
"Hey.. Monna!! apa kau melamun?" bentak Lylia
"Oh.. hemph... Entahlah" kaget Monna.
"Kalau cuma melihat dari kejauhan, mana bisa puas. Ayolah, kita diberi kesempatan untuk bertemu dengan senior-senior yang tampan, dan Elegan itu. Apa kau ingin kesempatan ini sia-sia begitu saja?"
"Apa yang ada dipikiranmu hanya ada para senior yang kau bilang tampan dan elegan itu?" Sindir Monna.
"Hey, bukankah kau sama saja? Dipikiranmu hanya ada senior berwajah hantu itu?" balas Lylia.
"Tunggu.. Dari mana dia terlihat seperti hantu?" lirik Monna.
"Monna... Apa kau tidak pernah melihat pembahasan di Wechat? Bahkan anak-anak Jurusan Musik juga membahas wajahnya yang seperti hantu, kulit yang sangat pucat seperti orang mati, mata merah menyala yang menakutkan, dan kebiasaannya yang selalu tidur di siang hari. Bahkan disaat pelajaran Profesor lautan beku itu. " jelas Lylia sambil tertawa lepas.
" Andaikan Profesor mendengar apa yang barusan kau ucapkan.. Sayang sekali beliau tidak hadir. " ucap Monna sambil menghela nafas.
" Sejak kapan Ratu Es mulai mengutuk teman sendiri?"
" Dan mau sampai kapan kau terus memanggilku Ratu Es? Lirik Monna.
__ADS_1
" Lupakan, aku akan terus memanggilmu begitu. Bukankah kau ingin ke tempat senior Brian? Ayo, aku akan mengantarmu.. " kata Lylia sambil menarik tangan Monna.
"Tunggu!!!" henti Monna.
"Apa lagi yang perlu kau tunggu, bukankah ini kesempatan bagus bisa bertemu langsung dengan idolamu. Kita akan melihat-lihat karya dari idolamu itu, ini bisa jadi alasan yang bagus bukan?" jelas Lylia.
"Tapi aku terlalu gugup untuk berhadapan langsung dengannya".
"Apa kau bodoh?.. Ayolah aku akan membawamu kesana" ucap Lylia dengan menarik paksa Monna.
pikir Lylia.
Dipikiran Monna
Sesampainya di tempat Karya Seni Brian, Lylia berhenti tepan di depan Brian, lalu memperkenalkan diri.
"Selamat pagi Kak, Kami dari Jurusan Karya Seni Tahun ke-2, saya Lylia, ini adalah Monna. Bolehkah kita melihat karya kak senior?" jelas Lylia.
"Tentu.." singkat Brian.
__ADS_1
"Monna,, beranikan dirimu, jangan hanya bersembunyi di belakang ku...!" bisik Lylia.
Monna terus bersembunyi di balik Lylia selama berada di Tempat Brian.
~Ruang Kelas~
"Apa kau tidak menyesal menyianyiakan kesempatan sebagus itu? Monna, mau sampai kapan kau terus begitu? Tahun ini Senior Tahun ke-4 akan diwisuda, dan kau? Apa yang aka kau lakukan jika Brianmu itu sudah lulus? Apa kau tidak akan memberitahukan perasaanmu padanya??" desak Lylia kepada Monna.
" Entahlah... Aku akan pikirkan lain waktu. Bel pulang sudah berbunyi, aku harus cepat kembali kerumah".
"Ngantin dulu yuk, laper nih, tadi nggak sempet makan karna harus dateng di pameran" ucap Lylia dengan wajah memelas.
"Tidak, film jepang akan dimulai 10 menit lagi".
"Apa film Jepang itu lebih penting dari pada kesehatan temanmu ini??!!"
"Kalau kau sakit, tinggal pergi ke rumah sakit. Aku duluan ya.." ucap Monna sambil tergesa-gesa meninggalkan Lylia.
"Dasar Ratu Es!!! Aku ditinggal sendirian nih?? Monna!!" teriak Lylia.
__ADS_1