
setelah sepulang sekolah Arika dan Ivanka langsung bersiap siap untuk makan di restoran misyelin bintang tiga
setelah sekolah Arika mengikuti bak anak ayam mengikuti induknya sambil marah marah nggak jelas
setelah sepulang sekolah dan pergi ke tempat parkir secara tidak sengaja melihat Dario bersama seorang adkel nya
dan melihat dengan mata kepala sendiri Dario membonceng adkel nya itu setelah motor nya bukan hanya sekedar itu saja bahkan juga Memakai kan helm sungguh pemandangan yang sangat indah bukan
" cih ..... dasar brengsek.... hiks ....hiks...." makinya dengan keras sambil menangis sesenggukan
" awas aja kalo ketemu gue ajar lo " dengan marah dirinya membuang bantal dan guling di kamar tidur Ivanka
" udah bukankah hanya seorang pria, jika sudah tidak menyukai ya putuskan saja " nasehatnya dengan mengelus bahu sahabatnya itu
" dan kalo udah nggak suka, ya udah relain aja kalik , nggak usah kaya orang nggak jelas kayak gini deh , bikin sakit kepala aja " ucapnya dengan tidak senang
" gue emang suka ngak jelas ,tapi kalo suka ama Dario udah jelas "
" masak gue yang berjuang , gue juga nanti yang pada akhirnya jadi tamu undangan " ucapnya dengan kesal malah pada akhirnya nggak nyambung sama sekali
" alah gini nih kalo udah ke zona cinta , bodohnya melewati Dora , udah bilang ngak suka , tapi pada akhirnya nggak rela dia ama saingannya , drama sekali " cibir nya dalam hati
tidak ada rasa simpati atau apapun karena dirinya adalah yang terbiasa mencampakkan orang lain dengan kata kata manis nya
" dari pada galau, siap siap aja kalik bisa kannya mau makan di luar "
" mumpung David yang traktir nih , mau ngak " tawarnya
dalam novel apapun yang berhubungan dengan makanan dia pasti akan tergiur apalagi soal traktiran langsung capcuss buat dompet orang lain kita bangkrut
dan juga Arika di buat dalam novel dengan sifat nya yang rakus dan bar bar setelah mendengar makanan situasi apapun seperti mood yang cepat berubah
walaupun demikian itu malah membuatnya menjadi lebih menarik dari pada cewek feminim lainnya
dan di dalam novel para tokoh di dalam novel menggangap itu adalah imut padahal banyak orang yang tidak begitu menyukai sifat rakus dan hanya karena dirinya tokoh utama
dirinya begitu di anggap sepesial oleh semua orang dan Ivanka hanya dijadikan pelengkap agak sifat nya itu lebih terlihat ceria dan penuh semangat
hanya karena Ivanka memiliki sifat yang lebih dewasa , elegan , sopan dan agak pemalu membuat nya terlihat biasa saja membuat nya disebut membosankan dan malah membuat banyak orang lebih memilih Arika yang sifatnya tidak jelas
sesampainya di restoran mereka pergi ke ruang privat yang sudah di pesan oleh David
" mana sih David nya kok nggak dateng dateng " sedari tadi Arika menggerutu padahal baru beberapa menit mereka duduk
" sabar sedikit " ucapnya dengan singkat karena dirinya begitu jengkel karena sedari tadi Arika tak mau diam
padahal biasanya Arika lah yang sering telat dan itu dia anggap lumrah lumrah saja, tetapi jika orang lain pasti sudah di salahkan karena tidak bisa tepat waktu
__ADS_1
itulah yang tidak di sukai oleh Ivanka menurut nya Arika itu begitu egois dan tidak bisa menghargai orang dengan benar
belum lagi jika sudah melontarkan kata-kata yang kasar itu terlihat tidak begitu memiliki etika dan malah di anggap keren oleh orang disekitarnya
tiba-tiba saja pintu terbuka membuat mereka menoleh ke arah pintu masuk
