
"sayang" teriak hyumi.
Entah panggilan keberapa kali yang yang keluar dari mulut hyumi, dan entah berapa kali juga asdi tidak menggubrisnya.
Semua pandangan anak paskibraka memandangi mereka berdua, iyah .
Pasangan yang sudah menjalin hubungan selama kurang lebih 2 tahun lamanya . Siapa sih yang tidak mengetahui tentang hubungan mereka disekolah ini.
Smk negri falah, merupakan saksi bisu terjalinnya hubungan cinta hyumi mitiar dan asdi apdin
"Kamu ini kenapa sih?" Tanya hyumi pada asdi yang sedari tadi fokus dengan game nya.
"Kenapa apanya sih ay !" Elak asdi yang merasa dirinya tidak merasakan apapun yang ada pada dirinya sehingga hyumi bertanya seperti itu.
"Udahin dulu game nya ay, aku mau ngomong" bentak hyumi sedikit kesal.
"Apa?" Tanya asdi yang kelihatan sangat tidak bersemangat untuk bertanya.
"Kamu masih sayang gasih sebenernya sama aku?.." tanya hyumi dengan nada serius dan berharap mendapat jawaban yang masuk akal.
" Ya sayang dong, kan kamu pacar aku " jawab asdi semaunya. Dan tentu saja itu bukan jawaban yang diinginkan hyumi.
" Kalo kamu masih sayang sama aku, kenapa kamu sama sekali ga ngucapin selamat atau apake di hari anniversary kita?!" Tanya kembali hyumi.
"Aku pulang duluan yah, laper. Aku belum makan " jawab asdi yang tidak memperdulikan pertanyaan yang dilontarkan hyumi.
Hari ini memang hari anniversary mereka. Dan gak biasanya asdi tidak memperlakukan hyumi seistimewa sebelumnya.
Bahkan saat hyumi meminta asdi menjemputnya kerumah dan mengantarnya kesekolah untuk mengikuti ekstrakurikuler paskibraka. Asdi begitu mempertimbangkan keputusan nya untuk mengantar atau tidak.
Sejak saat itu hyumi mulai merasa ada yang aneh dengan asdi.
Hyumi merupakan wanita yang tidak suka banyak bertanya. Dia lebih memilih diam jika merasa tidak suka.
Mungkin itu salah satu sifat jelek hyumi yang membuat hubungan nya dengan asdi dipenuhi kesalahfahaman.
"Aku pulang yah, dah." Pamit asdi menyadar kan lamunan hyumi.
"Kamu bener-bener berubah" lirih hyumi dengan mata yang berkaca-kaca.
Entah mendengar atau tidak, asdi berlalu meninggalkan hyumi yang masih menyimpan tanda tanya atas perlakuan dirinya yang mulai berubah sejak hari itu.
"huaahhhhhh"
dengan semangat hyumi menguap disiang hari yang menurut hyumi itu masih sangat pagi. Padahal sudah tampak jelas jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB.
"kira-kira asdi sedang apa yah?!" Tanya hyumi dengan kebingungan dan entah dia arah kan kesiapa pertanyaan itu.
Tanpa ingin bertanya-tanya sendiri lebih lama, hyumi segera mencari handphone nya untuk menghubungi asdi lewat telfon.
***
🗣️ : Hallo..
📞 : Hallo..
***
Perbincangan mereka berhenti sampai situ.
Baik asdi maupun hyumi sama-sama diam tidak mengeluarkan suara.
Karna rasa penasaran nya, hyumi mengalah dan memulai pembicaraan nya dengan asdi melalui telfon.
***
📞 : Kamu lagi apa ?
🗣 : Lagi tiduran.
📞 : Ohh.
***
Berharap di tanya balik oleh asdi, hyumi pun diam tak bersuara.
Harapan tetaplah harapan, asdi sama sekali tidak mengeluarkan suara maupun sedikit menyapa hyumi atau sekedar menanyakan kabarnya hyumi yang sudah jelas adalah pacarnya asdi.
***
Tut... Tuttt..
