
Seorang perempuan cantik dan seorang pemuda Tampa terlihat sedang melakukan live di akun youtubenya sambil bercerita tentang konten-konten yang sudah dia buat dan akan dia buat. Dan terlihat perempuan itu sedang berdebat dengan pemuda yang ada di sampingnya.
"Oke guys kalian bisa request apapun untuk konten gue selanjutnya dan gue akan melakukan request atau tantangan dari kalian" Perempuan cantik itu mulai memberikan kesempatan pada subscribers nya untuk memilihkan konten yang akan dia buat nantinya.
Juan, menurut loe enaknya kita bikin konten horor apalagi? ke rumah-rumah kosong udah, ke kuburan-kuburan tua udah, uji nyali di kamar mayat pun udah, enaknya apa lagi menurut loe?" Claudya menanyakan pada Juan yang selalu menjadi teamnya saat membuat konten.
Juan terlihat berpikir dengan pentanyaan Claudya, sambil terus membaca setiap komenan dari para netizen, dan komenannya macem-macem, ada yang nyuruh uji nyali di tengah hutan, uji nyali di antara pohon bambu dan banyak komenan lainnya.
"Menurut gue, kontenan horor ga akan ada yang berbeda karna yang kita sasar adalah mahluk gaib yang wujudnya tidak terlihat oleh siapapun kecuali orang-orang yang punya seven sens, karna buat gue kalau cuma six sens itu cuma bisa merasa tapi ga bisa melihat, jadi ya pastinya konten kita ga akan berbeda dengan konten yang udah-udah paling tempatnya yang beda, kalau mau beda gimana kalau loe dandan kayak pocong terus tidur di peti dengan posisi lampu mati, kita bakal ngerekam dengan kamera Infrared jadi kita tau apa yang loe alami dengan posisi kayak gitu " Juan memberi ide baru yang belum pernah di lakukan oleh konten kreator manapun di muka bumi ini.
Claudya hanya melirik sekilas ke arah Juan saat mendengar perkataan Juan, karna dia sedang fokus dengan komenan yang bermunculan.
"Yang ini oke nich request-annya" Claudya membaca salah satu komen yang terbaca oleh dirinya.
"Emang request nya apaan?" Juan menjadi teralihkan perhatiannya saat mendengar perkataan Claudya.
__ADS_1
"Main jelangkung dong, pasti seru, belum kan youtuber yang main jelangkung " Claudya membacakan request dari netizen nya.
"Gue mau coba Jo, kan kita belum pernah bikin konten yang berhubungan dengan jelangkung " Claudya terlihat antusias dengan request -an atau yang dia dapat, karna selama ini kontennya cuma konten horor pada umumnya.
"Gila loe mau nurutin request -an netizen, biarpun loe bisa ngeliat mahluk astral bukan berarti loe bisa main jelangkung gitu aja, itu terlalu bahaya Clau" Juan tidak setuju dengan keinginan Claudya karna dari banyak kejadian orang-orang yang memainkan jelangkung pasti akan mendapatkan masalah serius.
"Loe setakut itu Jo? emang loe udah pernah ngeliat secara langsung efek dari mainin jelangkung? loe kan cuma liat di film, paling mentok sama dengar yang katanya katanya doang" Claudya sengaja menantang harga diri Juan sebagai orang yang selama ini hampir tidak memiliki rasa takut akan hal apapun.
Juan tampak berpikir dengan apa yang di katakan Claudya, memang selama ini berita soal jelangkung hanya terbukti di film-film dan dari yang katanya-katanya.
"Tapi Clau, bukannya yang hanya ada di film itu biasanya realnya bahkan lebih menyeramkan, dan gue ga mau kalau team kita mengalami hal yang nantinya ga bisa kita handle" Juan masih tetap dengan keyakinannya untuk menolak request -an dari netizen.
Juan menghela nafas dan sangat tau kalau Claudya udah niat begitu maka ga akan ada yang bisa mencegah keinginan leader dalam team ini.
"Okelah gue ikut, tapi sebelum kita buat konten nya, kita harus cari tau dulu tentang jelangkung, berapa persen presentase keberhasilan kita saat membuat konten" Juan akhir nya setuju dengan memberikan syarat sebelum konten di buat.
__ADS_1
Claudya menganggukan kepalanya entah setuju atau tidak, tapi dia memang benar tertarik untuk membuat konten dengan tema jelangkung.
"Oke guy's, gue ambil tantangan untuk membuat konten jelangkung, tapi gue ga bisa buru-buru guy's karna gue harus memcari tempat yang tepat dan gue ga mau kalau tempat nya yang biasa-biasa aja, gue mau nyari tempat yang mewah, bahkan kalau bisa tempatnya bukan gedung terbengkalai, karna gue yakin tempat yang terawat pun bisa sangat horor kalau tempat itu mempunyai story horor sebelumnya, oke guy's, thanks buat kalian yang udah gabung di video live gue, tungguin konten yang udah kepilih, dan kalian sabar ya kalau kontennya agak lama dan gue up konten-konten lain sebelum konten yang di request gue up, thanks guy's see you next video live byeee. Claudya mengakhiri video live nya dan menutup channel YouTube nya.
Juan menyandarkan punggungnya di sofa dan memandang ke arah Claudya yang masih sibuk dengan kamera dan laptop nya dan Claudya yang merasa sedang di pandangi langsung memalingkan wajahnya ke arah dimana Juan duduk dan mendapatkan Juan memang sedang memandanginya dan itu membuat Claudya merasa aneh, merasa aneh bukan karna di pandangi oleh Juan, tapi karna cara memandang Juan yang berbeda dari biasanya.
"Kenapa Jo? loe ngeliatin gue ampe segitunya?" Claudya masih melanjutkan kegiatannya.
"Loe yakin mau bikin konten jelangkung? menurut gue mending loe pikirin lagi dech sebelum terlanjur di buat" Juan ternyata masih keberatan dengan keinginan Claudya yang serius ingin membuat konten tentang jelangkung.
"Yakinlah, kalau ga yakin ngapain juga gue ambil tantangan buat bikin konten itu, dan gue yakin ga akan terjadi yang kayak di film-film atau yang katanya katanya itu, loe taukan semua konten horor yang kita buat itu pasti masuk trending lima besar, dan kalau konten jelangkung ini sukses kita bisa trending satu atau trending dualah minimal" Claudya sangat yakin dengan keyakinannya untuk membuat konten jelangkung tersebut.
"Terus tadi loe bilang loe bakal nyari tempat yang beda, bukan gedung terbengkalai tapi sebuah tempat yang loe masih terawat, loe mau bikin Di meseum? atau di rumah sakit yang masih aktif? emang loe yakin bakal di kasih kalau ijin membuat konten di tempat-tempat itu?" Juan merasa udah ga bisa mempengaruhi Claudya untuk membatalkan niatnya dan sebagai team dia harus support dan ngejalani keputusan yang udah di ambil, karna Claudya pun sering menerima ide-ide yang dia kasih setiap mereka membuat konten.
"Kalau di Indonesia ga bisa, ga ada salahnya kita buat kontennya di luar negeri, kan seru tu jelangkung kita bawa ke luar negeri dan buat manggil roh orang bule, kali-kali yang masuk roh nya marlyn monroe, kan kita bisa tanya-tanya siapa yang bunuh dia" Claudya berkata dengan semangat dengan memainkan alisnya.
__ADS_1
to be continue
tungguin terus ya guy's, semoga ini bisa jadi kisah horor yang beda dari cerita horor lainnya