TUMBAL TERAKHIR (JELANGKUNG)

TUMBAL TERAKHIR (JELANGKUNG)
PART 5


__ADS_3

ENJOY YOUR READING GUYS


Claudya sedang sibuk membongkar barang-barang di gudang rumahnya karna sedang mencari sesuatu yang mungkin bisa dia pakai untuk konten terbarunya, Claudya mengitari pandangan nya ke seluruh sisi gudang karna terlalu banyak barang, bahkan barang-barangnya saat masih kecil terlihat masih ada beberapa di gudang tersebut, mata Claudya tertuju pada lemari antik dengan ukuran besar, Claudya mendekati lemari antik tersebut dan ternyata banyak barang di dalamnya, ada banyak piring-piring dengan ukiran di dalamnya, dan juga ada beberapa guci ukuran yang tidak terlalu kecil, Claudya melihat di bagian atas lebih semuanya barang pecah belah, Claudya melihat di bagian bawah ada banyak laci dan itu membuat Claudya penasaran ingin tau apa isi dari laci-laci tersebut.


Claudya membuka salah satu laci tapi terkunci lalu mencoba membuka yang lainnya dan sama terkunci juga, Claudya membuka laci paling bawah dan ternyata terbuka, Claudya melihat lihat isi laci tersebut hanya ada berkas-berkas kerja yang sudah sangat lama, saat Claudya mengangkat berkas terbawah Claudya melihat sebuah kunci di sana, Claudya mengambil kunci tersebut yang ukurannya tidak terlalu besar, Claudya berpikir apa ini kunci dari laci-laci yang tadi tidak bisa dia buka, karna penasaran dengan isi laci yang terkunci Claudya jadi sangat ingin tau isi dari laci-laci tersebut, karna kalau memang lemari ini sudah terpakai kenapa harus di kunci, Claudya mengambil kunci tersebut dan mencoba membuka salah satu laci dengan kunci yang ada, saat mencoba dengan salah satu kunci tidak bisa terbuka, Claudya melihat kunci tersebut untuk menebak kunci mana yang cocok, pandangan Claudya tertuju pada kertas kecil yang tertempel di bagian atas kunci dan saat di perhatikan ternyata itu tulisan angka, Claudya lalu melihat ke kunci yang lainnya dan ternyata memang ada angka-angka yang berurut ternyata, mungkin Daddy nya sengaja memberikan angka agar tidak susah mencari urutan kunci yang cocok untuk laci-laci yang ada, karna memang kuncinya di satukan dalan satu gantungan kunci.

__ADS_1


Claudya mulai membuka laci-laci dengan kunci-kunci yang dia temukan setelah membuka semua kunci dari laci-laci tersebut Claudya mulai membuka dari laci urutan atas yang isinya buku-buku, Claudya melihat satu persatu buku-buku tersebut dan memang isinya tentang bisnis, ya mungkin ini bacaan Daddy nya saat santai di rumah, lalu Claudya membuka laci yang lain dan dia melihat ada banyak album foto di sana, Claudya membuka salah satu album foto dan isinya ternyata foto-foto jadul karna masih foto hitam putih, Claudya makin penasaran dengan album-album foto yang dia temukan, Claudya mengeluarkan semua album foto yang ada di laci tersebut, lalu Claudya kembali membuka laci yang lain dan dia menemukan berkas-berkas yang pastinya itu tentang perusahaan Daddy nya, merasa ga penting Claudya menutup laci tersebut dan membuka laci yang lain, Claudya melihat ada amplop coklat dengan ukuran besar dan ada lebih dari tiga amplop di sana dan seperti nya semua nya ada isinya karna terlihat sangat tebal, Claudya mengambil satu amplop dan membuka steples yang menutup amplop tersebut, Claudya melihat ke dalam amplop tersebut dan itu membuat nya kaget karna isi dari amplop itu terlihat seperti uang, karna penasaran Claudya mengeluarkan isi amplop tersebut dan ternyata benar itu uang, bahkan itu adalah uang dollar dalam pecahan seratus dollar, Claudya mengeluarkan semua isi amplop tersebut dan semua dollar pecahan seratusan.


" Kenapa ada banyak uang, dan kenapa Daddy menyimpan uang di lemari yang tidak di pakai? atau mungkin Daddy lupa narik uang di lemari ini?" Claudya bertanya -tanya sendiri, karna jumlah uang yang ada di amplop jumlahnya mendekati dua ratus ribu dollar, Claudya memasukan kembali uang-uang tersebut ke dalam amplop lalu mengambil semua amplop yang ternyata ada enam amplop, dia akan menanyakan hal ini ke Daddy nya dan mengembalikan semuanya, dia ga bisa ngebayangin kalau amplop ini di temukan orang lain bisa di pastikan akan jadi orang kaya baru, Claudya membuka laci yang lain dan ternyata isinya amplop-amplop yang sama, Claudya tidak membuka amplop-amplop tapi langsung mengeluarkan amplop-amplop tersebut dan Claudya menemukan amplop-amplop seperti itu di empat laci, Claudya sampe berdecak melihat ketedoran Daddy nya atau mungkin almarhumah mommy nya, karna alasan Daddy nya isi gudang rata-rata barang peninggalan mommy nya, walau dia baru kali ini melihat isi dari gudang di rumahnya, karna selama ini dia merasa tidak punya kepentingan untuk melihat isi gudang, walau dia sering mendengar Daddy nya mengingatkan maid mereka untuk membersihkan gudang seminggu sekali agar tidak banyak debu dan sarang laba-laba dan tidak membiakan nyamuk juga, karna Daddy nya termasuk orang yang hampir perfeksionis dalam hal kesehatan.


Claudya sudah berada di dalam kamarnya, Claudya meletakkan kardus tersebut di atas karpet lantai, lalu berjalan ke arah kamar mandi yang berada di dalam kamarnya, Claudya mencuci tangan nya yang lumayan kotor karna tadi dia sangat banyak membokar barang yang ada di dalam gudang, selesai mencuci tangan Claudya berjalan ke walk in closet nya dan mengambil kaos oblong bersih, karna baju yang dia pakai pun banyak debu menempel, setelah selesai bersih-bersih Claudya berjalan dimana kardus berada, Claudya mendudukan bokongnya di atas karpet dan tepat di depan kardus, Claudya mengeluarkan semua amplop-amplop dan album-album yang dia temukan di dalam lemari antik yang ada di dalam gudang, Claudya menghitung ada 18 amplop coklat yang dia temukan, dan ada tiga album ukuran sedang yang dia temukan yang dia belum tau siapa yang ada di album tersebut.

__ADS_1


Claudya menarik nafas sebelum membuka semua yang dia temukan.


TO BE CONTINUE


LIKE DAN DUKUNG YA GUYS

__ADS_1


__ADS_2