***
Entah apa yang ada difikiran hyumi, tiba-tiba saja hyumi memilih mematikan telfonnya karna merasa rasa penasaran nya sama sekali tak berbalas dengan apa yang diharapkannya.
Tentu saja kejadian pagi itu membuat hyumi merasa yakin bahwa asdi memang berubah. Entah bosan atau apa, hyumi merasa dia tidak mempunyai hubungan dengan siapapun.
"yumiii"
suara teriakan wanita paruh baya yang memanggil hyumi yang sedari pagi tidak keluar kamar.
" Iya maa ". Sahut hyumi sangat tidak bersemangat.
Karna yang dia inginkan saat itu hanya berdiam diri di dalam kamar, melamun sepuasnya, dan membayangkan bagaimana kelanjutan hubungannya dengan asdi.
" Hyumi ayo makan nak, mama mau mencuci piring biar sekalian.
__ADS_1
Jadi cepet kamu turun dan makan. "
Teriakan mama hyumi yang memecah kan lamunan hyumi.
" Iya maaa".
✓DIMEJA MAKAN.
" hyumi, kamu ko belum mandi sih. Katanya kamu mau pergi sama asdi."
Tanya mama hyumi yang mengingatkan hyumi akan satu hal yang asdi janjikan minggu kemarin untuk pergi kencan dengannya hari ini.
" Yaampun maaa aku lupaa " sentak hyumi dengan sedikit kaget dan merasa bingung. Apa yang harus dia lakukan terlebih dahulu.
" mau kemana? "
Tanya hyumi di pertengahan jalan mencairkan suasana yang sunyi sejak mereka pergi dari rumah hyumi.
" Kamu maunya kemana?? " Jawab asdi.
Yang tentunya bukan sebuah jawaban bagi hyumi melainkan sebuah pertanyaan yang dijawab dengan pertanyaan.
" Terserah kamu aja, aku ngikut kamu aja. " Jawab hyumi yang berharap asdi tidak bertanya lagi pada hyumi.
Entah tidak mau memperpanjang perdebatan, asdi fokus melajukan motornya menyusuri jalanan kota Bandung yang super macet.
" Aaaaa..... "
kaget hyumi yang terlonjak karna kejahilan asdi yang mendadak merem motornya.
Membuat hyumi refleks memeluk erat asdi.
" Asdiiiii. Gimna kalo aku jatohh. "
Sedikit teriak hyumi sambil memukul kecil pundak asdi yang dari tadi hanya terkekeh kecil melihat wajah polos hyumi yang masih kaget.
" Lagian kamu ngelamun mulu, mana dari tadi aku gak dipeluk lagi. "
Goda asdi yang membuat hyumi bingung.
//
Asdi ini punya penyakit apa sih.
Amnesia akut kali yaa,,,
Masa sebentar-sebentar cuek, sebentar-sebentar baik, sebentar-sebentar romantis. Bikin gue bingung aja.
//
Drrtttt... Drrrtttt....
Suara yang bergetar itu berasal dari handphone hyumi yang sedari tadi digenggam oleh hyumi
***
🗨Asdi
Aku jemput sekarang...
🗨Hyumi
Iyah aku tunggu
***
Pesan singkat dari asdi sebelum sampai kerumah hyumi.
" Ko gue jadi bingung ya, harusnya kan gue seneng kalo asdi ngabarin gue. Ko ini gue malah ngerasa kurang nyaman asdi ngabarin gue."
Tanya hyumi entah untuk siapa sasarannya.
Disekolah...
Brukkkk......
Dengan sengaja hyumi melempar lepas tas punggung nya yang berwarna abu itu di atas meja kosong paling depan di kelasnya.
Tampak kelas hyumi masih kosong,
Dia sendirian.
Rasanya suasana seperti ini sangat mendukung bagi dirinya untuk meratapi hatinya yang benar-benar gundah hari ini.
Dengan pikiran yang amburadul,
Hyumi duduk di bangkunya dan kedua tangannya menopang dagu lancipnya.
" Woyyyy !!! "
Hentak salah seorang yang membuat hyumi kaget dan tersadar dari ratapannya.
Hyumi mendesis keras.
" Ih apaan sih loh taaaa, bikin gue kaget aja."
