True Dragon Martial Way (Proses Remake)

True Dragon Martial Way (Proses Remake)
Chapter 73: Bantuan untuk memulihkan ingatan


__ADS_3

Lin Xuanyuan menghela nafas panjang sekali lagi ketika menatap kearah Yue yang berada dalam kondisi tak sadarkan diri, dan sesekali tatapan matanya dipenuhi oleh perasaan iba dan penuh simpati.


Sebagai mantan Tuan Muda Klan Jiang yang tidak berguna, dia hidup dalam lingkungan yang tidak menyenangkan, dan secara alami membuat dia menderita secara fisik dan mental.


Tapi, Lin Xuanyuan berhasil mengatasi masalah lalu itu ketika dia berusia sekitar lima belas atau enam belas tahun dulu, dan sekarang dia memutuskan untuk merangkak naik demi melakukan pembalasan yang setimpal.


Maka dari itulah, Lin Xuanyuan merasa bersimpati pada Yue yang bahkan sampai mengalami amnesia karena trauma tersebut, dan dia sedikit yakin bahwa pengalaman yang dialami oleh Yue setidaknya jauh lebih buruk darinya.


“Huff ... dia benar-benar seorang wanita yang tak berdaya, dari sifat emosional dan tubuhnya, aku pikir-pikir Yue mungkin sudah berusia sekitar sembilan belas tahun atau mungkin dua puluh tahun.” Lin Xuanyuan sedikit bercanda ketika dia melihat wanita yang berbaring disampingnya.


Dikarenakan merasa tidak nyaman, Lin Xuanyuan menggunakan metode aliran angin yang membawa air untuk membersihkan tubuh Yue, dan itu sekaligus mencuci pakaiannya tanpa harus membukanya.


Itu benar-benar momen yang paling memalukan, Lin Xuanyuan masih sangat malu walaupun dia tidak harus membuka pakaian Yue, tapi dia secara tidak langsung menyentuh tubuhnya pada beberapa titik, apalagi dia juga harus menggunakan kekuatan Spiritual untuk membersihkan sudut tubuhnya.


“Memalukan ... ini benar-benar sebuah kejadian yang memalukan.” Lin Xuanyuan menutupi wajahnya yang terasa sedikit panas.


Dia tidak mengerti mengapa dirinya bisa menjadi seperti ini, terlebih lagi dalam menghadapi wanita sepanjang hidupnya pun dia tidak pernah seperti ini, terlebih lagi dia memiliki sifat acuh terhadap orang yang tidak dikenal.


“Tunggu sebentar ... kalau dipikir-pikir lagi, dia memiliki aura dan warna mata yang sama dengan Gu Yue yang pernah aku temui dulu, apakah Yue yang ini adalah perpanjangan dirinya atau saudara kandungnya?” Lin secara tiba-tiba mendapat sesuatu ketika dia menatap kearah Yue.


Namun dia segera mengelengkan kepalanya dengan cepat, karena dia ingat dengan jelas bahwa Gu Yue memiliki rambut perak panjang dengan mata ungu yang agak redup. Sementara Yue berbeda, selain rambutnya yang berwarna hitam lembut, matanya memiliki warna ungu cerah serta lebih memperlihatkan emosi yang beragam.


‘Ngomong-ngomong tentang Gu Yue, bagaimana dengannya sekarang ini?’ Lin Xuanyuan merasa sedikit penasaran dengan wanita berambut perak tersebut.


“Emm ....” Tidak lama ketika Lin Xuanyuan melamun, Yue secara tiba-tiba mengerang malas dengan ekspresi linglung ketika dia berusaha untuk membuka kelopak matanya.

__ADS_1


Perlahan dengan menarik kekuatan immaterial, Yue berhasil membuka kelopak matanya dan melihat gambaran api unggun ditengah-tengah hutan yang cukup lebat.


“Kau sudah sadar rupanya,” ucap Lin Xuanyuan dengan suara yang entah mengapa sangat lembut.


Yue terkejut mendengar kata-kata tersebut, dia berbalik kesamping tepat dimana suara itu berasal dan menemukan sosok Lin Xuanyuan yang menatapnya dengan lembut, dan beberapa saat kemudian dia segera menjerit.


“Kyaaa!!”


Pikirannya sedikit melambat selama beberapa detik ketika dia secara tiba-tiba memerah sembari memeriksa tubuhnya beberapa kali, dan menemukan bahwa tubuhnya tidak mengalami perubahan apapun.


“Tenangkan dirimu terlebih dahulu, aku tidak melakukan apapun padamu hanya sedikit memberikan pembersihan, lagi pula tidak nyaman untuk wanita sepertimu tertidur lelap dengan kondisi tubuh kotor,” ucap Lin Xuanyuan dengan acuh tak acuh.