" maaf para gadis, seperti nya aku terlambat "ucapnya dengan nada bersalah
"tak apa" ujar Ivanka
" David kau seharusnya datang lebih awal dari sebelumnya " ucap Arika dengan kesal
" baiklah baiklah aku bersalah sebagai permintaan maaf ku kalian berdua sa pesan apa saja aku yang akan bayar "ucapnya dengan pasrah
" baiklah karena kau yang menawarkan , aku tidak akan malu malu lagi " ucapnya dengan tersenyum manis
setelah itu Arika memesan banyak sekali makanan pedas dan asam manis dan Arika hanya memesan makanan yang dia sukai saja seperti hotspot level lima
bagi orang biasa itu pasti begitu pedas , dan yang lainnya
dan Ivanka memesan tenderloin steak , foie Gras atau makanan khas Perancis yang terbuat dari hati angsa dan satu botol the kir royal atau sejenis anggur putih khas Perancis
Melihat apa yang dipesan Ivanka , Arika pun bertanya kenapa menu makanannya seperti nya agak berbeda
" Aka itu apa yang kau pesan kenapa tidak ada di menu "tanya nya dengan heran
" bodoh , karena kita ada di restoran misyelin bintang tiga biasanya menyediakan masakan khas Perancis atau Italia dan kenapa tidak ada di buku menu "
para pelayan yang mendengar jawaban Ivanka tanpa sadar mengacungkan jempol padanya
dan memberikan tatapan yang merendahkan kepada Arika seolah mereka burucap ' cih wanita kampungan dari mana asalnya ini , hal Dasar di restoran barat saja tidak tahu ' dan melihat bahwa Arika makan dengan rakus pun langsung melayangkan tatapan jijik kepada Arika
setelah melihat Ivanka yang berpenampilan menarik dan cantik pun langsung dengan ramah berkata
" wah ...nona seperti nya sangat lah mengenal restoran barat "puji nya
" tidak banyak yang ku ketahui tapi biasanya aku pergi untuk melihat lihat cafe dan restoran terkenal "ucapnya dengan tersenyum
" wow anda juga terlihat begitu muda tapi memiliki sifat yang sopan dan elegan "
" pasti orang tua anda bangga dengan anda , dan boleh saya bertanya untuk menu anda " tanyanya dengan ramah
" emmmm .... tekstur nya menurut ku kurang sedikit lebih lembut....dan rasanya sangat sangatlah enak semoga bermanfaat untuk pertanyaan anda " ucapnya dengan sopan
setelah itu mereka makan dengan tenang sampai tiba-tiba Arika menerima telpon dari Dario
...my pacar nya Rika...
__ADS_1
halo
^^^halo Rika kau ada di mana ^^^
di restoran sama Ivanka
^^^oh benar kah bagaimana dengan^^^
^^^janjimu tadi ^^^
kapan ada janji
^^^haih panti lupa lagi itu Lo katanya pergi ke duvan di dekat taman kota^^^
oy iya maaf aku lupa bebentar kau ada dimana
^^^didekat taman lah aku kira kamu udah sampek^^^
oh iya ...iya . maaf tadi kelupaan
^^^yaudah bay see u^^^
oh ya see u
...tut tut tut...
" maaf ya gue tinggal " ucapnya dengan tidak enak
" santai saja , semoga lancar ya "ucap ivanka
" ya. ...ya..ya...tuh Sono Lo pergi , nanti di tungguin lagi " ujar David dengan meledek
" atau Lo pada ikut aja nggak papa kok " tawar Arika
saat David akan menjawab tiba-tiba kakinya secara sengaja di injak ivanka
" ngak usah kita juga ada hal yang harus kita lakuin " ucap ivanka
" iya kan honey " ucap ivanka dengan menatap David dengan senyum yang menawan
mereka berdua sama-sama kaget apalagi Arika
" oh gitu ya yaudah gue tinggal ya bayyyy " ucapnya dengan tidak enak
setelah Arika pergi senyum di bibir Ivanka langsung luntur di gantikan wajah datar
sebelum ngomong apa yang dirinya sampaikan Ivanka minum anggur putih miliknya
__ADS_1
" kita putus "
" ha ....ap...apa "ucap David dengan gagap