
“Ugh ... kepalaku terasa sangat berat, tidak aku sangka bahwa kekuatan ku masih belum cukup untuk menahan dampak penggunaan kekuatan Ruang, mungkin aku memerlukan kekuatan Jiwa pada tingkat yang tertentu,” ucap Lin Xuanyuan sambil mengelus kepalanya dengan ekspresi menyeriyit.
Setelah memasuki portal penghubung sebelumnya, dia merasa seperti terombang-ambing dalam kapal yang diterjang ombak besar, dan menari-nari dalam permainan komedi putar yang sangat kencang.
“Sepertinya aku sudah sampai sekarang.” Lin Xuanyuan yang sudah stabil mulai memeriksa kondisi sekitarnya.
Dia saat ini berada disebuah tebing yang curam, tetapi pemandangan hutan belantara dengan pepohonan lebat menutupi permukaan tanah menyambutnya. Dengan posisi berada diatas ketinggian, dia merasa seperti melihat dunia tak berujung yang dipenuhi oleh pepohonan lebat.
Disaat yang sama, Lin Xuanyuan merasa bahwa kepadatan Energi Dunia yang ada ditempat ini jauh lebih kuat dari pada dunia luar, seolah-olah ada Treasures yang terkonsentrasi ditempat ini.
Sringg!!
Segera setelah mengamati kondisi sekitar, sebuah cahaya keemasan bersinar saat proyeksi peta berbentuk kotak muncul dengan sebuah ukiran bertuliskan 'Hundred Celestial War' yang mengambang ditengah-tengah langit.
Semua mata dengan cepat tertuju pada kotak tersebut sebelum munculnya proyeksi tujuh orang muncul.
“Selamat datang untuk para pemuda yang terpilih, kami selaku perwakilan dari Tujuh Sekte Besar ingin memberi tahu beberapa hal penting tentang event lima tahun sekali ini.”
Beberapa saat kemudian kabut cahaya berkumpul di telapak tangan Lin Xuanyuan, itu terkondensasi menjadi sebuah Token Giok berwarna hijau cerah dengan tulisan 'Celestial', dan dia dapat merasakan bahwa ada semacam kekuatan tarikan dari token ditangannya.
Lalu setelah itu proyeksi diatas langit kembali berbicara dengan suara tegas dan lembut.
“Apa yang ada ditangan kalian adalah Token Giok khusus yang diperuntukkan bagi para peserta Hundred Celestial War. Dimana itu digunakan untuk mengumpulkan Poin Spritual untuk menentukan apakah kalian bisa melangkah lebih jauh atau terhenti, selain itu Poin Spritual yang terkumpul bisa digunakan untuk membuka tempat rahasia yang tersebar diseluruh Alam Surgawi ini, atau digunakan untuk sesuatu yang ada ditempat ini.”
“Selain itu, dengan periode waktu satu tahun di Alam Surgawi, kalian bisa memperkuat diri, mencari Harta Karun yang berharga, atau melakukan persiapan sebelum akhir dari Hundred Celestial War dimulai. Jadi ini adalah kesempatan yang bagus, karena Alam Surgawi adalah tempat misterius yang bahkan seluruh ahli diseluruh dunia tidak bisa memecahkan misterinya”
__ADS_1
“Tapi harus kami ingatkan bahwa kalian bisa mati atau berakhir tragis ditempat ini, karena tidak ada pengawasan langsung atau aturan-aturan yang berlaku dan ditetapkan, hanya kekuatan sejati yang akan menjadi aturan itu sendiri.”
“Sekian dari kami, untuk informasi tentang Alam Surgawi yang lebih jelas lagi, kalian bisa mencarinya sendiri, karena seperti pada poin sebelum-sebelumnya, kami menekankan pentingnya Token Giok tersebut, karena jika itu hancur atau hilang, maka kalian dinyatakan sebagai peserta tidak resmi yang berkeliaran di Alam Surgawi, bahkan jika kalian telah melakukan banyak presentasi, tentunya kalian diizinkan mengambilnya dari peserta lain jika hilang atau hancur.”
Setelah proyeksi tujuh orang tersebut menghilang seolah-olah tidak terjadi apapun diatas langit sana, bahkan jejak hawa keberadaannya pun tidak ada sedikitpun.
Namun, alis Lin Xuanyuan berkedut mendengar kata-kata terakhir dari ketujuh orang tersebut, karena Hundred Celestial War akan benar-benar menjadi medan perang berdarah, terlebih lagi saat dia menyuntikkan Energi miliknya kedalam token, ada beberapa metode untuk mendapatkan Poin Spiritual.
Pertama yang paling sederhana, membunuh para monster yang berkeliaran diseluruh Alam Surgawi, jumlah Poin Spiritual tergantung pada pada tingkat mana kekuatan serta peringkat monster tersebut.
Kedua, metode cukup sulit tetapi bisa memberikan lebih banyak Poin Spiritual, itu dengan menyelesaikan tugas acak dari suatu keberadaan yang pernah tinggal di Alam Surgawi, bisa juga dengan menemukan semacam 'kotak' rahasia yang biasanya menyimpan banyak Poin Spiritual.
