TRAUMA SABRINA

TRAUMA SABRINA
BAB 4 KEPUTUSAN YANG TEPAT


__ADS_3

Keputusan Sabrina sudah bulat meninggalkan rumahnya pergi ke kota lagi meski tidak lagi ketempat ia dulu karena itu sama halnya dengan membuka luka lamanya bersama Erick


Ia akan ketempat Santi teman kuliahnya dulu yang sekarang sudah menikah dan tinggal bersama suaminya dikota


Semalam ia sudah menghubungi Santi bahwa untuk sementara waktu ia akan tinggal dirumah Santi dulu sebelum mendapatkan pekerjaan dan Santi pun tak keberatan


Karina memasukkan semua l pakaiannya kedalam koper tanpa ada yang tersisa ,


Sepertinya dia memang tidak ingin lagi menginjakkan kakinya dirumah ini


Ketika dia sedang sibuk memasukan baju bajunya Saras tiba tiba masuk kedalam kamarnya


" Mbak.... apa mbak saras benar benar akan pergi "? Tanya Saras sendu


" Yaaa "! Hanya itu jawaban yang keluar dari mulut Sabrina


" Maafkan aku mbak aku salah aku sudah melukai hati mbak Sabrina"!


Sabrina hanya diam mendengar kata kata saras dengan deraian air mata


Sabrina tidak menanggapi kata kata adiknya


Sabrina malah berjalan keluar sambil membawa kopernya


" Mbak Sabrinaaaa sekali lagi maafkan aku "! Kata Saras lagi kali ini sambil memeluk kaki Sabrina

__ADS_1


Sabrina tetap diam tak menjawab ia kibaskan kaki adiknya sampai terjengkang


Saras tahu bahwa kakaknya itu sangat terluka dengan kejadian ini


Saras sangat menyesal kenapa itu harus terjadi Sabrina buru buru keluar dari kamar setelah kakinya terlepas dari pegangan adiknya


Diluar kamar ia berpapasan dengan ayah dan ibunya yang sedang duduk diruang tengah melihat ayah dan ibunya Karina berhenti dan berkata bapak ibu saya pamit do,akan sabrina selamat tidak apa-apa "!


" Sabrina... kamu jadi pergi nak "? Tanya ibunya dengan air mata yang mulai menitik dipipinya


" Iya Bu do,akan sabrina ya "! Jawab Sabrina sambil mengusap air matanya ,


Sebenarnya dia tidak tega melihat ibunya bersedih tetapi tidak mungkin dia di rumah ini dia tidak akan pernah sanggup melihat kalau karisma menikah dengan Bagas nanti


kan kebahagiaan yang kamu bapak tidak akan menghalanginya do,a bapak selalu bersamamu "! Kata pak Bowo lirih


Pak Bowo tahu betul seberapa luka putri sulungnya itu


" Terimakasih atas do,a bapak dan ibu hanya do,a itulah yang saya harap " ! Balas Sabrina sambil mencium tangan ayah dan ibunya


Dipeluknya kedua orang tuanya erat untuk yang terakhir kalinya


Setelah puas memeluk ayah dan ibunya ia pun melepaskan pelukannya dan berjalan keluar diluar dia bertemu mbak Yati dan kang Karjo yang sedang membersihkan halaman


" Mbak Yati kang Karjo aku pamit ya titip bapak dan ibu ya jaga mereka " ! Pamitnya pada mbak Yati dan kang Karjo suami mbak Yati

__ADS_1


" Iya mbak kang titip bapak dan ibu ya jaga mereka "!


" Mbak Sabrina tetap jadi pergi " ! Tanya kang Karjo


" Iya kang Karjo mbak Yati jaga bapak dan ibu ya kang mbak aku titip mereka " !


" Iya kita akan berusaha menjaga bapak dan ibu sebisanya


" Oiya Mbak Sabrina naik apa keterminal "?


Nggak tahu ini kang "!


” Apa biar saya antar aja ya meski cuma pakai motor seperti ini "! Tawar kang Karjo sambil menunjuk motor Supra x nya yang sudah usang ,


" Oiya boleh juga tuh kang "! sahut Sabrina


Sabrina memeluk mbak Yati sebelum akhirnya naik motor dan diantar keterminal oleh Karjo ,


Mbak Yati menarik nafas panjang


Ia tahu betapa dalam luka hati yang di rasakan momongannya itu ,


Ia cuma bisa mendo,akan mudah mudahan momongan itu menemukan kebahagiaan yang dicarinya


********

__ADS_1


__ADS_2