
Hanya setelah Mobil meninggalkan Mansion Lucianne dan menghilang, pasangan itu akhirnya berani menyingkirkan semua kemunafikan di wajah mereka.
Rebecca Lune berkata dengan marah, "Aku sudah memberitahu mu untuk tidak membawa pelacur kecil itu pulang, tetapi kamu menolak untuk mendengarkan! Kali ini, dia membawa bencana. Aku sudah memperingatkan mu tentang hal itu."
Kepala Robert Lucianne pusing, pikirannya berantakan. Posisi Keluarga Lucianne di A City di anggap rendah. Jika Keluarga Justine serius, mereka bisa saja menghancurkan mereka sampai mati dalam hitungan menit!
"Jika kamu tidak melakukan begitu banyak perbuatan jahat, akankah aku membawa Valerie kembali ke rumah kita? Seseorang yang tidak ada hubungannya dengan kita? Jika aku melakukan ini, itu juga akan menguntungkan mu." Ucap Robert Lucianne kesal.
Rebecca Lune menatap Suaminya, dan berkata, "Demi keuntungan? Keuntungan macam apa itu? Tidakkah kamu melihat apa yang di lakukan oleh gadis itu? Dia bahkan berani menyinggung Nona Muda Keluarga Justine? Menurut ku, Keluarga Lucianne kita sudah selesai. Kita telah jatuh ke tangan pelacur kecil ini.”
Rebecca Lune terus mengutuk Valerie dengan marah, lalu dia berjalan masuk ke dalam rumah...
Robert Lucianne mengerutkan kening, tenggelam dalam pikirannya.
Rebecca Lune merasa tidak ada suara yang datang dari belakangnya. Dia berhenti berjalan, dan menoleh ke belakang, melihat Suaminya masih berdiri di sana, dia menjadi cemas. Dan berkata, "Pikirkanlah cara untuk membawa pelacur itu pulang."
“Tidak... Aku tidak bisa." Ucap Robert Lucianne mengerutkan kening dan menggelengkan kepalanya.
“Kenapa kau tidak bisa? Ayo, temukan dia dan patahkan kakinya. Keluarga Lucianne kita telah memberinya makan selama ini. Mari kita lihat apakah dia masih berani menimbulkan masalah! " ucap Rebecca Lune mengutuk Valerie.
Robert Lucianne tiba-tiba berbalik dan berjalan ke rumah. Dengan cemas, dia mengejar Istrinya. "Kemana kamu akan pergi? Kamu tahu bahwa tuan muda kedua keluarga Beaufort lah yang memberikan uang itu ke keluarga kita, kan? Dengan uang itu juga kita bisa melewati krisis. Bagaimana jika kita membuatnya marah? Bukankah dia akan meminta kembali uang nya?”
Rebecca Lune menggelengkan kepalanya dan berkata, "Aku tahu itu. Apa kau masih tidak paham? Yang aku duga adalah tuan muda kedua, Albert Beaufort ini mungkin telah menyukai Valerie, jadi itu sebabnya …" ucap Rebecca Lune tersenyum licik.
"Maksud mu …?" Robert Lucianne menebaknya, lalu mengangguk. "Benar! Kalau tidak, mengapa tuan muda kedua tiba-tiba mengirim seseorang untuk membantu keluarga kita mengatasi krisis. Padaahal, sejak awal Keluarga Lucianne dan Keluarga Beaufort kita bahkan tidak saling kenal?"
Mendengar tebakannya, Rebecca Lune segera berkata, "Kamu benar. Aku juga berpikir masalah ini sangat mencurigakan.”
Robert Lucianne mengangguk dan berkata, “Baiklah, aku mengerti. Kamu di rumah saja, biar aku yang pergi mencari Valerie dan menanyakan beberapa hal padanya."
“Baiklah.” Jawab Rebecca Lune.
__ADS_1
....................
Setelah mendengar kata-kata Albert Beaufort, Valerie Lucianne kembali ke kamarnya, tetapi dia tidak bisa tertidur. Dia berbaring di tempat tidurnya, suasana hatinya berantakan.
Tiba-tiba teleponnya berdering. Valerie bangun dan melihat nama yang muncul di layar handpone nya, itu adalah Ayah angkatnya. Dia melihat nomor yang muncul di layar. Robert Lucianne tiba-tiba meneleponya begini, apa lagi atas kemauannya sendiri, dia akan melupakannya.
Setelah berpikir sejenak, Valerie Lucianne masih mengangkat ke telepon pada akhirnya …
Saat telepon itu di tutup Valerie segera bangkit dari tempat tidurnya, mengambil jaket jenasnya, lalu beranjak pergi...
...................
Saat ini, di ruang pribadi kedai kopi...
Valerie Lucianne datang lebih awal, dari waktu yang di janjikan. Ketika dia mendengar ketukan di pintu, dia bangkit dan pergi untuk membukanya.
