
Valerie Lucianne melihat semakin banyak orang datang untuk menonton, bahkan beberapa orang di kerumunan mempercayai kata-kata Rebecca Lucianne dan mengutuk padanya.
Pada saat ini, Wakil CEO Ernest Galant menerobos kerumunan, hendak melangkah maju menghentikan orang-orang ini, tapi selangkah lebih lambat, dia melihat sosok tinggi tiba-tiba muncul di depan Valerie Lucianne.
Itu adalah seorang pria, dan pria itu langsung berjalan di depan Valerie Lucianne, menyelamatkannya dari fitnah Rebecca Lucianne. Tanpa memberi yang lain kesempatan untuk bereaksi, pria itu menggendong Valerie Lucianne dan meninggalkan pintu masuk Gedung Angels Corp seperti angin.
Karena pria yang datang itu datan dan pergi dengan cepat, lalu karena perhatian semua orang terfokus pada Robert Lucianne dan istrinya, tidak ada yang bisa melihat dengan jelas penampilan sejati pria itu.
Hanya Wakil CEO Ernest Galant yang mengerutkan kening saat dia melirik sosok yang perlahan menghilang ke kejauhan.
Bahkan Valerie Lucianne juga tidak siap akan penyelamatan tiba-tiba itu, dia bahkan tidak melihat siapa yang datang. Namun, saat dia meringkuk di dada penyelamatnya yang hangat dan lebar, aroma unik pria itu sekali lagi terpancar dari hidung dan napasnya, hati Valerie Lucianne yang gelisah, perlahan-lahan menjadi tenang. Dia sangat mengenal aroma tubuh ini.
Lalu, Valerie Lucianne mengulurkan tangannya untuk memeluk leher pria itu dengan erat.
Albert Beaufort melangkah ke pintu mobil, berniat untuk membawanya masuk.
Valerie Lucianne dengan cemas berkata, "Jangan, biarkan aku masuk sendiri."
Albert Beaufort menatap sepasang mata jernih milik wanita di tangannya, lalu tanpa mengatakan apa-apa, dia melakukan apa yang di katakannya dan menurunkannya. Valerie Lucianne duduk di kursi penumpang depan. Sementara Albert Beaufort masuk kursi di sebelahnya, kemudian Albert Beaufort menutup pintu.
Di dalam mobil, suasananya agak canggung..
"Mengapa kamu di sini?" Valerie Lucianne bertanya sambil menatap ke arah pria di sampingnya.
Albert Beaufort berkonsentrasi mengendarai mobil. Dia sedikit mengernyit kan alisnya, dan berkata, "Aku menerima berita bahwa Theresia Justine datang ke Angels Corp. Aku takut dia akan menyulitkan mu, jadi aku datang untuk melihatnya."
Dengan satu kalimat, hati Valerie Lucianne merasa hangat lagi. Dia tidak pernah berpikir bahwa perasaan di rawat dan di perhatikan oleh orang lain begitu nyaman.
“Terima kasih." ucap Valerie Lucianne tersenyum.
Albert Beaufort menoleh dan menatapnya sekilas, lalu memalingkan wajahnya, saat bibirnya sedikit tersenyum, dia berkata, "Bukankah aku mengatakan bahwa aku akan melindungi mu? Dan kau masih mengucapkan terima kasih pada ku?"
__ADS_1
Wajah Valerie Lucianne menjadi lebih merah..
"Itu benar, aku tahu tentang masalah mu dengan Theresia Justine." Ucap Albert Beaufort setelah beberapa saat.
Valerie Lucianne bertanya dengan ragu, "Bagaimana kamu tahu? Mungkinkah… kamu memiliki mata-mata di Angela Corp? "
Kalimat itu membuat Albert Beaufort tertawa. Dia menggelengkan kepalanya dan berkata, "Aku tidak punya."
"Lalu bagaimana kamu tahu?" Valerie Lucianne mencibir mulut kecilnya.
“Tuan muda ini hanya melakukan perhitungan dengan jarinya!" Albert Beaufort berkata dengan nada misterius.
"Pfftt! Hahaa." Valerie Lucianne tertawa, dia merasa terhibur.
Suasana di mobil pun sedikit mereda...
"Apakah kamu ingin mengambil iklan untuk seri ini?" Setelah beberapa saat, Albert Beaufort tiba-tiba bertanya.
