
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh"suara yang asing di telinga Aliya ,iya itu suara ibu nya.Lalu ia beranjak membuka kan pintu.
"sudah pulang buk?"sambil mencium tangan ibunya.
"iya nak,tadi ibu pulang nya cepat karena mau hujan,kamu kok belum tidur?kan sudah malam kamu sudah makan?kakak kamu kemana?kok tumben sepi"sambil melihat sekeliling ruangan rumah.
"iya buk,kak Wahyu pergi.Katanya mau mengerjakan tugas kampus sama teman teman nya,ya sudah Aliya buatin teh ya buk,ibu pasti capek."Berjalan menuju dapur.Padahal Aliya masih memakai mukenah nya,ia baru selesai sholat isya.
Setelah membuat teh Aliya menaruh teh tersebut di atas meja kerja ibunya,Karena ia tahu pasti ibunya sedang di kamar mandi.Memberiskan badan agar cepat melaksanakan sholat isya.
Aliya Fatimah Az-Zahra .Putri dari ibu Jannah dan Alm bapak Muhammad Jafar.ibunya meneruskan perusahaan Alm ayahnya.Ayah nya yang meninggal dunia saat usia Aliya 14 tahun,kematian ayahnya disebabkan oleh penyakit serangan jantung.
Aliya sudah berusia 17 tahun,ia perempuan yang masih kecil tetapi ia cukup dewasa,tetapi ia kan manja apabila sudah berkumpul keluarga nya,ia tiga bersuadara.Aliya anak bungsu ia mempunyai dua kakak lelaki,kakak yang pertama bernama Wahyu Ramadhan sekarang yang masih kuliah sekarang sudah semester 6,yang kedua Abdul Fatih yang baru saja memasuki kuliah semester pertama.
____________________________________________
21:30
Aliya masih belum bisa tidur,ia sedang menulis nulis buku Dairy nya,sambil mendengarkan lagu yang berjudul AYAH.
'kenapa ayah ninggalin Aliya sama ibu,kenapa ayah cepet banget perginya,apa ayah sekarang udah bahagia disana?ayah lagi ngapain?apa ayah sudah makan?apa ayah disana udah gak merasakan sakit?Aliya kangen banget sama Ayah.' tulisan di buku itu luntur karena air mata Aliya yang jatuh membasahi nya.
Aliya sudah biasa menghabiskan air mata setiap malam di meja belajar nya,bersama buku-buku nya,dan di temani oleh alunan lagu hp nya yang selalu membuat air mata semakin deras mengalir.
Setelah menangis Aliya tertidur pulas dengan bantal bukunya,kini posisinya seperti orang yang tertidur saat jam pelajaran.Angin malam yang masuk melalui angin-angin jendela membuat jilbab nya berantakan,hujan pun turun dengan deras.
"Aliya?bangun sayang,sudah jam 1 kamu mau sholat tahajud atau tidak? sambil mengetuk pintu kamar anak gadis nya itu dengan pelan.
Aliya akhirnya terbangun mendengar suara ketukan pintu,ia beranjak untuk membuka pintu."iya buk Aliya mau sholat,ibu sholat duluan,nanti Aliya sholat di kamar saja".
ia pun berjalan ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
Setelah selesai wudhu Aliya mengambil mukenah yang ia gantungkan di balik pintu,lalu ia sholat tahajud dengan khusyuk ia sholat dengan pelan dan sangat tenang.
Aliya berdoa sambil mengangkat kedua tangannya dan menundukkan kepala,ia beroda untuk Alm ayahnya dan berdoa untuk ibunya supaya selalu di beri kesehatan,dan berdoa untuk dirinya sendiri dan saudara nya.
Sesudah sholat Aliya melepas mukenah nya dan duduk di meja belajar nya,ia menatap buku yang sudah kering dan lengket karena air matanya.Ia selalu ingat pesan ayah nya dulu'Aliya jangan pernah melawan sama ibu ya,patuhi semua perintah ibu,dan berbakti kepada kakak Aliya,Aliya harus menjadi wanita yang baik,dan tetap menjadi Aliya manja yang ayah kenal,kalau ayah sudah pergi Aliya jangan sedih terus,kan masih ada ibu,Aliya juga jangan pernah tinggalkan sholat,karena salah satu kunci masuk surga adalah sholat,siapapun kelak yang akan menjadi suami Aliya, Aliya harus mengormati suami Aliya,jadilah perempuan yang baik,karena seburuk apapun lelaki,akan mencari perempuan yang baik untuk di jadikan istri' ia mengingat pesan ayah nya yang sudah 2 tahun lalu itu.
Setelah merapikan buku.Ia kembali tertidur,karena besok ia harus sekolah dan bangun pagi untuk melaksanakan sholat subuh.
