VAGRANT : CRISIS CORE

VAGRANT : CRISIS CORE
Teknik 10 Bayangan


__ADS_3

”Sebuah teknik sihir yang diwariskan secara turun temurun dalam Keluarga Shin yang pada akhirnya sampai dipengguna terakhir yakni Shin Chaemin, teknik ini memungkinkan dia untuk memanggil hingga sepuluh hewan gaib potensial menggunakan hanya bayangannya sebagai perantara atau medium. Teknik ini juga memberikan si pengguna sebuah manipulasi bayangan secara keseluruhan, memungkinkan Shin Chaemin bersembunyi di dalam bayangan atau menyimpan objek di dalam bayangannya sendiri„ –Author.


...----------------...


Qi Feng menebas perut Orochi, membuat ular itu hancur dengan sempurna. Saat ia keluar dari rongga mulut raksasa itu, ia melihat menara iblis yang telah menjadi rumahnya selama 8 bulan terakhir sedang runtuh ke atas tanah, Qi Feng tersenyum mengerikan setelahnya.


Ken berniat untuk menyerang Qi Feng saat ia sedang lengah dengan manipulasi pedang darah lalu memotongnya, namun lelaki yang berpakaian serba hitam itu sudah lebih dulu menebas lengan panjang milik Ken.


Ken terjatuh kesakitan, merintih, meraung dan segalanya.


"Kalian benar-benar memaksaku keluar dari menara itu." Ucap Qi Feng.


Melihat Inshun yang sedang berdiri tegang diatas kaki pincangnya, Qi Feng datang menghampiri. Keringat mengucur deras dari kening Inshun. "Jangan takut begitu, suasana hatiku sedang bagus nih."


"Ayo ngobrol sebentar." Ajak Qi Feng. "Siapa yang memberitahukan tentangku padamu?"


"Mmm, Ling(?)"


Qi Feng terkekeh, lalu menggaruk tengkuknya kasar. "Lelaki itu memang tidak ingin dilangkahi olehku ya?"


"Hei, dengar. Aku tidak memiliki alasan khusus, tetapi aku akan membunuhmu." Ucap Qi Feng.


"Aku hanya meminta bantuan." Balas Inshun. "Tetapi sepertinya kau tidak akan mengerti, jadi ya sudah."


"Aku hanya meminjamkan kekuatanku kepada mereka yang pantas." Qi Feng memasang kuda-kudanya, lalu melesat kearah Inshun.


Saat jarak mereka sudah dekat, Shin datang mengacaukan pertarungan mereka. Shin dengan Nue, anak dari Nuri, masuk kedalam pertarungan untuk melindungi Inshun.


"Ah, kau si pengendali hewan gaib tadi, ya..." Ujar Qi Feng, ketika sadar. Ia menjaga jarak aman.


"Inshun! bawa Ken pergi dari sini!" Shin menajamkan raut wajahnya. Lelaki itu sudah siap mati.


"Lengannya pun sudah sembuh... apakah dia memiliki kemampuan regenerasi? " Batin Qi Feng. "Tidak, Tidak. Tidak mungkin. Sepertinya itu adalah salah satu kemampuan dari hewan gaibnya. Burung, ular, Mahoraga... pria ini sungguh unik."


"Apakah aku bisa melawannya?" Pikir Shin di lain sisi. "Saat beradu teguh dengan Ling saja aku tidak bisa bergerak."


"Apakah aku bisa, itu tidak penting. Aku akan tetap melakukannya!!"


Shin memerintahkan Nue untuk terbang melingkar mendekati Qi Feng, sementara ia berlari langsung kearahnya.


"Mumpung kita di luar, mari kita gunakan ruangan yang luas ini." Ucap Qi Feng.


Shin menyerang tubuh Qi Feng secara bertubi, bergantian dengan Nue yang memiliki komponen petir yang merambat diseluruh lembaran bulunya.


"Benar-benar menarik... padahal dia menggunakan hewan gaib, tapi malah dia sendiri yang menghampiriku?" Batin Qi Feng. "Kau harus mengerahkan lebih banyak hewan gaib." Sarannya.


Shin membentuk sebuah simbol yang menyerupai ular dengan jari-jari rampingnya. "Ryu!!"


Seekor naga melesat keluar dari dalam bayangan, lalu menggigit tubuh Qi Feng dan membawanya keatas udara.


10 hewan gaib milik Shin tidak bisa dipanggil lagi setelah hancur sempurna. Dengan pengecualian "seiteishirazu" yang merupakan ekspansi (improvisasi) teknik miliknya.

__ADS_1


Akan tetapi, teknik dan kekuatan yang tersisa dari hewan gaib yang hancur akan terwariskan ke hewan gaib yang lain.