"Baiklah, aku akan membantu mu mengurusnya." Albert Beaufort berpikir bahwa gadis itu sangat enggan kehilangan iklan itu.
"Hah?" Valerie Lucianne tertegun sejenak.
"Bukankah kamu mau mengambilnya? Keluarga Justine ada di sini. Selanjutnya, Damitri Beaufort pasti akan menyetujui permintaan Theresia Justine karena hubungannya dengan keluarga Beaufort. Namun, jika aku muncul, Damitri Beaufort mungkin akan memberi ku beberapa wajah dan masalah ini akan di selesaikan. " ucap Albert Beaufort
Valerie Lucianne diam-diam mendengarkan analisisnya, tetapi semakin dia mendengarkan, semakin aneh hasilnya.
Albert Beaufort dan Damitri Beaufort sama-sama dari keluarga Beaufort. Bahkan jika mereka tumbuh dewasa bersama, mereka tidak berinteraksi banyak. Apakah mereka tidak pernah rukun saat mereka masih muda?
Seolah-olah Albert Beaufort telah melihat keraguan Valerie, dia dengan acuh tak acuh berkata, "Hubungan antara aku dan sepupu ku sangat jauh. Kami tidak akrab."
"Oh." Valerie Lucianne berkedip beberapa kali. Dia terkejut bahwa Albert Beaufort tahu apa yang dia pikirkan.
__ADS_1
Tatapan Albert Beaufort menatap lurus ke depan, seolah-olah dia mengenang ingatannya, lalu berkata, “Sebenarnya, meskipun aku adalah anggota keluarga Beaufort, hubungan ku dengan anggota keluarga Beaufort lainnya selalu jauh. Bahkan dengan para tetua tetap sama. Sejak aku tumbuh dewasa, aku pindah dari keluarga Beaufort dan membawa kakak ku untuk tinggal bersama dengan ku. "
"…." Ada puluhan ribu pertanyaan di benaknya, tetapi Valerie Lucianne tidak berani menanyakannya.
Mata pria itu dalam dan tenang, seolah-olah dia bisa melihat sesuatu di ujung jalan. Saat Valerie Lucianne melihat dengan hati-hati, jejak kesedihan bisa terlihat di mata Albert Beaufort yang dalam itu.
Valerie Lucianne takut dia salah menilai Albert. Jadi, dia memusatkan pandangannya padanya dan menatapnya dengan dalam.
Namun, tidak di ketahui apakah perhatian Valerie Lucianne telah membangkitkan kewaspadaan pria itu atau apa, tapi mata Albert Beaufort sudah kembali ke keadaan semula.
Valerie Lucianne merasa sedikit kehilangan. Beberapa kali, dia membuka hatinya untuknya. Namun, tepat ketika dia akan bergerak maju, dia tidak dapat masuk. Perasaan khawatir tentang keuntungan dan kerugian pribadi ini membuatnya sangat gelisah.
"Bagaimana kamu berencana berurusan dengan Robert Lucianne dan Istrinya?" Albert Beaufort bertanya padanya.
"Aku tidak tahu harus berbuat apa. Bagaimana menurut mu?" Valerie Lucianne mengangkat alisnya dan meminta pendapatnya.
Albert Beaufort mengerutkan bibirnya dan berkata, "Pasangan ini telah melakukan banyak kejahatan, dan bahkan anak-anak mereka telah di didik seperti itu. Ku pikir, jika Jessy dan Maxime ini di bebaskan, itu akan menjadi bencana untuk mu."
Valerie Lucianne setuju dengannya. Di permukaan, keluarga Lucianne adalah keluarga yang murah hati, tetapi dalam kenyataannya, Robert Lucianne adalah orang yang gila harta, Rebecca Lucianne dan Jessy Lucianne sangat suka menghambur-hamburkan uang, dan Maxime Lucianne seorang bajingan mesum. Keluarga ini benar-benar mengerikan!
"Tapi aku khawatir jika aku tidak mengendur sedikit, orang tua itu Robert Lucianne akan terus mengganggu mu." ucap Albert Beaufort dengan dingin.
Valerie Lucianne sekali lagi mengingat adegan dari beberapa saat yang lalu. Jika hal-hal seperti ini berlangsung untuk waktu yang lama, hidupnya pasti akan terpengaruh.
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗
__ADS_1