TRAUMA SABRINA

TRAUMA SABRINA
BAB 2 KENYATAAN YANG MENYAKITKAN


__ADS_3

Sabrina termenung di kamarnya ia mulai memikirkan memikirkan tentang permintaan Bagas beberapa bulan yang lalu bahwa Bagas memintanya agar ia mau menerima cinta Bagas,


Sabrina mulai berpikir bahwa ia akan memulai membuka pintu hatinya untuk Bagas apalagi kelihatannya baik dan setia buktinya sampai saat ini Bagas masih setia menunggu cintanya ,


Ia berharap Bagas akan bisa menjadi sandaran hidupnya selama lamanya


Dia kemudian bangkit dari duduknya dan berjalan membuka pintu kamarnya ,


Sedianya dia akan menemui karisma untuk meminta pendapat Saraswati bagaimana seandainya dia menerima cinta Bagas


Ia kemudian berjalan menuju kamar kamar Saraswati,


Beberapa kali dia mengetuk pintu Tapi tidak ada jawaban ,


Karena tidak ada jawaban Sabrina lalu membuka pintu kamar Saras namun saras tidak ada dikamarnya ,


Karena tidak mendapatkan Saraswati dikamarnya Sabrina hendak berbalik keluar meninggalkan kamar Saraswati namun tiba-tiba matanya melihat sebuah benda kecil panjang ia penasaran dengan benda itu lalu diambilnya benda tersebut ia sedikit terkejut melihat benda itu , yang ternyata adalah tespect bergaris merah dua


itu artinya ..... Apakah Saras hamil ? tanyanya dalam hati ,


Tapi ia tidak yakin dengan dugaannya ,


Ia membawa tespect itu keluar dari kamar Saraswati ia mencari Saraswati tapi Saraswati tidak ia temukan namun ketika dia lewat depan kamar mandi ia mendengar orang muntah muntah ,


" Siapa didalam " ? Tanyanya tapi tidak ada jawaban


Ia kemudian mengetuk pintu kamar mandi berkali kali "!


Setelah beberapa diketuk beberapa kali akhirnya pintu terbuka dan Saraswati keluar sambil mengelap bibir dan wajahnya yang sedikit pucat ,


" Ras.... Kamu sakit "? Tanya Sabrina cemas


" Nggak.... aku nggak apa apa"! Jawab Saraswati gugup


" Ini punya siapa... punya kamu "? Kata Karina sambil menunjukkan tespect yang dibawanya dari kamar Saras ,


Saraswati terkejut melihat tespect yang dipegang oleh kakaknya


Wajah saras makin pucat pasi ,


" Jawab ras ini punya kamu kan "? Tanya Sabrina dengan sedikit keras


" Iiiiya mbak itu punyaku " ! Jawab Saras sedikit gemetaran ,


" Kamu hamil dengan siapa Ras "?


Saraswati tak menjawab pertanyaan kakaknya tapi hanya menangis histeris ,

__ADS_1


Bapak , ibu dan mbak Yati yang mendengar jeritan Saraswati kemudian mendekati mereka ,


" Ada apa ini "? Tanya pak Bowo ayah Sabrina


" Maafkan Saras pak Saras salah "! Jawab Saras sambil menangis dan memeluk kaki ayahnya


" Ada apa kenapa harus minta maaf , apa yang sebenarnya terjadi "? Tanya pak


Bowo dengan bingung ,


Karina tak berkata apa apa hanya menunjukkan tespect ditangannya


Bu Bowo meraih tespect ditangan Karina ,


Dahi Bu Bowo berkerut karena tahu apa artinya tespect bergaris dua itu artinya positif ,


" Ini punyamu Rin "? Tanya Bu Bowo pada Sabrina , Sabrina hanya menggeleng kan kepalanya


" Ini punyamu Ras "? Bu Bowo ngalihkan pernyataan itu pada Saras yang masih terisak


" Jawab Ras ini kamu yang punya "?


" Iya Bu "! Jawab Saras gugup


Tangisnya semakin keras


Karisma tidak segera menjawab hanya tangisnya semakin keras ,


" Jawab Ras "? Tanya pak Bowo dengan sedikit membentak


" Mas Bagas "! Jawab karisma dengan gemetaran


" Apa Ras kamu hamil dengan Bagas, kamu nggak bohong kan Ras"? Tanya Sabrina dengan expresi yang sulit diartikan


" Tidak mbak...aku tidak bohong "?


Sabrina hanya diam membisu Tapi hatinya sangat terpukul dan terluka ,


Dia tidak menyangka bahwa Bagas akan tega melukainya apalagi tega mengkhianatinya dengan saras adiknya sendiri ,


Sungguh dia rasakan Bagas laki laki bejat yang melebihi pacar pacarnya yang dulu


Ia tidak mengira Bagas tega melakukan itu


Padanya ,


Semula ia menyangka bahwa Bagas laki laki baik yang akan bisa mengobati luka dihatinya dan bisa menjadi sandaran hidupnya untuk selama lamanya ,

__ADS_1


Tapi ia salah Bagas ternyata Bagas tidak lebih dari bajingan tengik yang tidak punya otak


Kepalanya tiba tiba pusing memikirkan apa yang terjadi ,


Pandangannya tiba tiba gelap dan dia tidak ingat apa-apa lagi


pak dan Bu Bowo yang sebenarnya tahu kenapa Sabrina sampai pingsan


karena mereka tahu bagaimana hubungan Bagas dengan Sabrina


Mereka bisa merasakan betapa terluka nya putri sulungnya itu


mereka kemudian mengangkat Sabrina kekamarnya dan membaringkan di tempat tidur ditunggui oleh mbak Yati dan Bu Bowo yang berusaha menyadarkan Sabrina


" Sabrina sadar nak "! kata Bu Bowo sambil menangis


Mbak Yati mengoleskan minyak wangi yang cukup menyengat baunya ke hidung Sabrina agar Sabrina cepat sadar


tak lama kemudian Sabrina sadar dari pingsannya


Sabrina melihat kanan kirinya


kesadaran mulai pulih


Dia ingat tadi mencari Saraswati dikamarnya tapi tidak ada dan ternyata Saras muntah muntah di kamar mandi hatinya benar-benar tersayat menerima kenyataan bahwa adiknya kesayangannya tega melukai hatinya


" Sabrina kamu sudah sadar nak "? tanya ibunya dengan air mata yang mulai mengalir di pipi tuanya yang sudah tampak keriput tapi garis garis kecantikannya masih terlihat


"Saya kenapa Bu " ? Sabrina bertanya dengan suara yang serak karena menahan tangisnya yang menyesakkan di dadanya


Melihat kondisi Sabrina mbak Yati mengangsurkan segelas air putih


" minum dulu mbak Sabrina biar mbak Sabrina tenang "! kata mbak Yati sambil membantu Sabrina minum


" ibu senang kamu sudah sadar Rin "! kata Bu Bowo ibunya yang tampak cemas dengan keadaan Sabrina


"Saya tidak apa-apa kok Bu saya cuma capek saja "! balas sabrina menenangkan hati ibunya


" sudah lah Rin kamu istirahat saja. Biar badan kamu seger dan pulih kembali , ibu dan mbak Yati akan keluar saja biar kamu bisa istirahat dengan tenang "!


" iya mbak sebaiknya mbak Sabrina istirahat biar cepat pulih "! sambung mbak Yati pula


" iya ayo Yat kita keluar bisa istirahat "! ajak Bu Bowo pada mbak Yati


Mbak Yati pun mengikuti Bu Bowo keluar kamar Sabrina


******************************

__ADS_1


__ADS_2