
Seluruh prajurit dan orang-orang penting dari Kekaisaran Agung Zhou menatap dengan khawatir ke arah dimana Kaisar Zhou beserta dua orang yang bersama dengannya pergi. Mereka dipenuhi kekhwatiran dengan kemungkinan pertarungan yang ada disana, tapi karena mereka sadar akan kelemahan mereka, tidak ada satupun dari mereka yang berani bergerak.
Zhou Yuan yang mengawasi dari menara tembok sedikit gemetaran, perasaan khawatir dan takut menyelimuti seluruh hatinya. Dia diam-diam benci pada dirinya sendiri, terutama saat menyadari kelemahan yang dimilikinya.
Apa gunanya menjadi Naga Suci, jika tidak memiliki kekuatan untuk membantu?
Bagaimana bisa seseorang yang disebut sebagai Naga Suci yang membawa berkah pada Kekaisaran Agung Zhou, ternyata hanya berdiri melihat hasil yang akan terjadi.
Zhou Yuan mencemooh dirinya sendiri dengan ekspresi gelap, dia kesal dan marah pada dirinya sendiri.
Tapi disaat itulah tangan yang lembut menggenggamnya. Dia berbalik melihat Meng Qing dengan mata hijaunya menatap dengan lembut.
“Tenangkan dirimu sudah lebih dari cukup kamu sadar akan kekuatanmu sendiri, dan cobalah untuk berdoa agar ayah dan temanmu itu berhasil memenangkan pertarungan terakhir,” ucap Meng Qing lembut, dan mempererat pegangannya untuk menenangkan pikiran pemuda disampingnya.
Dari kata-kata tersebut, Zhou Yuan perlahan menjadi lebih baik dan segera memasang senyum lembut. “Terimakasih banyak, aku benar-benar merasa sedikit lebih baik sekarang.”
Meng Qing mengangguk lembut sebagai tanggapan. Dia tau bahwa beban yang akan dipikul oleh Zhou Yuan, terutama setelah perang dengan kelompok pemberontak kali ini.
“Lihat! itu Kaisar! Kaisar telah kembali!” seorang prajurit berseru dengan air mata berlinang membasahi pipinya.
Tepat di arah yang ditunjuk, sosok gagah dengan bekas luka yang tak terhitung jumlahnya berjalan sembari memegang jasad seseorang dengan bangga. Sementara dua orang disamping kiri dan kanannya terlihat lelah, tetapi mereka berdua tetap berdiri tegak seolah-olah menyatakan bahwa mereka telah menang.
Ketiga sosok itu tidak lain adalah, Kaisar Zhou, Duan Lan, dan Lin Xuanyuan.
“M-Mereka ... mereka benar-benar berhasil!” Zhou Yuan menjadi bersemangat saat menyaksikan hal tersebut.
__ADS_1
“Huraaa!! hidup Kaisar!”
“Hidup Kaisar!”
Setelah teriakan bersemangat Zhou Yuan, semua prajurit dan penduduk yang ada disekitar segera bersorak gembira atas kemenangan mereka, bahkan mereka tidak bisa menahan perasaan haru saat melihat sosok Kaisar Zhou yang gagah menyeret jasad Qi Yuan sang pengkhianat.
Kegembiraan segera menyebar keseluruhan wilayah ibukota Kekaisaran Agung Zhou secara berurutan, mereka bersorak untuk kemenangan Kaisar Zhou atas perlawanan terhadap pemberontak, bahkan itu sampai terasa sampai kedalam istana.
“Nona! Kaisar Zhou berhasil, suami anda benar-benar telah berhasil!” seorang pelayan wanita datang ke kamar Xi Jing.
Xi Jing mengangguk dengan penuh haru saat mendengar sorakan yang menggema di seluruh ibukota. “Aku tau itu, mereka pasti akan berhasil, juga ini adalah salah satu Berkah Naga Suci yang kembali. Tolong bantuan aku, aku harus segera menyambut mereka.”
....
Sementara disisi lain, Lin Xuanyuan sedikit bergeridik aneh melihat sorak dari para prajurit dan penduduk.
Duan Lan tersenyum dengan ucapan tersebut, dan sedikit tertawa kecil. “Kamu tidak bisa melakukan apapun, karena ini juga adalah sebuah formalitas yang harus dilakukan setelah berhasil mendapatkan kemenangan, mungkin saja para penduduk Kekaisaran Agung Zhou akan menulis sosokmu dalam sejarah, sebagai pahlawan kesiangan yang membantu Kekaisaran Agung Zhou mengatasi kelompok pemberontak.”
