Transmigrasi Ke Tubuh Bangsawan Psikopat

Transmigrasi Ke Tubuh Bangsawan Psikopat
Belati darah iblis


__ADS_3

"Apa aku bisa mengalahkannya?" gumam Ars dengan keringat yang mencucur di keningnya.


Levelnya memang sudah meningkat, tapi belum tentu ia bisa melawan musuh yang jauh lebih kuat darinya, apalagi sepertinya raja Serigala sedang sangat marah.


"Tidak apa, aku hanya perlu menyerang bagian vitalnya." ucap Ars melihat jika raja Serigala memiliki banyak titik vital seperti jantung, leher, dan persendiannya.


Grooarrggh!


Rasa serigala mengaung dengan sangat keras bersamaan dengan petir yang berdatangan dan menyambar Ars.


Ars berhasil menghindari sambaran petir itu dengan langkah bayangan miliknya, namun itu tidak selesai disana karena raja Serigala langsung mengeluarkan serangan yang jauh lebih banyak.


Ars menghindari serangan itu dengan cukup kesusahan, "Aku tidak bisa terus menghindar, aku pasti akan terkena serangan jika durasi langkah bayangan telah habis."


Dengan demikian, Ars langsung berlari ke arah raja Serigala dan memberikan serangan berupa tebasan di persendian kakinya.


Crash!


Kaki depan raja Serigala terluka parah dan kemungkinan besar tidak akan bisa digunakan, belum cukup sampai disana Ars langsung berpindah ke kaki belakangnya lalu mencoba menebasnya.


Tapi, kedua belati miliknya langsung hancur tanpa memberikan luka yang serius.


Setelah melalui pertempuran yang cukup intens, jelas kekuatan belati miliknya akan jelas berkurang dan hancur.


Bersamaan dengan belatinya yang hancur, durasi langkah bayangan miliknya pun telah habis sehingga keberadaannya langsung diketahui.


Dengan cepat, raja Serigala langsung menendang tubuh Ars hingga terpental jauh.


"Uhuk, uhuk."


Ars memuntahkan darah segar ketika tubuhnya menghantam batang pohon besar, seluruh tubuhnya terasa sakit dan nyeri.


Sebelum sempat berpikir, sambaran petir kembali muncul dari atasnya. Ars yang menyadari itu langsung menghindar dengan berguling, alhasil sambaran petir menghanguskan pohon besar tersebut.


Dari pandangan matanya yang buram, Ars melihat ada sebuah goa di dekatnya, tanpa pikir panjang ia langsung memasuki tempat itu untuk berlindung dari sambaran yang akan datang.

__ADS_1


Ars menjatuhkan dirinya di dalam goa, ia melihat keluar dan tampaknya serangan raja Serigala tidak bisa memasuki goa.


"Sial, aku tidak punya kemampuan yang cukup untuk mengalahkan raja Serigala itu. Aku tidak menyangka akan bertemu dengan monster kuat sepertinya di levelku ini..." gumamg Ars kesal.


Kini Ars berpikir apa yang harusnya dia lakukan sekarang, apakah lari atau tetap menghadapi raja Serigala dengan nyawa sebagai taruhannya.


Tentu saja pilihan terbaik adalah melarikan diri dan menyiapkan diri untuk melawannya lagi di kemudian hari, tapi kebanggaan Ars sebagai seorang bangsawan menentang hal itu.


Ia merasa jika harga dirinya jauh lebih penting dari nyawanya, ia tidak sudi jika harus mengaku kalah di hadapan monster rendahan yang bahkan tidak bisa berpikir.


"Sial ... sejak kapan aku punya pemikiran seperti ini ... apa kepribadianku telah bercampur dengan pemilik tubuh ini?" gumam Ars kesal.


Sebisa mungkin dia ingin melarikan diri untuk bertahan hidup, tapi hatinya mengatakan untuk terus bertempur demi harga dirinya.


Ars tiba tiba menyadari sesuatu yang aneh dengan goa tempatnya tinggal, mana yang ada di dalam goa jauh lebih pekat daripada di luar goa.


"Pasti ada sesuatu di dalam goa ini." gumam Ars lalu memutuskan untuk masuk jauh lebih dalam.