_____________________________________________
04:00
Masih pagi buta begini ibu sudah bangun untuk masak,setiap pagi ibu yang selalu membuat lauk,karena itu sudah keinginan ibu,tetapi kalau sore ibu tidak bisa karena ibu masih kerja.Jadi,pembantu lah yang membuat lauk siang dan malam.
Setelah selesai membuat lauk,ibu mandi dan membangunkan Aliya.
__ADS_1
"Aliya bangun nak,sudah pagi mandi,sholat subuh sayang" sambil mengetuk pintu.
"emhhhh...iya buk Aliya sudah bangun"beritahu nya kepada ibu.
setelah mandi Aliya dan ibunya sholat subuh berjamaah,mereka sholat subuh berdua,biasanya kak Wahyu yang menjadi imam,tapi karena kak Wahyu ada tugas Kampus yang harus di selesaikan,kak Wahyu harus menginap di tempat teman nya.Kak Fatih juga tidak bisa karena kak Fatih sedang pergi ke luar kota untuk menyiapkan laporan mahasiswa baru.
______________________________________________
06:00
Aliya memakai seragam sekolah nya,dan memakai jilbab dan kaus kaki.lalu turun menuju meja makan untuk makan bersama ibunya.
"ibu nanti malam lembur ya?kak Fatih kapan pulang nya ya Bu,Aliya udah kangen banget sama tingkah usil dia." Sambil memasukan satu sendok nasi ke mulut nya .
"kakak kamu hari Rabu pulang,2 hari lagi kok sayang,oh iya kak Wahyu tadi SMS ibu katanya kak Wahyu nanti bisa jemput kamu pulang sekolah."Sambil melihat anak gadisnya makan dengan lahap."Alhamdulillah dong kalo gitu Aliya ga perlu panas panas an nunggu angkot, hehehehe." sambil mengelap mulutnya dengan tisue.
Aliya pun berangkat sekolah di antar ibunya,hari ini Aliya harus berangkat pagi karena hari ini upacara.
Setelah salam dan pamit dengan ibunya ,Aliya turun dari mobil,dari kejauhan ia sudah melihat ketiga sahabat nya itu Dini,Lina,dan Okta.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh"Sapa Aliya Kepada tiga sahabat nya itu.
"wa'allaikumsallam warahmatullahi wabarokatuh Aliya cantik."sapa mereka bertiga dengan kompak.
"eh eh eh... tau gak sih katanya.hari ini ada guru Agama baru,nama nya Pak Angga dia guru baru loh,dan dia baru ngajar disini pertama kali,katanya sih baru lulusan SMK satu tahun yang lalu,dia lulusan dari pondok."ucap Okta kepada tiga sahabatnya itu.
"Ya ampun... udah udah dari pada ngomong aja lebih baik kita siap siap ambil barisan bentar lagi bel bunyi ni."saran Aliya pada ketiga sahabatnya itu.
Saat di tengah berlangsung nya upacara,tiba-tiba Aliya pusing dan jatuh pingsan.Sehingga teman-teman yang berada di dekat nya pun kaget dan menahan nya supaya tidak jatuh ke bawah.
Anggota UKS pun bergegas Menolong Aliya,dan menggendong Aliya ke UKS.Okta,Lina dan Dini pun cemas melihat Aliya yang harus di bawa ke UKS,mereka tidak bisa melihat Aliya karena mereka harus mengikuti upacara sampai selesai.
Setelah 2 menit di UKS
salah satu anggota UKS itu memberikan minyak angin supaya Aliya sadar,tetapi ia juga tidak sadarkan diri.Yuli sebagai petugas UKS pun memanggil salah satu guru,dan belum sempat ia memanggil,ia bertabrakan dengan salah satu guru lelaki yang belum ia kenal,'sepertinya guru baru,tetapi tampan sekali bapak ini' gumam Yuli dalam hati.
Tanpa fikir panjang Yuli meminta tolong kepada bapak itu,tidak penting sekarang kenal atau tidak yang terpenting bapak itu memakai seragam seperti guru lain nya.
"pak tolong pak,ada murid yang pingsan di UKS ,belum sadarkan diri sampai sekarang padahal saya sudah kasih minyak angin."ucapnya dengan panik.
setelah Yuli berhenti bicara bapak itu langsung pergi ke UKS dengan langkah cepat,lalu melihat Aliya yang terbaring yang sampai sekarang belum sadarkan diri.
bapak itu memegang memeriksa keadaan Aliya,menempelkan telapak tangan nya di kening Aliya,lalu keluar untuk menemui Yuli.
"Coba kamu sini".sambil menunjuk ke arah Yuli .
"oh iya pak bagaimana pak?apakah Aliya sudah sadar?"tanya Yuli dengan penasaran
__ADS_1
"kamu tolong buka kan dulu bagian tubuh dia yang ketat seperti tali sabuk,peniti kerudung,lalu kamu usapkan minyak angin ini ke leher nya,nanti kalau dia sudah sadar panggil bapak ya."sambil memberikan sebotol minyak angin .