"Seiteishirazu" merupakan teknik yang dibuat oleh Shin menggunakan teknik 10 bayangan sebagai dasarnya. Jadi tidak masalah jika hancur berkali-kali (malah itu sangat lemah). Tapi jika Nuri (hewan gaib berbentuk burung) dan Gama (hewan gaib berbentuk katak) hancur, maka "seiteishirazu" tidak akan bisa muncul lagi, Nuri dan Gama tidak bisa bergabung dengan "Ryu". Ada aturan tersendiri saat hewan gaib mewarisi hewan gaib yang lainnya.


"Serang! serang terus!" perintah Shin kepada Nue.


Qi Feng hening ketika tubuhnya di gigit Ryu, dan di tabraki oleh listrik Nue. Ia merasakan kebahagiaan tersendiri.


"Masih belum cukup." Bisiknya, saat mulai merasa bosan.


Ia menghancurkan kepala Ryu dengan seribu tebasan tak kasap mata. Membuat Shin tercengung diatas tanah.


"Aku sudah bilang, kan? mari gunakan ruangan yang luas ini." Qi Feng mendarat, lalu melakukan sebuah tebasan melingkar, yang mampu menebas belasan pohon disekitar mereka. Shin menjadikan Nuri sebagai perisainya, agar tidak terbelah menjadi dua bagian.


"Maafkan aku, Nuri." Shin mengembalikan tubuh Nuri yang kehabisan tenaga sebelum hancur. Shin telah menggunakan hampir seluruh dari hewan gaibnya untuk misi yang satu ini.


Energi jiwanya...


sudah habis.


"Hewan gaib milikmu menggunakan bayangan sebagai mediumnya, bukan?" Tanya Qi Feng, sembari berjalan mendekati Shin.


"Memangnya kenapa?"


"Aku tidak mengerti." Jujur Qi Feng. "Kenapa kau masih membutuhkan bantuanku?"


"Lawan kita adalah negeri api yang memiliki unsur anti sihir di pertambangannya. Mereka memanfaatkan unsur itu ke seluruh zirah milik pasukan. Sehingga hanya serangan fisiklah yang mempan." Terang Shin.


"Nona--"


"Nero?" Suara familiar milik seorang wanita dari arah belakang membuat sekujur tubuh Qi Feng merinding.


"Eun-- Eunchae?"


...----------------...


Hewan gaib yang dimiliki Shin Chaemin:




Gyoukuken: Hewan gaib berupa anjing kembar dengan hidung yang kuat untuk melacak dan taring dan cakar yang mematikan untuk melahap kutukan




Nuri dan Nue : hewan gaib bersayap bersenjatakan sayap kejut listrik yang dapat membawa orang dalam jarak pendek. Shin Chaemin terutama menggunakan Nue untuk mengintai atau mendukung hewan gaib lain menggunakan mobilitasnya.


__ADS_1



Orochi : hewan gaib ular raksasa yang digunakan untuk menjerat target Shin Chaemin. Itu mampu menghancurkan kutukan tingkat rendah tetapi hanya mengikat Qi Feng sesaat sebelum dihancurkan.




Ryu : Orochi versi improvisasi.




Gama : hewan gaib berbentuk kodok besar dengan lidah panjang dan kuat yang dapat menangkap orang dan menarik mereka ke udara. Lidah kodok dapat digunakan untuk menarik Shin Chaemin atau sekutunya ke tempat yang aman dan kemudian membawa seluruh orang ke dalam mulutnya jika perlu.




The Well's Unknown Abyss, atau Seiteishirazu: Teknik ekstensi yang menggabungkan hewan-hewan gaib.




Banshō : hewan gaib gajah yang didominasi Shin Chaemin tepat sebelum Acara pertemuan kelima negara. Banshō memiliki kemampuan untuk menghasilkan volume air yang sangat besar dari belalainya dan bobotnya juga dapat digunakan secara ofensif.




Datto : Segerombolan hewan gaib kelinci yang digunakan Shin Chaemin sebagai pengalih perhatian atau untuk membantunya mengetahui kemampuan musuhnya. Seperti Well's Unknown Abyss, kelinci dapat dihancurkan tanpa akibat apa pun, memungkinkan Shin Chaemin untuk menelurkan sebanyak yang dia butuhkan.




Mahoraga : Tidak ada satu pun pengguna teknik ini yang mampu menjinakkan Mahoraga, termasuk Shin Chaemin. Dia hanya mengancam untuk memanggilnya sebagai kartu truf jika dia merasa dia akan kalah dalam pertempuran, melepaskannya untuk menyerang dirinya beserta lawannya.




Rain : Seekor rusa jantan dengan tanduk berbunga yang memiliki kemampuan untuk memulihkan fisik ataupun energi jiwa seseorang yang telah ditentukan oleh si pengguna.




Sekian dari Author untuk teknik 10 bayangan :p

__ADS_1


__ADS_2