
saat mendengar kata putus dari Ivanka itu membuat nya langsung bertanya-tanya dan memastikan bahwa telinga nya tidak bermasalah
" aka apa salah ku , kau memutuskan ku "
Melihat bahwa David tidak menunjukkan raut wajah yang tidak bersalah membuat nya geram
" tanya saja dengan dirimu sendiri " ucapnya dengan sarkas
" tapi hu hubungan kita kan baru ba baru dua bulan "ucapnya dengan gagap
" ngomong nya biasa aja kalik , gagu lo "
" dan cumak dua bulan aja di ributin , kalo mau nanya , nanya aja ama perasaan Lo itu "
" kalo suka ama Arika ya tembak aja kalik "
" Lo pikir gue apaan " sarkas nya
" jadiin pelampias , sorry ni ya , gue masih punya yang nama nya Harga diri keles " tambahnya dengan kesal
dalam hati David bertanya-tanya dengan keputusan Ivanka dan juga gaya bicaranya yang tidak seperti biasanya, yang jadi pertanyaan nya adalah bagaimana Ivanka tau semua nya bahkan dari perasaannya sampai minta putus darinya
dengan perlahan dirinya berbicara dengan nada yang lembut
" Aka kau pasti sedang mabuk jadi bicara dengan asal dan sembarangan jadi aku akan berpura-pura kejadian ini tidak terjadi, oke " ucapnya dengan penuh pengertian
jika bukan karena ingatan pemilik aslinya pasti sudah dia jadikan cadangan dan melihat bahwa David begitu percaya diri nya mengatakan bahwa dirinya mabuk itu mejadikan nya sangat jengkel
" terserah gue nggak peduli dan yang penting kita putus " setelah itu langsung meninggalkan David begitu saja
setelah keluar restoran Ivanka langsung berkeliling dengan kebut kebutan di jalanan dan pergi ke bar terdekat di sekitarnya
setelah sampai dirinya di sambut dengan suara dentuman musik yang sangat keras di ruang yang penuh dengan banyaknya orang berjoget ria juga bau alkohol dan asap rokok yang bertebaran dimana-mana
dengan cahaya yang remang-remang lampu disko yang berkedip-kedip dan musik yang asik membuat mereka dengan liar menari tanpa malu-malu dan bahkan ada yang melakukan tindakan yang tidak senonoh seperti berciuman , bercumbu , dan bahkan bercinta di sembarang tempat
setelah datang dia masuk ke dalam bar dengan menyala kerumunan yang asik menari dan bergoyang dengan riang dan mendatangi bartender dan membuat pesanan
" pesan cocktail long island ice tea "ucapnya dengan bartender di depannya
" baik nona , ada lagi " tanyanya
__ADS_1
" whisky satu botol saja " setelah itu langsung di tinggal pergi begitu saja , karena menurut nya di tinggal juga nggak papa karena nanti di antar oleh para pekerja bar
tanpa disadari bahwa dirinya dilihat oleh salah satu inti burning fire yang sedang mengambil pesanannya dan menghampiri nya untuk menyapa
" Hay Ivanka Lo ada di sini " ucapnya dengan kaget
" Hay juga , iya nih tadi baru dateng Arlo "ucapnya dengan santai
" aduh nggak nyangka banget bisa ketemu ama bidadari di sini " ucapnya dengan lebay sambil memegangi dadanya
Ivanka hanya tersenyum , siapa juga yang tidak suka di puji , walau tahu bahwa pria di depannya play boy tapi tidak ada yang bisa menolak pria manis di depannya
" baiklah kalau begitu play boy cap kaleng sedang apa kau disini " dengan meledek Ivanka pun menatapnya
" hanya bersenang-senang dan mencari hiburan saja sambil menikmati masa muda " ucap arlo dengan akrab
siapa saja tau apa arti dari bersenang-senang dan mencari hiburan , dalam hati Ivanka mengejek
"dasar remaja labil yang kurang dana tapi banyak maunya , banyak mimpi tapi kurang tidur nya , suka cari kebahagiaan lewat kegilaan tapi banyak stresnya , pendapat udah gak ada tapi masih beban orang tua , suka foya foya berkedok masa muda , dasar bikin orang pusing tujuh keliling " batinnya seakan-akan tidak pernah melakukannya dengan geleng geleng
