Wanita Berdarah Biru

Wanita Berdarah Biru
Beni anak yang kuat


__ADS_3

Berbeda dengan adik bungsu laki - laki ibu iis yang bernama adi, dia tidak pernah bisa akur dengan iis,, setiap bertemu adi pasti selalu saja mencari gara - gara terhadap iis, padahal yang adi ribut kan hanya masalah sepele,, adi bersikap baik pada iis hanya ketika adi butuh bantuan, seperti menyuruh beli sesuatu dan lain - lain, tapi iis tidak pernah dendam kepada paman nya itu,, iis tidak pernah mempunyai fikiran buruk kepada semua orang,, apalagi saudara nya sendiri,


Iis tipe orang yang males menanggapi keributan,, iis lebih suka di tempat sunyi, damai,, dan jauh dari keramaian,,


Kembali ke cerita sebelum nya ya gess..


Setelah selesai memetik jambu iis pun turun, dan memberikan jambu itu kepada nenek nya, tapi tidak sengaja iis melihat Beni yang sedang berada di depan rumah nya sambil menggendong keysa, iis pun menghampiri Beni danmenggonda keysa, keysa pun tertawa melihat iis, sebenarnya ada yang ingin iis tanyakan kepada Beni, karena penasaran iis pun menanyakan nya.


Iis : maaf Beni, aku boleh tanya gak...?


Beni : silahkan is, memang nya kamu mau tanya apa..?

__ADS_1


Iis : kalau aku liat kamu kok setiap hari enggak berangkat ke sekolah sih ben...?


Beni : oh aku kira kamu mau tanya apa,, iya q udah enggak sekolah is, kakak ku enggak ada uang untuk membiayai aku sekolah, ayah dan ibu ku belum lama ini meninggal karena kecelakaan, jadi aku memutus kan untuk tidak melanjutkan sekolah ku is,


Iis : InnaIiIIahi wa inna ilaihi raji'un,, aku turut berduka ya Beni,, maaf ya aku udah bikin kamu inget akan kejadiannya g kurang mengenakan..


Beni : gak apa - apa kok is,, aku juga sudah mulai bisa ikhlas dengan kepergian kedua orang tua ku is..


Beni : ok,, Beni menjawab sambil tersenyum.


Ibu iis diam - diam memperhatikan mereka, ibu iis sangat menyukai Beni, karena Beni anak yang sangat baik, mau mengurus keponakan nya di rumah dan melakukan semua pekerjaan rumah, karena ibu iis pikir jarang ada anak laki - laki yang mau mengerjakan pekerjaan perempuan,,

__ADS_1


Sampai lah di hari sabtu pagi iis bergegas berangkat ke sekolah,,, iis pun berpamitan kepada ibu nya,,


Iis : ibu,,, aku berangkat dulu ya bu


Ibu iis : iya nak,, hati - hati di jalan ya,,


Iis : baik bu,,, assalamualaikum, sambil mencium telapak tangan ibu nya,


Ibu iis : wa'alaikumsalam


Bel masuk pu berbunyi,, iis cepat - cepat berlari ke dalam kelas, pelajaran pertama di mulai, ketika yang lain mengisi buku LKS, iis hanya bisa menyalin nya ke buku tulis,, untuk ada tasya yang duduk sebangku dengan iis,, tasya menaruh buku LKS nya agak ketengah, agar iis bisa menyalin soal yang ada di buku LKS nya, setelah mereka selesai mengerjakan sol yang di berikan guru,,, mereka mengumpulkan semua buku nya ke depan kelas,, di meja guru, begitu lah iis melewati hari - hari nya mengerjakan soal dari guru nya, pelajaran terakhir pun berbunyi,,, ini saat nya iis dan yang lain pergi ke kelas komputer,, mereka antri di luar ruang kelas, karena menunggu giliran di panggil guru untuk masuk ke kelas komputer,..

__ADS_1


__ADS_2