Untuk Calon Imam Ku

Untuk Calon Imam Ku
Sholat Subuh Berjamaah


__ADS_3

Setelah selesai makan Aliya pergi ke atas menuju kamar.


Ibu nya yang baru selesai makan berniat segera mandi.


Sementara Wahyu masih duduk di meja makan.


'Apa bisa aku mimpin perusahaan itu,dan menggantikan posisi ibu'


fikirnya dalam hati.


Ia seperti menerawan di masa itu kelak seperti apa.


______________________________________________


Dikamar Aliya duduk di meja belajarnya.Ia mengambil buku novel yang ia baru baca beberapa lembar.


"Besok mas Fatih pulang,ga sabar banget bakal jalan-jalan sama mas Fatih."


ucapnya.


Sudah hampir lima bulan Fatih tidak pulang,ia sibuk karena tahun ini baru masuk semester 1 di universitas Bandung.


Aliya yang sedari tadi duduk memegang novel,kini mulai membaca lembaran demi lembaran.


Sesudah membaca ia melihat ke arah jendela.Disana ia memejamkan matanya.


Ia menikmati setiap angin yang masuk,banyak sekali yang ia pikirkan. sehingga ia tak bisa jadi menafsirkan nya,terlalu sulit untuk di jelaskan.


Tok...tok...tok...


"Assalamualaikum,Aliya."


panggil ibunya dari luar.


Tiba-tiba lamunan nya tersadarkan,lalu ia segera membukakan pintu untuk ibunya.


"Ada apa Bu?"


tanya Aliya heran.


"Gini nak,besok mas Fatih kan pulang,kamu besok pulang sekolah bisa naik taksi kan?ibu ada kerjaan di kantor,kakak kamu Wahyu juga sibuk mengurus sekirpsi."


ucap ibu nya berusaha memberi tahu.


"Loh?terus yang jemput mas Fatih siapa?"


tanya Aliya kaget.


"Katanya teman nya waktu SMP yang akan menjemput mas mu."


jawab ibu nya.


"oh gitu,gapapa buk Aliya bisa kok pulang naik taksi kalo ga angkot,kan banyak anak anak dari arah sini juga naik angkot."


katanya sambil duduk di ranjang.


"Iya nak,maafin ibu ya.Ibu selalu sibuk sampai ga ada waktu buat kalian."


kata ibunya itu yang berdiri di depan pintu kamar Aliya.


"Iya buk gapapa kok,Aliya ngerti ibu juga kan kerja buat kita semua."


hibur Aliya.


"Ya sudah,kamu jangan tidur malam-malam ya,ibu mau ngurus dokumen rapat besok dengan klien."


kata ibu nya lalu peri turun ke bawah menuju ruang kerja.


'Ibu adalah sosok terhebat buat Aliya,bukan hanya bisa menjadi seorang ibu,ibu juga sekaligus menjadi ayah buat Aliya.'


ucap nya dalam hati,ia kini mulai meneteskan air mata.


Suara adzan isya sudah berkumandang Aliya yang sedang duduk di ranjang segera mengambil wudhu.


Wahyu yang mendengar adzan beranjak menuju kamar lalu mengambil air wudhu di kamar mandi pribadinya.


Selesai sholat Aliya menuju meja belajar ia duduk mempersiapkan segala alat tulis nya kembali.


Meskipun ia sudah menyiapkan nya sedari siang,ia harus mengecek kembali,karena ia takut bukunya ketinggalan seperti kemarin.


Setelah memeprsiapkan semuanya Aliya menuju ranjang.


"Hari ini Aliya ngantuk banget,apa karena tadi pergi ke danau,kan Aliya udah lama banget ga pergi main."

__ADS_1


ucapnyaa sendiri di dalam kamar itu.


Aliya yang merasa sangat ngantuk ia memutuskan segera tidur.


Sementara Wahyu yang baru selesai sholat ia pergi mencari ibunya ke ruangan kerja.


"Assalamualaikum Bu."


ucap Wahyu berusaha Tidak mengetuk pintu.


"Wa'allaikumsallam warahmatullahi wabarokatuh,"


jawab ibunya dan membuka pintu.


"Ada apa nak?"


tanya ibu nya penasaran.


Wahyu terdiam sebentar lalu menjawab.


"Besok pagi Wahyu pengen kita sholat subuh berjamaah." jawab Wahyu.


Ibunya heran mendengar jawaban dari putra sulung nya itu seperti ada yang aneh.


"Loh kan kita sudah biasa sholat sendiri-sendiri."


ucap ibunya yang ingin mendengar jawaban dari anak nya itu.


"Jadi gini buk Wahyu pengen kita sholat berjamaah, walaupun kita udah biasa sholat sendiri-sendiri,Wahyu pengen kita sholat berjamaah mulai besok pagi,Wahyu kan udah dewasa,seharusnya dari dulu semenjak ayah udah ga ada Wahyu harus jadi imam ibu sama Aliya."


katanya berusaha menjelaskan kepada ibunya.


Ibu nya yang mendengar itu langsung memeluk Wahyu.


"MasyaAllah Wahyu sekarang udah dewasa sekali,Wahyu yang dulu ibu kenal masih kecil sekarang sudah tumbuh menjadi Wahyu yang dewasa,bimbing adik-adik Wahyu ya nak,kalau ibu udah ga ada jaga mereka."


kata ibu nya sambil menangis.


"Iya buk,Wahyu udah besar sekarang,ibu jangan sedih ya,ya udah Wahyu mau tidur,besok pagi kita mulai sholat subuh berjamaah."


katanya.


