
“Valerie benar-benar di kelilingi nasib baik."
"Bukankah itu benar? Aku sudah mengatakan, bahwa jika Nona Theresia Justine ini tidak memiliki latar belakang keluarga yang menonjol, gelar protagonis wanita tidak akan jatuh di tangannya."
"Yah, latar belakang keluarga bisa menentukan segalanya. Meskipun kali ini, Valerie hanya ada di dua adegan, ini kesempatan yang langka."
"Jika Valerie berkinerja baik, mungkin saja kita bisa memasuki industri pertunjukan di masa depan…"
Rekan-rekannya memberi selamat kepadanya satu demi satu. Namun, Valerie Lucianne hanya tersenyum tipis dan tidak mengatakan apa-apa. Dia kembali ke tempat duduknya dan mulai bekerja untuk hari itu.
Tiba-tiba, Valerie Lucianne merasa suara seseorang hilang hari ini. Dia mengangkat alisnya dan melihat bahwa Hanny Lize sedang duduk di kursinya dengan murung, tampaknya tidak tertarik dengan gosip ini.
Mungkin dia sedang tidak enak badan? atau mungkin ada sesuatu di benaknya? Valerie Lucianne merasa Hanny Lize yang diam itu sangat aneh.
Saat istirahat di siang hari...
Valerie Lucianne pergi ke pusat perbelanjaan. Dia telah di beritahu oleh Direktur Carlos, bahwa mereka akan syuting ke luar negeri, tetapi setiap orang harus memilih pakaian mereka sendiri.
Valerie Lucianne memikirkannya sepanjang malam dan memutuskan untuk memakai 'Meteor Butterfly'. Karena itu, dia harus membeli satu set pakaian yang setara dengan kalungnya. Namun, setelah dia mengelilingi seluruh pusat perbelanjaan, dia tidak bisa menemukan pakaian apa pun yang cocok dengan 'Meteor Butterfly'.
Yah, masalah utamanya adalah karena 'Meteor Butterfly' terlihat terlalu mewah. Jika seseorang memakai pakaian yang biasa, itu tidak akan bisa menandingi kesempurnaan ‘Meteor Butterfly’.
__ADS_1
Valerie Lucianne berjalan keluar dari toko dan memesan secangkir teh susu di cafe depan pusat perbelanjaan. Di samping cafe ada hotel bintang empat. Dia masih menunggu teh susu, jadi dia melihat sekeliling.
Tiba-tiba, Valerie Lucianne melihat sosok yang akrab keluar dari dalam. Dia hanya tahu bahwa sosok itu adalah sosok seorang pria dan wanita. Tapi, dia tidak bisa mengingat siapa itu.
Keduanya awalnya keluar bersama, tetapi saat keluar, masing-masing berpura-pura tidak mengenal yang lain. Pria itu tidak mengatakan sepatah kata pun. Dia melangkah pergi dan menghilang. Adapun wanita itu…
"Hanny?" Valerie Lucianne berjalan mendekat dan dengan lembut memanggil.
Orang yang di panggil terkejut dan menoleh untuk melihat Valerie Lucianne dengan wajah memerah.
Itu benar-benar dia. Valerie Lucianne sangat terkejut sehingga rahangnya hampir jatuh. Dia berharap bahwa dia telah salah menilai Hanny... tapi...
" Valerie, kamu... Mari kita bicara di sini." Hanny Lize melihat sekeliling dan menarik Valerie Lucianne ke samping.
Ternyata Hanny Lize sudah lima tahun di Angels Corp, tapi dia masih karyawan magang kecil. Seiring berlalunya waktu, dia tidak berani tatap muka dengan orang tuanya, yang telah membiayainya untuk belajar mahal-mahal. Jadi, demi naik pangkat, Hanny Lize memulai hubungan rahasia dengan Manager Angela Corp, William Kay. Kadang-kadang, setelah bertemu William Kay, mereka berdua akan tidur bersama…
Valerie Lucianne sangat marah, "Hanny, aku selalu merasa bahwa kamu sangat cerdas dan kamu sangat serius dengan pekerjaan mu. Aku percaya bahwa pada saatnya nanti, kamu pasti akan... "
Hanny Lize tersenyum pahit dan menggelengkan kepalanya, " Valerie, kau tidak tahu bahwa mereka yang bisa tinggal di Angels Corp adalah elit atau setidaknya memiliki koneksi. Meskipun mereka tidak mengatakan apa pun di permukaan, mereka semua memiliki perjanjian diam-diam. Selanjutnya, dengan bos sekeras Axelyn Callistoe, bagaimana dia bisa mentolerir bawahan yang lebih unggul darinya? "
Valerie Lucianne tiba-tiba tercerahkan! Ternyata selama ini, alasan mengapa Direktur Axelyn Callisto, mampu mempertahankan karirnya sebagai desainer top di Angels Corp, semua karena penindasan dan tirani!
__ADS_1
Tampaknya informasi mengenai aturan dan peraturan ketat di Angels Corp itu hanya rumor, dan tidak bisa di anggap serius. Namun, Valerie Lucianne tidak tahan melihat Hanny Lize jatuh begitu saja. Hanny Lize masih sangat muda, bagaimana dia bisa berhubungan dengan pria tua seperti William Kay itu…
"Itu... Hanny, lihat, aku hanya seorang karyawan magang kecil. Sekarang aku secara bertahap di akui, kamu juga bisa benar-benar… " Valerie Lucianne masih berusaha membujuknya.
Tapi Hanny Lize tiba-tiba terlihat sedih. Lalu berkata"Valerie Lucianne, aku berbeda dari mu. Kamu sangat cantik, kamu memiliki pendidikan tinggi, kamu memiliki kepribadian yang tangguh, dan banyak orang menghargai mu. Tapi bagaimana dengan ku? Keluarga ku miskin, aku bukan seorang penduduk asli kota A, penampilan ku juga biasa saja, dan aku tidak memiliki keahlian apa pun… Aku tahu, kamu pasti memandang rendah ku, tapi…”
“Haha...” Hanny Lize tertawa pelan, suaranya penuh kerendahan diri dan kesedihan, “aku juga membenci diri ku sendiri. Tahukah kamu, aku adalah anak perempuan tertua dari keluarga Lize, dan aku memiliki dua adik perempuan dan satu adik lelaki, yang semuanya mengandalkan ku untuk mencari nafkah. Aku juga butuh biaya untuk sekolah adik-adik ku. Aku sudah bersabar selama 5 tahun. Jika aku terus menjadi magang kecil, bagaimana aku bisa membiayai merek? "
Tanpa sadar, suaranya bergetar dan mata Hanny Lize basah oleh air mata. "Baru bulan lalu, ayah ku menelepon ku dan berkata bahwa Ibu ku tiba-tiba jatuh sakit dan perlu di rawat di rumah sakit. Valerie, katakan pada ku, aku hanya pekerja kecil, di mana aku bisa mengumpulkan uang dan bagaimana aku bisa menghadapi orang tua ku? "
Dalam perjalanan kembali, dada Valerie Lucianne terasa sesak, dan bahkan napasnya tidak teratur. Dia selalu berpikir bahwa dirinya adalah orang yang paling menyedihkan dan tidak berdaya di dunia. Tanpa di duga, dia ternyata sudah punya banyak hal di banding yang lain. Dia sudah cukup bahagia, tetapi dia masih membenci kenyataan bahwa semua orang memiliki keluarga...
Valerie Lucianne dengan cepat kembali ke Mansion Beaufort...
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗
__ADS_1