Transmigrasi Ivana Or Ivanka

Transmigrasi Ivana Or Ivanka
bab 4


__ADS_3

setelah lepas dari razia polisi Ivanka langsung pergi ke sekolah nya dan bisa di pastikan jika gerbang sekolahnya masih buka


karena itu cukup dekat dengan mansion keluarga levanos


setelah keluar dari mobilnya banyak yang sedang membicarakan dirinya dari yang terang terangan sampai yang bergosip


" siapa tau orang kaya gak pernah liat mobil nya " gosip si A


" ih ... kayak nya gak mungkin anak baru deh "


"em ...iya sih kalo anak baru pasti anak OSIS ngasih bocoran Ama anak anak yang lain "


" eh liat bayangan mobil nya deh kaya cewek tauk "


" iya iya mata Lo jereng banget ngap "


" ih gue taruhin kalo tu cewek orang cakep "


" dari mana Lo tau "


" ya nggak tau tapi filing aja tu orang pasti cakep "


saat pintu mobil terbuka dengan kaki kanannya terlebih dahulu dan dengan gaya slow motion dan sampai terlihat wajahnya yang memakai masker


" anjir tu cewek cantik bener dah "


" mana kulit nya kinclong bener lagi "


" body nya bagus banget sih "


" ya ampun dari kaki sampai rambut udah oke nih wajahnya dong "


" muke Gilak tu orang, manusia apa boneka Barbie dari kulit sampai rambutnya bagus banget bet "


" sabilah gue gebet "


" alah muka Lo aja ancur gitu mana mau sama lu "

__ADS_1


Melihat kehebohan di sekitarnya langsung membuat nya agak tidak nyaman dan dengan santai membuka masker miliknya


dan langsung pergi ke kelas miliknya yaitu IPA kelas 12 yang berarti sekelas dengan para anggota inti burning fire


menurut ingatan nya dirinya duduk bersebelahan ketua geng motor burning fire di tempat paling belakang dan dekat jendela


dan itu juga tempat paling ramai saat para guru menerangkan pelajaran walaupun mereka semua sangat berisik


tetapi para guru tidak berani menegur ataupun memarahi mereka hanya beberapa guru saja yang berani dengan mereka


saat itu dirinya langsung duduk begitu saja dan langsung tidur di meja nya


sampai burning fire datang para siswa langsung diam dan tidak berani menatap ataupun bicara terlalu keras


" Aka yuhu Lo dimana "ucap Arika dengan keras


" Rika udah gak usah keras keras ngomong nya nanti tenggorokan kamu sakit loh " ujar seorang pria dengan lembut siapa lagi kalau bukan Dario Barkelien pacar protagonis wanita atau wakil ketua burning fire dan bertugas untuk menyusun rencana dan berbarung memiliki sifat yang temperamental


" eh Rio ,Rika mesra mesranya di tunda dulu bisa kagak " ujar pria itu dengan jengah bernama Dafa Maheswari anggota inti burning fire memeliki kemampuan fisik yang cukup tangguh dalam bertarung memiliki sifat yang agak julit dengan teman-teman nya


" sudah diam "ucap nya singkat karena merasa terganggu saat membaca bukunya dengan serius pria itu bernama ' agnio seremoun ' yang paling dewasa di antara mereka semua


berbeda dengan ketua mereka yang hanya melihat dan tidak ada niatan untuk ikutan nimbrung obrolan mereka semua ketua burning fire bernama lengkap ' Rein Alexi dharmendra ' seorang pria yang dingin tetapi perhatian , begitu penyayang dan yang paling penting adalah begitu bertanggungjawab


dan langsung duduk begitu saja tapi melihat teman sebangkunya yang sedang tidur pun hanya menatapnya


Ivanka yang merasa ada seseorang menatapnya pun membuka matanya dan dengan sarkas


" jangan menatapku seperti itu , lihat lagi siap atau tidak matamu akan kucongkel " ucapnya dengan tidak senang


" heh dengan apa kau akan mencongkel mata ku " santainya


" cih kau pasti sangat pintar berenang " "ucap Ivanka


" memang kenapa "ucap nya dengan songong


" cih , pantas saja banyak gaya " ucapnya dengan menyindir

__ADS_1


kringggggggg


setelah guru masuk dan menjelaskan


" hari ini kita belajar tentang biologi tentang bla....bla ...bla...bla....bla.....dan


kringggggggg


" baiklah karena sekarang sudah waktunya istirahat, itu yang belum mengumpulkan tugas, Minggu depan harap sudah selesai "


saat berada di kantin sekolah sendiri ada sebuah tarikan kursi dari samping nya


" Aka kata David kalian nanti sore pergi ke restoran kesukaan mu "


" iya nanti Lo boleh ikut kok"ucapnya langsung pada intinya


setelah itu dirinya memesan kue maca dan coklat beserta puding,buah anggur dan minuman jus anggur


dirinya makan dengan elegan dan rapi sangat berbeda dengan Rika atau Arika yang makannya begitu berantakan dan sangat belepotan


setelah makan rika langsung menyandarkan bahunya di kursi agak berbeda dengan dirinya yang tetap tegak dan elegan


melihat perbedaan keduanya yang bisa di lihat dengan mata telanjang


" Rika Lo nggak mau ngajak kenalan nih sama kita kita " ucap arlo dengan penasaran


walaupun mereka satu kelas , diri nya agak heran dengan Rika walau sering membicarakan tentang Ivanka jarang baginya melihat mereka berdua bersama


" halo neng cantik panggil aja arlo , salken "ucapnya dengan ramah


" Dafa " saat sedang menggenggam tangan nya diriny sengaja tersenyum untuk menambah pesona rapi sayang sekali tidak mempan bagi Ivanka


" nio , kita pernah kerja kelompok di ruang OSIS di lusa lalu " pancing nio agar wanita di depannya ingat dirinya


" dan aja ini pacar gue namanya Dario ganteng ngak " tanya Rika


" lumayan " ucapnya dengan seadanya

__ADS_1


__ADS_2