Setelah meyakinkan bahwa ibunya sudah tidak menangis,Wahyu pergi ke kamarnya agar cepat tidur.


Aliya yang tertidur dengan pulas nya,biasanya ia terbangun untuk melaksanakan sholat tahajud.


Ibunya juga tidak bangun,hari ini mereka seperti minum obat tidur,ntah apa yang membuat keluarga itu mengantuk berat sehingga tidak melaksanakan sholat tahajud.


Jam empat pagi ibu pun bangun,lalu melakukan rutinitasembuat sarapan pagi.


seperti biasa selesai masak ibu bergegas menuju kamar Aliya untuk membangun kan terlebih dahulu agar segera mandi.


Wahyu yang sudah duduk di ruang tv,menyetel siaran tv ceramah pagi.


"Udah mandi?" Tanya ibunya.


"sudah buk."jawabnya


"oh ya sudah ibu mandi dulu ya."berjalan menuju kamar.


Wahyu hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya.


Aliya yang sudah selesai mandi segera memakai mukenah.


Wahyu berjalan ke atas menuju kamar Aliya,ia tahu pasti adik bungsu nya itu belum tahu bahwa akan sholat subuh berjamaah.


Tok...tok...tok..


"Assalamualaikum,"


"Dek!"panggil nya.


"Udah siap belum?"


tanyanya dari depan pintu.


Dengan cepat Aliya membuka kan pintu untuk kakaknya itu.


"Wa'allaikumsallam warahmatullahi wabarokatuh.Udah kok kak,ada apa?"


tanya nya heran.


"Kita sholat berjamaah bareng ibu ya,kakak tunggu di ruang sholat keluarga yang biasa."

__ADS_1


ucapnya lalu turun.


Aliya yang mendengar itu heran,semenjak ayah nya meninggal mereka tidak pernah sholat berjamaah.


Aliya duduk di meja belajar lalu membuka buku Dairy nya.


Ia membuka lembaran yang pernah ia tulis,isinya.


*20 April 2018


Sekarang sudah tidak ada lagi sholat berjamaah seperti sholat subuh,magrib,dan isya berjamaah.


ayah sudah pergi meninggalkan kami sekeluarga.


Sosok yang selalu menjadi imam disaat kami sholat kini telah pergi selamanya.


Ayah,iya.


Ayah telah pergi meninggalkan kami semua.


Ya Allah,tempatkan lah ayah di tempatmu yang paling layak dan sayangilah ayah,ayah adalah orang yang baik bagi kami,perlakukan lah ayah sebagaimana pula ayah memeperlakukan kami*.


Aliya membaca catatan kusam itu yang sudah dua tahun yang lalu ia tulis.


Dan pagi ini ia akan melaksanakan sholat subuh berjamaah.


Moment yang sangat ia rindukan dengan Ayah,sekarang Kakak sulungnya lah yang akan menjadi imam mereka,Wahyu yang akan menggantikan Ayah nya.


Setelah selesai merapikan buku dan merapikan mukenah nya.


Ia turun ke bawah untuk menemui ibunya dan kakak nya itu.


Adzan subuh pun sudah berkumandang.


Wahyu mempersilahkan ibu dan adik bungsu nya itu masuk ke kamar sholat.


Tempat yang sangat mereka rindukan bersama ayah,sholat berjamaah.


Mereka pun melaksanakan sholat,selesai sholat Wahyu memimpin doa,di lanjut dengan dzikir.


Sesudah semua berlangsung Wahyu mencium tangan ibunya,disusul dengan Aliya mencium tangan ibunya lalu mencium tangan Wahyu Kakak nya itu.


Setelah selesai sholat Aliya menuju kamar lalu membuka buku Dairy nya kembali.


Ia menulis beberapa kata disana.


*16 Maret 2020


Hari ini keluarga Aliya sudah melaksanakan sholat subuh berjamaah,setelah sekian lama kami tidak sholat berjamaah,kini rindu itu terbayar lunas*.


Setelah selai menulis ia menutup buku Dairy nya itu yang berwarna hitam.


Aliya segera memakai seragam sekolahnya dan turun kebawah untuk menemui ibu dan kakak nya.


Ibu dan kakak nya itu ternyata sudah menunggu Aliya untuk sarapan bersama.


"Ayok nak,sarapan dulu,ibu dan kakak kamu sudah nunggu dari tadi ."


Ajak ibunya .


"Maaf ya buk kalo sampai menunggu lama."


jawab Aliya merasa tidak enak karena sudah di tunggu .


"Ya sudah kita makan,hari ini ibu antar kamu ke sekolah."


kata ibu nya .


Keluarga itu pun sarapan bersama,setelah selesai sarapan masing-masing pergi ke tempat biasa mereka kerja.


Aliya yang sudah duduk di mobil menunggu ibunya menutup pintu rumah.


Hari ini bibi Inah yang biasa kerja tidak bisa masuk karena sedang sakit.


Setelah menutup pintu Ibu melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah.


Sesampai nya di sekolah Aliya pamit mengucap salam lalu mencium tangan ibunya .


Ibunya yang sudah pergi meninggalkan nya di depan gerbang,ia masih berdiri menunggu tiga sahabatnya itu.


"Heyyy!"


sambil memukul pundak Aliya.

__ADS_1


Aliya sontak kaget karena ada orang yang memukul pundak nya,dengan cepat ia menolehkan kepala nya untuk melihat siapa orang itu.


__ADS_2