Alis Lin Xuanyuan berkedut mendengar kata-kata tersebut, dia merasa ingin memukuli wajah Duan Lan sekarang. Tapi, dia mengerti bahwa formalitas ini harus dilakukan olehnya, bahkan jika dia merasa tidak nyaman dengan perlakuan seperti ini, dia tidak ingin membuat para prajurit dan penduduk ibukota menjadi berprasangka buruk padanya.
Saat itu juga mereka telah tiba didepan gerbang masuk ibukota dengan sekelompok prajurit yang menyambut mereka dengan bangga. Tapi, Lin Xuanyuan secara tiba-tiba merasa sesuatu yang aneh terjadi padanya.
“Ugh ... sepertinya aku tidak bisa menahannya lebih lama lagi.” Lin Xuanyuan merasa seperti seseorang yang kebelet buang air, dia menatap kearah Kaisar Zhou dengan ekspresi penuh penyesalan. “Kaisar Zhou! maafkan aku karena harus pergi, tetapi aku tidak bisa meninggalkan kesempatan ini!”
Wushh!
__ADS_1
Lin Xuanyuan dengan cepat pergi setelah mengucapkan selamat tinggal untuk sementara waktu, dan meninggalkan tatapan kebingungan dari para prajurit, penduduk ibukota, bahwa Zhou Yuan menjadi bingung.
“Haha! kalian tidak perlu mengkhawatirkan dia, karena dia akan segera memasuki Fase Transcendent, jadi wajar saja dia tidak ingin meninggalkan kesempatan tersebut,” ucap Duan Lan sambil tertawa untuk memecahkan keheningan.
“F-Fase Transcendent?!” mereka semua yang mengetsh apa artinya hal tersebut terkejut, bahwa Kaisar Zhou hanya tersenyum pahit saat dia mengangguk untuk membenarkan pernyataan Duan Lan.
Walaupun sebagian orang tidak mengetahuinya, mereka tau bahwa itu adalah sesuatu yang sangat luar biasa, bahkan sampai membuat Kaisar Zhou mereka tidak berdaya.
Fase Transcendent adalah sebuah fenomena langka yang sangat spesial dikalangan Seniman Beladiri. Ini adalah sebuah titik dimana seorang Seniman Beladiri akan mendapatkan semacam pencerahan luar biasa dalam sebuah kejadian tertentu, dan biasanya akan muncul dalam sebuah pertarungan sengit yang mengancam nyawa.
Lin Xuanyuan saat itu adalah seorang Seniman Beladiri Ranah Qi Transformation tingkat lima, tetapi dia berhasil mengalahkan seseorang yang telah bertransformasi menjadi Half-Demon, serta menghadapi banyak musuh yang jauh diatas langit, dan membawa banyak kunci kemenangan pada prajurit diberbagai titik wilayah.
Maka wajar jika seseorang sepertinya mendapatkan pencerahan yang tak terduga, sehingga Duan Lan dan Kaisar Zhou tau bahwa tidak peduli bagaimana pun kondisinya, kesempatan semacam itu tidak boleh ditinggalkan sama sekali.
“Baiklah karena semuanya sudah diurus dengan baik, ayo kembali dan sebarkan kemenangan kita keseluruhan wilayah Kekaisaran Agung Zhou, bahwa ibukota berhasil bertahan dan menang melawan kelompok pemberontak yang dipimpin oleh Qi Yuan!” ucap Kaisar Zhou dengan suara lantang menyuarakan api aspirasi dan kemenangannya.
“Woahhhh! hidup Kaisar!”
Sekali lagi sorakan dari para prajurit dan penduduk bergema sambil menyambut kedatangan Kaisar Zhou kembali.
Disisi lain Zhou Yuan yang mendengar bahwa Lin Xuanyuan akan memasuki Fase Transcendent hanya bisa tercengang, dia benar-benar hampir tidak mempercayainya jika Duan Lan dan ayahnya tidak mengiyakan informasi tersebut, maka dia takut bahwa Lin Xuanyuan mengalami cedera.
“Dia benar-benar monster sejati, andaikan saja aku segila dia dalam berlatih, maka mungkin saja aku bisa berada ditempat yang sama dengan ayah saat menghadapi Qi Yuan,” ucap Zhou Yuan dengan senyum mengejek diwajahnya.
Meng Qing hanya terkekeh mendengar pernyataan penuh ejekan dan perasaan kagum. “Kalau begitu, kamu mungkin tidak akan bisa bertahan selama satu hari setelah mengetahui porsi latihannya.”
__ADS_1
“Itu benar, terkadang aku sering terbangun saat Saudara Lin berlatih, dan secara tiba-tiba berteriak seperti orang yang menderita kesakitan menakutkan. Mungkin itu adalah metode latihan yang kejam, jadi wajar saja dia mendapatkan kekuatan yang besar.” Zhou Yuan tanpa ragu mengangguk setuju dengan perkataan Meng Qing.