Untuk Calon Imam Ku

Untuk Calon Imam Ku
Guru Agama Baru


__ADS_3

Semua murid masih kaget,melihat guru baru itu menghampiri Aliya.


Aliya mengarahkan pandangan nya ke atas mencoba melihat siapa yang menghampiri nya.


"hey jangan murung terus!" tegurnya pada Aliya .


"ehh maaf pak."sambil menutupi wajah nya dengan tangan.


Kini guru baru itu sudah berada di tempat duduk nya,ia mulai menarik nafas dan melihat sekeliling."emmm selamat pagi semua!"sapanya kepada para murid.


"pagi juga pak..."balas murid dengan kompak.


"okeh perkenalkan nama Bapak Muhammad Angga Syahputra ,bapak mengajar disini sebagai guru mata pelajaran Agama.Untuk hari ini saya tidak ingin langsung masuk ke materi pelajaran,karena saya ingin kenal dengan kalian dulu,oh iya saya mau kalian berdiri dengan cara bergantian memperkenalkan diri kalian."Sambil menunjuk ke arah pojok depan.


Aliya yang mendengar bahwa hari ini tidak langsung belajar,dengan sontak ia kaget dan senang, 'Untung saja bapak itu tidak mengajar sekarang.' Batin Aliya dalam hati sembari senyum-senyum sendiri.


Kini giliran Aliya memperkenalkan dirinya "Perkenalkan nama saya Aliya Fatimah Az-zahra,biasa di panggil Aliya saya tinggal di JL.anggrek no 3."


Selesai memperkenalkan diri,kelas itu hanya di isi dengan canda tawa bersama.


______________________________________________


Kring...kring...kring...


bel keluar main telah bunyi,Aliya yang masih duduk di kursinya itu,segera berdiri dan keluar menemui sahabatnya.


belum sempat ia keluar kelas tiga sahabatnya itu sudah menghampiri Aliya.


"Ya ampun! Aliya sayang kamu gapapa kan."


ucap Okta sambil memeluk Aliya.


"maafin kami ya liya,tadi ga sempat liat Aliya di UKS soalnya tadi kami disuruh cepat kelapangan sama guru olahraga."


beritahu Dini kepada Aliya.


"iya gapapa kok,Aliya tahu.Kalian kok udah bawa bekal biasanya nunggu istirahat kedua,udah laper ya?"


"iya nih.Kami bertiga udah laper banget,abis tadi olahraga nya nguras banyak tenaga,"


ucap Lina kepada Aliya sambil mengelap keringat di kening nya.


"oh ya udah.Aliya ambil bekal dulu ya di tas."

__ADS_1


sambil berjalan ke kursinya.


"oh iya.Hari ini datang buku baru loh,banyak banget kata papa aku sih ada novel nya juga."


beritahu Lina dengan semangat.


"wah bagus tuh,siap makan bekal ini kita langsung ke perpustakaan yuk,sekalian pinjem novel,keburu yang bagus di pinjem sama anak lain."ajak Okta pada tiga sahabat nya itu.


Okta adalah anak yang terlahir dari keluarga kaya,ayah nya mempunyai perusahaan di Amerika.


Lina anak dari bapak kepala sekolah sedangkan Dini adalah sepupu Lina yang melanjutkan sekolah SMA di sini.


Mereka pun berjalan menuju taman,mereka duduk di bawah pohon yang besar dan rindang itu, lalu mereka menyantap bekal nya masing-masing.


setelah selesai makan mereka menuju perpustakaan,Aliya yang sudah tidak sabar memilih buku,tengah berjalan cepat supaya mendahului sahabatnya itu.


______________________________________________


Di perpustakaan


Aliya terlihat serius memilih buku yang tersusun rapi dihadapan nya.


sementara tiga sahabatnya itu tengah duduk dan membaca sinopsis buku yang sudah mereka pilih.


Tiba-tiba Aliya melihat buku berwarna biru muda yang di kombinasikan dengan warna dongker,yang berjudul Untuk Calon Imam Ku.


'Mereka bertiga ga boleh tahu kalau Aliya pinjam buku ini,lebih baik Aliya taruh disini dulu deh,nanti Aliya ambil kalau udah bel istirahat terakhir' ucap nya dalam hati.


"Aliya?kamu ga pinjam buku?"


tanya Lina


"emmm enggak Lin,Liya masih belum mood mau baca,judul nya juga kurang tertarik.


sambil berjalan menghampiri Okta dan Dini


Kring... kring...kring...


bel masuk pun bunyi,mereka berjalan menuju kelas masing-masing.


Aliya masih duduk memikirkan buku tadi ia mengingat gambar di buku itu seorang perempuan dan lelaki yang berdiri saling membelakangi.


Guru mata pelajaran matematika masuk dan mengajar, Aliya dengan serius memperhatikan guru itu menjelaskan.

__ADS_1


Bel istirahat pun bunyi.


Aliya berjalan menuju taman ia duduk di kursi dengan tatapan kosong,bola mata yang bulat,pipi yang tembem,dan alis yang tebal dan rapi,setiap senyum nya terukir lesung pipi.


setelah sadar dari lamunannya,ia teringat dengan buku novel yang sudah ia simpan di perpustakaan,sebelum beranjak dari duduk nya,Ia mengambil hp dari saku rok nya,lalu foto.



Sesudah foto ia berjalan menuju perpustakaan.


ia cepat berjalan mengambil buku nya dan menuju kelas lalu duduk di kursinya.


tak lama ia duduk.Bel masuk pun bunyi, setelah beberapa jam mengikuti pelajaran,kini bel.pulang sudah bunyi.


______________________________________________


14:00


di parkiran sekolah Aliya tengah berdiri dengan menggenggam ponsel nya berusaha menghubungi ibunya.


'Kak Wahyu kok belum jemput Aliya sih,udah lama banget nih Aliya nungguin' gerutu nya dalam hati


'Kata mamah Kak Wahyu mau jemput,kok udah 10 menit Aliya tungguin ga datang juga sih' kini ia menghentakkan kaki nya ke semen parkiran.


Tinnn...tinnn...tinnnn


Aliya yang kaget dengan suara klakson itu pun segera pindah ke dekat rumput.


dari jendela yang terbuka itu ada seorang lelaki.Yang tak lain adalah guru baru itu yaitu pak Angga.


"mau sampai kapan beridiri disini,ayo saya antar kan lagian rumah kita juga searah kan?"


ajak nya dengan senyum.


"emmm ga usah pak ,Liya tunggu kakak Liya nunggu kakak jemput dulu sebentar lagi datang kok."tolaknya dengan lembut.


"yakin? sekolah udah sepi loh,sebentar lagi juga udah habis waktu Dzuhur emang kamu ga mau sholat?ayo naik biar saya antar kan,nanti kalau kakak kamu marah karena kamu ga tunggu dia nanti saya yang bicara dengan nya."


ajaknya lagi dengan lembut.


Dengan wajah risau ia heran dengan kakak nya yang belum juga menjemput nya.


"Em iyadeh pak saya mau,terimakasih sebelumnya."

__ADS_1


ia pun naik ke mobil,kini ia sudah duduk di kursi belakang.


sepanjang perjalanan tidak ada percakapan,suara mobil itu memecahkan keheningan.


__ADS_2