Walaupun sebenarnya Lin Xuanyuan telah menekan emosinya dalam-dalam karena dia tidak mau Yue mengiranya sebagai orang bejat.


Setelah menemukan bahwa dia baik-baik saja, dia segera menghela nafas lega ketika dia menatap kearah Lin Xuanyuan dengan wajah memerah.


“T-Terimakasih ... maaf atas ketidaksopanan yang aku tunjukkan padamu,” ucap Yue ketika dia buru-buru membungkukkan badannya dengan ekspresi penuh penyesalan.


Lin Xuanyuan menghela nafas panjang ketika dia tersenyum dengan cara yang khusus. “Tidak masalah, lagi pula wajar bagi seorang wanita bereaksi seperti itu, terlebih lagi hal yang pertama kali ditemui olehnya adalah pria yang tidak dikenal.”


Yue terdiam selama beberapa detik sebelum dia segera mengelengkan kepalanya. “Tidak aku ... aku entah mengapa merasa kenal denganmu.”


“A-Apa? Kau merasa kenal dengan ku?” Lin Xuanyuan terkejut ketika dia mengulangi kata-kata Yue yang terlihat tidak menunjukkan keraguan.


“Iya ... walaupun pada awalnya aku bingung dan takut, ketika melihat wajahmu aku entah mengapa merasa pernah bertemu denganmu,” jawab Yue dengan ekspresi linglung dan sedikit yakin ketika dia menatap kearah Lin Xuanyuan.

__ADS_1


“Ugh ... sakit sekali.” Namun secara tiba-tiba dia merasa kesakitan yang tak terduga pada kepalanya.


Lin Xuanyuan dengan cepat menyentuh kepala Yue sembari mengaliri kekuatan Spiritual. “Berhentilah untuk mencoba mengingatnya lagi, jika kau tidak memiliki kesiapan mental yang kuat, maka kau akan berakhir jatuh kedalam kegilaan.”


Yue mengangguk ketika dia dengan cepat menenangkan dirinya sendiri. Tidak seperti sebelumnya ketika dia berada dalam kondisi tak berdaya, dia yang sekarang mampu mempertahankan dirinya sendiri dengan cepat, dan memanfaatkan kekuatan Spiritual yang diberikan oleh Lin Xuanyuan.


Beberapa saat kemudian, Yue dapat kembali normal dan dia segera menghela nafas panjang dengan ekspresi suram, dia mendongak menatap kearah Lin Xuanyuan yang menatap kearahnya dengan aneh.


“Maaf aku benar-benar merepotkanmu.” Yue berbicara dengan sedikit ragu.


Lin Xuanyuan merasa bahwa alisnya berkedut mendengar ucapan maaf kesekian kalinya dari Yue, dan dia segera mengelengkan kepalanya sebagai tanggapan bahwa itu tidak menjadi masalah.


Lalu, Yue terdiam selama beberapa detik sebelum dia berbicara. “Bolehkah aku meminta bantuan darimu? T-Tentu aku tidak akan memaksamu, tapi aku mampu memberikan komisi yang bagus.”


‘Nona ... kamu harusnya tidak perlu segugup itu ketika berbicara padaku, jika ingin membicarakan kesepakatan maka sebaiknya lakukan dengan benar.’ Lin Xuanyuan tersenyum pahit ketika dia diam-diam mengambil botol minuman yang dimiliki olehnya.


“Aku tidak mempermasalahkannya, tentu jika tawarannya menari dan menguntungkan maka aku akan setuju, ditambah lagi di Alam Surgawi akan ada banyak peluang untuk banyak Seniman Beladiri muda untuk bertambah kuat, jadi kau bisa menjelaskannya padaku,” ucap Lin Xuanyuan ketika dia mulai meneguk air didalam botol yang dibawa olehnya.


Yue sedikit ragu sejenak ketika dia mulai berbicara dengan suara tegas. “Aku ingin kamu membantuku memulihkan ingatanku yang entah mengapa terkunci, dan aku yang sebelum ingatannya terkunci meninggalkan catatan untukku yang kehilangan ingatan sekarang.”


‘Hem ... sepertinya dia mengalami amnesia dengan alasan yang jelas, mungkin itu semacam resiko atau proses untuk sesuatu yang diinginkan olehnya?’ Lin Xuanyuan secara tiba-tiba menemukan sesuatu yang menarik dari kondisi amnesia Yue.


Lagi, Yue segera melanjutkan kata-katanya saat melihat bahwa Lin Xuanyuan masih mendengarkan ucapannya. “Untuk itu, aku memiliki lokasi tepat dimana terdapat bahan serta item yang aku perlukan, dan itu berada di Lembah Obat Surgawi!”


“Pfffttt!!” Lin Xuanyuan segera terkejut dan menyemburkan air yang baru saja diminum olehnya.

__ADS_1


__ADS_2