Ia berjalan dengan tertatih-tatih, semakin jauh dirinya berjalan semakin pekat juga udara yang dia rasakan hingga ia tiba di ruangan berwarna merah.


banyak tulang belulang manusia yang tergeletak di tanah itu yang menjadikan tempat itu terasa sangat berbahaya untuk dimasuki.


Di atas altar itu terdapat sebuah belati hitam bercampur merah, itu adalah senjata yang terlihat sangat menyeramkan karena memiliki gagang dengan bentuk tengkorak.


"Analisa." gumam Ars sebelum layar System muncul di depannya.


[Belati darah iblis tingkat 1


Sebuah belati yang ditinggalkan oleh salah satu ksatria raja iblis 5000 tahun yang lalu, tidak ada yang tahu bagaimana senjata itu tersimpan hingga sekarang tapi yang pasti belum ada yang bisa menguasai senjata ini semenjak dilepaskan oleh pemiliknya dahulu.


Memiliki efek spesial yang dapat mengendalikan darah pengguna maupun musuh untuk menyerang maupun menyembuhkan diri sendiri.


Anda harus memiliki jiwa yang cukup kuat untuk menggunakan senjata ini atau anda akan dilahap oleh kekuatan iblisnya]


"Ini adalah senjata yang sangat hebat, dengan ini bahkan monster di atas raja Serigala akan dengan mudah aku kalahkan."

__ADS_1


Sudah banyak orang yang gagal untuk menggunakan senjata itu yang berakhir dirinya mati dan menjadi tulang belulang.


Ars tidak tahu jika dirinya bisa selamat tapi ia yakin bisa menggunakan senjata itu karena sejak memasuki goat, ia mendengar bisikan bisikan kecil di kepalanya.


Bisikan itu menyuruhnya untuk mengambil senjata itu dan menggunakannya sebagai senjata andalannya.


Setelah menyiapkan diri, Ars langsung memegang senjata itu dan mencoba untuk menariknya keluar dari altar.


Kolam darah yang mengelilingi Altar bergetar sambil bersinar terang bersamaan dengan rasa sakit yang mulai merambat ke seluruh tubuh kecil Ars.


Ars berteriak sekuat tenaga ketika seluruh darah di tubuhnya bergejolak dengan kencang seolah merespon belati yang ia pegang.


Kolam darah yang bersinar terang itu tiba tiba terangkat dan menyelimuti tubuh Ars hingga penuh dengan darah, tak butuh waktu lama bagi darah yang menempel di tubuh Ars untuk terserap masuk melalui pori porinya.


"Akh!"


Ars mengerang bersamaan dengan itu tubuhnya jatuh tersungkur di tempat yang kini sudah kehilangan cahaya merahnya.


Ketika Ars membuka matanya, kini matanya telah berubah drastis yang tadinya berwarna hitam pekat sekarang menjadi berwarna merah darah.


Ars melihat ke arah lengannya, dan benar saja, ia berhasil mencabut belati darah iblis dari altar dan kini sedang dipegangnya.


[Tubuh anda telah menyerap darah iblis, anda dan kini anda menjadi half demon, anda kini akan hidup sebagai setengah iblis untuk selamanya.]


Ars bangkit dan duduk sambil bersandar di altar.


"Setengah iblis ya ... kedengarannya tidak terlalu buruk karena iblis sejatinya bisa hidup hingga ratusan tahun lamanya. Mereka tidak terserang penyakit dan regenerasinya juga sangat cepat." ucap Ars yang tubuhnya mulai sembuh dari luka sebelumnya.


"Hanya masalahnya jika orang orang tahu aku adalah iblis, mungkin aku akan dieksekusi oleh katedral suci..."


Seperti yang diketahui oleh banyak orang, ras manusia dan iblis memiliki sejarah yang cukup panjang dimana mereka terus berperang untuk merebutkan kekuasaan.


Ras iblis iri dengan manusia yang punya tempat tinggal berupa benua yang bagus dimana ada air jernih dan hutan yang hijau, sementara benua iblis dikenal dengan tempat yang kacau.


Tidak ada musim, tanah yang gersang, air yang keruh dan terkadang bercampur dengan darah, hingga lingkungan yang keras dimana seseorang bisa mati dengan seketika.

__ADS_1


Tujuan mereka sangat jelas, yaitu untuk merebut tempat tinggal manusia.


Jika ditanya Ars ingin membela pihak siapa, tentu saja dia akan membela dirinya sendiri...


__ADS_2