" Lagian luuu sih masih pagi tuh muka udah di tekuk aja. Kenapa sih lu gabiasanya tau. "
__ADS_1
Tanya sakarta teman sebangku hyumi yang kebingungan.
" Duduk dulu kalii.. "
Ajak hyumi sembari menepuk bangku disebelahnya.
Tempat duduk sakarta memang disebelah hyumi. Dan itu sudah beralangsung selama 3 tahun.
" Galau luu?? Kenapa sih ?? Apa lu belum sarapan?? Ke kantin yu ?! "
Tanya sakarta yang memborong
Huyumi menoleh dengan tatapan tajam pada sakarta.
" Gue gak galau ! Gue gapapa ! Gue udah sarapan ! Dan gue gamau ke kantin ! "
Jawab lengkap hyumi.
" Yaudah sii, kalo gitu lo kenapa yumii ?!! "
" Gue cuman lagi bingung aja, emang iya ya cowok kalo udah pacaran lama sifat nya suka berubah gajelas?! "
Tanya polos hyumi.
" Ya elahh mii gue kira lu kenapa.
Emangnya si asdi kenapa sih sampe lu kaya begini?. Perasaan tuh anak biasanya romantis ama lu. "
Lagi-lagi hyumi hanya menoleh dengan tatapan tajam pada sakarta.
" Lo tau gak sih .."
" Enggak. "
" Bentar gue belum selesai ngomong taaa "
" Jadi gini, akhir-akhir ini tuh ada yang aneh sama asdi. Gue ngerasa asdi udah bosen gitu sama gue. "
Jelas hyumi.
"Lu udah coba tanya ama dia, kenapa dia kaya begitu?! "
" Udah taa, tapi jawaban nya tuh gamasuk akal banget. "
" Gini aja deh ntar istirahat kan biasanya asdi nyamperin lu ke kelas. Gue bakalan perhatiin dia, dan gue bakal ukur perubahan nya dia itu segimana parahnya sih " tutur sakarta menenangkan hyumi.
Huyumi hanya mengangguk pasrah.
Kringg....
Suara bel istirahat dari smk negri falah sudah berbunyi.
" Mi kok si asdi belum nongol juga sih" tanya sakarta yang mulai penasaran namun tetap tenang.
" Mana gue tau saa, dia juga belum ngabarin gue. "
Jawab hyumi sedikit murung.
Rasanya seperti pepatah
" Pucuk dicita ulampun tiba "
" Yumi aku kemesjid duluan yah. "
Pamit asdi yang baru saja datang ke kelas huyumi, bahkan asdi hanya baru melangkah beberapa langkah dari pintu kelas huyumi.
" Yumiiii benar-benar aneh yum. Dia cuekin lo."
Ceplos sakarta.
" Emang lo berdua ada masalah apaan sih, heboh amat perasaan. "
Sambung isti yang tiba-tiba ikut penasaran dari meja belakang.
" Sssttt!!!! " sewot sakarta pada isti yang mengisyaratkan isti untuk diam.
" Ih emangnya kenapa si taa gue tuh cuman ngerasa aneh aja sama sikap si asdi yang akhir-akhir ini kaya ngejauh gitu dari hyumi. Apa jangan-jangan asdi bosen ama lu mi. "
Cerorcos asti yang mendapat cubitan dari sakarta.
" Tuh kan taa bener kata gue, asdi berubah kannnn " rengek hyumi.
" Ah elu sih tiii " kata sakarta yang menyalahkan isti karna berkata ceroboh.
" Dih emang bener ko " jawab isti tak berdosa.
" Tapi mi menurut gue si isti ada benernya juga, asdi tuh nunjukin banget sifat bosennnya amalu. "
Timpal sakarta mengiyakan perkataan isti.
Hyumi pun berfikir sejenak untuk mencerna perkataan kawan-kawannya.
"Terus gue harus gimana dong?!"
Tanya hyumi kebingungan sendiri.
" Jangankan elu mi, kita aja yang ga ada kaitannya ama hubungan lo juga ikut bingung." Jawab isti menimpal kebingungan.
__ADS_1