"Ayah, kamu di sini." Ucap Valerie Lucianne menyapa dengan senyum ringan.
Setelah duduk, Robert Lucianne langsung menuju pokok permasalahan. "Valerie, apa hubungan mu dengan tuan muda dari keluarga Beaufort?"
"…" Valerie Lucianne tahu ini, dari awal Ayaj angkatnya meminta bertemu, dia merasa ada sesuatu yang salah.
Mata Valerie Lucianne menyipit, seolah-olah dia sudah tahu sesuatu. "Keluarga Beaufort? Ayah, tuan muda mana yang kamu maksud?" Valerie Lucianne bermaksud bermain bodoh.
Robert Lucianne tertawa dingin, dan berkata, “Selain Albert Beaufort, siapa lagi yang ku maksud?"
Valerie Lucianne menggelengkan kepalanya. "Ayah, jangan bercanda. Bagaimana aku bisa kenal orang seperti itu?" "
“Orang seperti apa? Yah, itu benar, dia dari kelas atas. Tapi, aku ingat bahwa ketika perusahaan ayah dalam bahaya dan Keluarga Lucianne berada di ambang kehancuran, itu adalah Tuan Muda Kedua, Albert Beaufort, yang mengirim orang untuk membantu Keluarga Lucianne. Selain itu, orang itu bahkan bertemu dengan mu secara pribadi. Valerie, apakah kau membuat persyaratan diam-diam dengannya?” ucap Robert Lucianne, saat ini dia tampak seperti ayah yang baik hati ketika dia dengan sabar bertanya.
“Orang itu memang bertemu dengan ku, tetapi dia tidak meminta ku melakukan apa pun. Dia bilang dia kasihan pada ku dan berkata dia hanya ingin membantu ku.” Saat Valerie Lucianne berbicara, dia tersenyum malu-malu.
__ADS_1
Lalu, Valerie Lucianne tersenyum ringan, dan melanjutkan, "Awalnya, ku pikir dia berbohong pada ku. Aku belum pernah bertemu dengannya sebelumnya. Tetapi pada akhirnya, Ayah, kamu benar-benar membiarkan ku pergi dan tidak jadi menjual ku sebagai wanita penghibur. Kenapa? Apa Ayah sudah lupa? "
Mendengarnya, ekspresi Robert Lucianne berubah masam. Dia batuk untuk menyembunyikan rasa malunya. Dan berkata, "Ehem, ehem, jadi kamu benar-benar tidak kenal Tuan Muda Kedua Beaufort?"
"Aku tidak kenal dia." Valerie Lucianne mengangguk.
Wajah Robert Lucianne menjadi gelap ketika dia memarahi Valerie dengan nada kasar, “Valerie, kamu masih berani berbohong."
Saat suara Robert mulai meninggi, Valerie Lucianne menyeringai dingin. Akhirnya, kau menunjukkan sifat asli mu Ayah?
Robert Lucianne dengan kesal berkata, "Jika kamu benar-benar tidak mengenal Albert, lalu apa yang kamu lakukan tadi malam bersamanya? Apakah kamu benar-benar tidak tahu! "
Valerie Lucianne tanpa sadar mencubit telapak tangannya. Sial, apakah Robert sudah tahu segalanya? Itu benar. Maxime Lucianne telah di pukuli sampai babak belur oleh Albert Beaufort. Tidak mungkin Robert Lucianne tidak akan tahu tentang ini.
“Kamu jelas tahu tentang Nona Muda Justine dan Albert Beaufort telah bertunangan, tapu kamu masih berani melakukan hal-hal yang tercela, dan menganggu hubungan mereka berdua. Apakah kamu benar-benar berpikir kamu layak untuk keluarga Beaufort? Kamu bahkan tidak cocok untuk menjadi wanita simpanan!" ucap Robert Lucianne marah.
Wajah Valerie Lucianne segera berubah pucat. Bibirnya bergetar dan matanya melebar. Dia akan membalas perkataan Robert, tapi tiba-tiba suara pintu di tendang menghentikannya..
Pintu di tendang terbuka oleh seseorang dari luar....
Segera setelah itu, suara seorang pelayan terdengar, pelayan berkata dengan lembut, "Tuan Muda Kedua, silakan masuk."
Hati Valerie Lucianne bergetar. Kenapa dia ada di sini? Saat Valerie Lucianne menoleh, Albert Beaufort sudah berjalan ke arahnya. Dia berhenti di depannya dan pertama-tama menatapnya dengan lembut, lalu mengulurkan tangannya dan membelai pipi Valerie yang sedikit panas. "Bukankah aku menyuruh mu beristirahat di rumah? Kenapa kamu tidak memberitahu ku saat kamu keluar?"
"Aku …" Valerie Lucianne diam-diam menelan air liurnya. "Ayah berkata bahwa dia memiliki sesuatu yang penting, dan ingin bertemu dengan ku, jadi aku…”
------------------
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
__ADS_1
See you in the next chapter ya readers🤗