Ketiga, adalah metode yang mudah, bisa memberikan banyak Poin Spiritual, tetapi sangat brutal. Itu adalah dengan cara membunuh sesama peserta untuk mendapatkan Token Giok mereka, tetapi ini belum tentu efektif, karena itu juga tergantung berapa banyak Poin Spiritual yang sudah terkumpul.
“Sederhana, tapi aku sebenarnya sangat malas sampai harus mengikuti sebuah Sekte, karena pergerakan dan tindakan yang ku perbuat pasti akan sangat berkurang. Tapi, setelah aku berlatih dengan memiliki warisan Ancient Void Dragon, aku menyadari bahwa sumberdaya itu sangat diperlukan, dan juga perlu adanya pengorbanan.” Lin Xuanyuan menghela nafas panjang sembari menatap kearah hutan yang lebat.
Apakah ada persyaratan khusus untuk bisa masuk ke Alam Surgawi?
Lin Xuanyuan bertanya-tanya dengan ekspresi yang penasaran, tetapi dia hanya bisa menghela nafas pasrah dengan banyaknya misteri tentang Alam Surgawi.
“Masa bodo, aku kemarin hanya untuk mencari peluang untuk bertambah kuat, jika memang ada misteri yang bahkan tidak bisa dipecahkan oleh para ahli terkuat diseluruh dunia, maka ada sesuatu yang jauh lebih hebat tersembunyi ditempat ini, dan itulah yang ingin aku incar!” ucap Lin Xuanyuan dengan senyum misterius diwajahnya.
....
Disatu sisi yang berbeda, seorang wanita muda yang nampak berusia sekitar dua puluh tahunan berdiri diatas bebatuan basah dengan aliran sungai, jari telunjuknya diam-diam bermain dengan air yang menggelembung menjadi seperti gelembung sabun.
__ADS_1
“Lin Xuanyuan ... aku tidak tau kenapa aku begitu tertarik padamu, tetapi aku merasa ada semacam takdir yang menarik kita satu sama lain. Sungguh, aku merasa seperti istrinya saja mengatakan hal seperti ini,” ucapnya dengan senyum misterius tetapi mempesona.
Dia memiliki tubuh yang cukup tinggi dan menggairahkan, rambut peraknya panjang mengalir sampai kepinggang, matanya berwarna ungu cerah seperti permata yang indah. Dia adalah wanita yang sangat cantik dan memiliki semua yang sangat diimpikan oleh setiap wanita, dimana itu membuatnya memiliki kecantikan yang indah dan memikat.
Namun, ekspresi dan gerakan tubuhnya mengisyaratkan bahwa ia adalah sosok yang misterius dan mematikan, seolah-olah hanya dengan menatap matanya akan berakhir menjadi mimpi buruk yang mengerikan.
Sringg!!
Beberapa saat kemudian, bola kristal ditangannya bersinar oleh cahaya warna-warni, dan proyeksi seorang wanita setengah baya dengan wajah tertutup muncul dari bola kristal.
“Oh ... Nenek Yu, apakah ada sesuatu yang kamu perlukan dariku?” tanya wanita itu dengan suara menggoda.
“Berhentilah menjadi liar! kau sudah berusia dua puluh tahun sekarang! apa yang kau rencanakan di Alam Surgawi?” tanya wanita setengah baya yang dipanggil Nenek Yu dengan marah.
Wanita itu sedikit mendorong pelipisnya dengan jari telunjuknya, memasang ekspresi yang agak genit, dia sedikit mengedipkan matanya.
“Tentu saja itu rahasia, lagi pula aku memiliki tujuan sendiri dan hal-hal yang harus dilakukan, jadi buat apa aku memberi tahu Nenek Yu?” wanita itu mengangkat bahunya sambil menghela nafas.
Alis Nenek Yu berkedut berkali-kali setelah mendengarnya, dia sedikit jengkel dan merasa ingin mencubit telinga wanita berambut perak tersebut.
“Hah ... aku tidak tau apa tujuan kau, tetapi dengan banyaknya peluang maka aku bisa mewajarinya. Tapi, apakah kau benar-benar berencana memasuki salah satu dari Tujuh Sekte Besar?!” tanya Nenek Yu dengan ekspresi kesal dan terlihat seperti seorang wanita paruh baya yang sesungguhnya.
“Hem ... itu juga rahasia, tetapi Sekte Sky Heaven sedikit membuatku tertarik mungkin aku akan kesana,” jawab wanita berambut perak dengan nada penuh misteri.
“....” Nenek Yu terdiam dan terlihat sedikit merinding seolah-olah sedang melihat hantu, tapi dia dengan cepat menghela nafas dan berbicara dengan nada memohon.
__ADS_1
“Jika itu memang benar tujuan darimu, maka aku mohon jangan buat kekacauan di Sekte Sky Heaven-ku,” ucapnya dengan sedikit nada menyedihkan.
Wanita itu terkekeh saat sinar sembilan warna mulai menyelimuti seluruh tubuhnya. “Yah itu juga mungkin tidak jadi, karena ada sesuatu yang entah mengapa membuatku begitu tertarik, jadi berdoalah agar aku tidak kesana, sampai jumpa, Nenek Yu.”