Yuli pun dengan cepat melaksanakan perintah yang di suruh oleh bapak itu tadi 'ngomong-ngomong bapak itu seperti nya bukan guru,terlihat masih sangat muda,apakah dia guru baru?' gumam Yuli dalam hati sambil menggosok-gosokkan minyak angin ke leher Aliya .
Tak lama pun Aliya sadarkan diri dan membuka mata nya dengan pelan-pelan.Yuli pun dengan senang melihat Aliya sudah sadarkan diri."Alhamdulillah kamu sudah sadar Aliya."ucap nya kepada Aliya
"aku dimana yul? aku kenapa?"tanya Aliya dengan panik."kamu tadi pingsan,terus aku yang nungguin kamu,ya udah kamu benerin dulu jilbab nya,aku keluar dulu ya."Berjalan mencari bapak yang tadi ke arah kantor guru.
Yuli melihat-lihat sekeliling kantor ternyata tidak ada bapak itu,ia membalikan badan untuk Kemabali ke UKS.Tiba-tiba ia di kagetkan dengan seorang lelaki dan itu adalah bapak guru yang tadi "bagaimana? sudah sadar teman kamu tadi?"tanyanya kepada Yuli.
"Alhamdulillah sudah pak,dia sudah sadar sekarang masih di UKS ,saya izin ke toilet dulu ya pak." berjalan meninggalkan koridor UKS dan kantor.
Aliya sudah siap merapikan kerudung nya dan membenarkan sabuk nya,ia masih bingung dengan kejadian yang baru saja terjadi.belum sempat ia keluar tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri nya
"gimana? sudah enakan? lain kali kamu harus sarapan sebelum berangkat sekolah dan jaga kesehatan,supaya kalau upacara gak pingsan gini."perintah nya kepada Aliya.
Aliya yang tidak tahu siapa bapak itu pun menjawab "emm iya pak,tadi malam saya tidur nya sampai larut jadi nya pusing."ucap Aliya dengan menundukkan kepala.
"oh ya sudah,kamu saja Istirahat dulu,nanti kalau sudah siap uapacara dan sudah enakan kamu boleh masuk kelas,kalau gitu saya pergi dulu."ucap kepada sambil berjalan meninggalkan alita.
Aliya masih bingung siapa bapak itu tadi 'kelihatan nya masih muda dan sopan sekali.Seperti nya bapak itu guru baru' gumam Aliya dalam hati.
Upacara pun selesai Okta,Lina dan Dini buru-buru berjalan ke UKS,tiba-tiba Rudi datang menghampiri mereka bertiga "tadi guru penjas pesan,kalau kita disuruh kelapangan secepat nya dan mengganti seragam."ucap Rudi kepada tiga teman sekelasnya itu.
Okta,Lina dan Dini tidak bisa melihat Aliya dan mereka tahu guru penjas itu galak,mereka memutuskan untuk ganti baju dan menuju ke lapangan,walau dengan berat hati,tapi mereka tahu pasti Aliya akan memahami keadaan sahabatnya .
Aliya dan tiga sahabat nya memang tidak sekelas Aliya masuk kelas IPA¹ dan mereka masuk kelas IPA³.
Aliya yang sudah lumayan sehat pun pergi menuju kelas,karena sebentar lagi bel pelajaran masuk bunyi.Aliya masuk ke kelas dan duduk di tempat biasa ia duduk.
Hari ini jam pelajaran pertama agama,Aliya mengeluarkan buku mata pelajaran nya. tetapi ia kaget,karena ia lupa membawa buku agama nya.
'astaghfirullah,buku Aliya kemana nih.apa Aliya semalam lupa ya masukin nya' gumam nya dalam hati dengan wajah panik.
bel masuk pun bunyi,dan Aliya masih memikirkan bahwa ia tidak membawa buku,dan hari ini ia juga tidak membawa buku kosong, seperti biasanya.
Saat semua murid sudah di dalam kelas,dan sibuk dengan aktivitas nya masing-masing Aliya masih risau dengan dirinya sendiri yang tidak membawa buku.
Tok...tok..tok...
suara ketukan pintu itu membuat hening suasana kelas,dan muncul seseorang membuka pintu itu dan masuk kedalam
"assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh"sapa guru itu kepada semua murid yang ada di dalam kelas.
Semua murid heran dan kaget melihat yang masuk ke dalam kelas, seperti bukan guru,malahan wajahnya sama seperti kakak kelas duabelas.Masih muda sekali dan gagah.
Aliya yang masih belum sadar bahwa ada guru,ia tidak berani melihat kedepan
__ADS_1
karena takut tidak membawa buku,ia dikagetksan dengan seseorang lelaki yang mendekat ke arah meja nya.Aliya pun mengangkat kepala nya dan berusaha melihat siapa sebenarnya orang itu.