapatnya dirinya malah Langsung speechless
" ayo , katanya pergi "ucapnya sambil tersenyum
saat tiba-tiba langsung menarik tangannya dan menggenggamnya dengan lembut dengan sedikit berlari
" kenapa telapak tangannya terasa begitu lembut dan sangat halus " batin Arika dengan agak rasa iri
bagaimanapun seorang gadis remaja itu sangat lah labil apalagi Arika menjadi agak insecure
tiba-tiba saat sedang berlari kecil dengan Ivanka dirinya langsung berhenti sejenak dan melihat Ivanka dengan lebih seksam a
" kulitnya sangat bagus, wajahnya yang cantik dan lembut, sifanya juga begitu sopan santun siapa yang tidak menyukai nya ,dan yang paling penting tempramen yang begitu halus "
" keluarga nya juga adalah seorang miliarder ternama " batinnya dengan rasa iri dan tanpa sadar menghela nafas panjang
Ivanka yang melihat nya menghela nafas pun agak heran
" tidak mungkin ketahuan kan "
" dan juga kenapa melihatnya dengan begitu seksama " batin nya dengan bingung
sedari tadi dirinya sudah berekting dengan sempurna dari cara bicara dan tingkah laku pemilik tubuh ini bahkan ekspresi wajahnya pun dibuat senatural mungkin agar tidak merasa menjadi aneh
lama kelamaan situasinya agak canggung Ivanka langsung memutuskan untuk berbicara lebih dahulu
" hey why are you silent "tanyanya
( hei kenapa hanya diam )
" are you not feeling well " imbuhnya
( apa kau sedang tidak enak badan )
nada bicaranya terlihat begitu khawatir tapi dalam hati dirinya memaki orang di depannya
" hei bodoh bicaralah kau pikir aku sesenggang ini , waktuku itu begitu berharga " makinya dalam hati
" ah aku tak apa " santai saja entah sejak kapan dirinya malah menggunakan aku kamu
" oh baiklah nanti gue naik mobil sendiri "
" Lo nanti naik motor sendiri aja atau barengan sama gue aja " Ivanka bertanya bagaimanapun dirinya punya teman
walaupun tak pernah benar-benar menganggap nya
" hehehehe....gak usah lah "
" gue naik motor sendiri aja nanti ada GPS yang otomatis ada di mobil Lo tinggal ikutin gue aja oke " dengan cengengesan sambil memberitahu Ivanka
" oke sippp "
" ayo "
brummmmmm ....brummmmmmmm
__ADS_1