
Ada seorang pria yang terlahir di keluarga terpandang,,, orang sekitar menyebut keturunan darah biru,,, iya bertemu seorang wanita dari kalangan orang biasa,, dan tak lama berkenalan mereka pun menikah,, dan menjadi sepasang suami istri,,, mereka di karuniai anak perempuan yang cantik dan baik hati, anak itu di beri nama iis, anak itu sangat di cintai dan di sayangi keluarga nya,, tapi orang" sekitar selalu memandang rendah pada keluarga itu,, ayah nya bekerja di pabrik dengan upah yang tidak seberapa,,, dan ibu nya juga bekerja di perusahaan pembuat pakaian,,, apa yang iis mau sebisa mungkin mereka turuti, iis adalah anak pertama mereka,, saat usia iis beranjak tiga tahun,, orang tua nya tidak bekerja lagi,,, ayah iis mencoba mencari pekerjaan tapi itu sulit,, ibu iis juga tidak bisa mendapatkan pekerjaan dan hanya mengurus iis di rumah,, untung iis mempunyai kakek yang baik hati,,, tapi menurut saudara ayah yang lain, ayah adalah anak kesayangan kakek,,, jadi apapun permintaan ayah selalu di kabulkan kakek,, itulah yang membuat saudara ayah iis yang lain tidak menyukainya, semenjak ayah dan ibu nya iis tidak bekerja lagi, kehidupan mereka berubah kacau,, ibu iis mulai sering marah - marah terhadap suaminya, jika di rumah tidak ada beras ayah selalu pergi mencari kakek,, dan ayah iis pun pulang membawa beberapa bahan makanan untuk dimasak,, waktu itu iis tidak mengerti apa yang sedang terjadi di kehidupan nya,, karena iya masih anak kecil yang polos,, saat usia enam tahun iis mulai masuk sekolah kelas 1 SD,,, iis mulai masuk sekolah memakai seragam baju putih dan rok merahnya tak lupa dengan dasi dan topinya, saat masuk kelas iis mencari bangku, iis memilih bangku yang paling depan, dan mendapatkan teman sebangku yang bernama meri,,, walaupun mereka baru bertemu dan duduk satu bangku, mereka langsung menjadi teman baik, dan bel pulang pun berbunyi iis pulang sekolah sendiri karena rumah nya tidak jauh dari sekolah, di umur enam tahun, iis bukan hanya mulai masuk sekolah tapi iis mempunyai adik pertama laki - laki nya, iis sangat senang dengan adik laki - laki nya yang di beri nama Vijay, tapi saat usia Vijay memasuki usia 3 bulan, ibu iis sedang mengandung anak ke tiga nya, tapi tidak ada yang tau tentang kehamilan anak ke tiga ini termasuk ibu iis,,, dan juga ibu iis tidak mengalami gejala" seperti orang hamil kebanyakan,, sampai usia kandungan yang mulai besar pun, ibu iis tidak mengalami mual, pusing, ngidam dan sebagai nya,,, saat ibu iis merasa ada yang aneh iya memeriksanya ke puskesmas terdekat,, dan alangkah terkejut nya iya setelah tau kalau iya sedang hamil anak ke tiga nya,,, dan hanya beda satu tahun dengan anak ke dua nya anak ke tiga pun lahir,, dan di beri nama Gara, karena Vijay dan Gara hanya beda umur satu tahun ibu iis memutuskan untuk sementara pindah ke rumah orang tua ibu iis begitu pun ayah dan juga iis pun ikut,, karena mereka sekeluarga pindah rumah ke tempat nenek dari ibu iis,, iis pun di pindah kan ke sekolah baru yang tidak jauh dari tempat tinggal nya sekarang,,