" oh " dengan Ivanka hanya menjawab singkat karena tak mungkin juga kan mengucapkan apa yang ada di hatinya
" dari pada Lo sendiri mending ikut gue aja "
" oke " setelah itu mereka berdiri dan menginstruksikan bartender dengan kode bahwa ingin pindah tempat
setelah itu arlo membawa Ivanka pergi ke ruang privat VIP dan setelah membuka pintu terlihat lah inti burning fire yang sedang main kartu
" ah sial , jika gini kapan gue menang nya anjir "
" makanya nggak usah sok "
" udah tau bakal kalah , sok jagoan sih "
mereka bertengkar karena semua permainan kartu di menangkan oleh pria kalem itu atau agnio
dengan nada bercanda Ivanka berkata " hey boleh gabung "
mereka yang sedang bertengkar secara spontan melihat gadis yang biasanya paling pendiam sedang menyapa mereka
" boleh kalo Lo bisa ngalahin nio " ucap Dafa dengan nada menantang
__ADS_1
" kau menantang ku " ucap ivanka dengan ragu
" tentu aja , dan itu harus menang " imbuh Dafa
dalam hati Ivanka terkekeh karena terkejut biasanya tak ada yang pernah berani menantang nya karena dirinya dulu adalah seorang miliarder sekaligus gangster paling di takuti , bukan hanya itu saja sebenarnya
sekelompok gangster itu adalah miliknya , dan tidak ada yang tau karena dia adalah pengendali di balik layar saja , bos gangster itu juga sudah berkali-kali berganti karena banyaknya musuh yang ada
dan yang menjadi bos gangster itu sebagian adalah simpanan nya sangat lucu bukan , akan tetapi dirinya sangat jarang ikut mengikuti dan berpartipasi dalam misi dan biasanya hanya bermain-main di dalam kasino ataupun bar
dengan perlahan dirinya berucap " huh baiklah supaya adil aku yang akan mengocok kartu nya bagaimana " ucapnya dengan berpura-pura kesal
" oke " dan tanpa berpikir menyetujui nya
setelah duduk Ivanka mengambil uang cash miliknya dan berucap
" taruhan sekali main tiga juta, bagaimana "
mereka semua yang ada di sana tercengang, bagaimanapun juga walaupun mereka anak orang kaya jarang bagi mereka semua membawa uang tunai sebanyak itu dan yang mereka lihat adalah dua gepok uang berwarna merah dan seribu dolar dan bisa di total sebanyak sekitar 35 juta an dan belum lagi ada banyak sekali kartu ATM
" gila uang nya , ya Ar " bisik Dafa
" dan lagi sekali main tiga juta Weh "
" bukan main "imbuhnya dengan geleng geleng kepala
arlo yang di tanya pun hanya bisa tersenyum kikuk dia kira dengan mengajak Ivanka bisa tambah rame gitu dan juga bisa Deket tapi oh tapi malah di ajak taruhan ama Dafa
setelah pulih dari rasa tercengang nya mereka semua di buat kagum oleh cara mengocok kartu nya dengan cepat , sungguh itu sangat cepat mereka semua tidak berani berbohong dan
set. set . set. set . set .set ,set
kartu dengan cepat dibagikan dan dengan cepat pula memenangkan permainan kartu nya bahkan agnio atau nio yang paling jago dalam permainan kartu pun di buat agak kewalahan dan kebingungan di buat nya sampai uang miliknya habis tak tersisa
melihat uang miliknya habis tapi belum selesai permainan nya membuatnya berhutang dengan Ivanka sebanyak dua puluh juta dan sekalipun dirinya tak pernah menang dalam permainan kartu itu
" CK ,sial keberuntungan ku tidak ada dalam hari ini " ucapnya dengan tidak percaya
" bukan ke beruntung mu yang tidak ada tapi habis karena bermain dengan Dafa dan Dario bukan begitu " dengan mengejek , Ivanka langsung dengar sarkas menghina nio
bukannya sakit hati pria yang terkenal paling kalem itu malah tersenyum mendengar dan menarik nya ke dalam pangkuannya
__ADS_1
" hey.......