Wanita Berdarah Biru

Wanita Berdarah Biru
Episode 14


__ADS_3

Vijay dan gara segera minta tambah nasi dan sayur sop buatan ibu,, karena nasi dan sayur yang ada di piring mereka masing - masih sudah habis,,


"bu, aku mau tambah dong" kata vijay


"bu aku juga mau tambah" kata gara


"iya, iya,, ibu ambilin satu - satu ya" jawab ibu lembut sambil mengambil kan nasi untuk vijay dan gara...


"iya bu,," jawab vijay dan gara bersamaan sambil tersenyum.


Ibu pun tersenyum melihat kegembiraan ke dua anak laki - laki nya,,


"ini punya vijay, yang ini punya gara,, makan nya pelan - pelan ya,, jangan sampai tersedak.." kata ibu memberi tahu ke dua anak nya


"baik bu" jawab vijay dan gara bersamaan lagi..


Setelah mereka semua selesai makan,, ibu pun membereskan piring kotor di atas tikar itu,,, dan tak lupa iis membantu ibu nya,, mereka berdua membereskan semua yang berantakan di atas tikar,, ibu bertugas mencuci piring sedangkan iis bertugas untuk menyapu sisa - sisa nasi yang berserakan ke luar rumah...


Tak terasa hari sudah berganti malam,,, dan mereka sekeluarga pun segera mengistirahatkan tubuh mereka...

__ADS_1


Vijay dan gara sudah tertidur sejak abis isya,, mereka berdua kelelahan karena seharian kerja nya hanya main saja,,


Keesokan pagi nya, iis bersiap untuk berangkat ke sekolah,, iis mencari topi dan dasi nya,, karena hari ini adalah hari senin, yang biasa nya pasti akan di ada kan upacara bendera sebelum masuk kelas,,, jika ada siswa atau siswi yang tidak berpakaian lengkap, mereka akan di hukum berdiri di depan bersebrangan dengan siswa dan siswi yang sedang mengikhti upacara...


Setelah memastikan semua yang ia butuhkan lengkap,, iis berpamitan kepada ibu dan ayah nya..


"ibu, ayah,, iis berangkat sekolah dulu ya.." kata iis sambil mencium tangan ayah dan ibu nya..


"iya hati - hati ya nak." kata ibu


"belajar yang pintar ya nak." kata ayah


"iya ibu, iya ayah,, jawab iis sambil tersenyum.


" wa'alaikumsalam "jawab ayah dan ibu iis bersamaan.


Iis bergi ke sekolah dengan berjalan kaki,, ketika akan sampai di sekolah, iis bertemu teman sekelas nya, mereka pun sedikit berbincang sambil berjalan ke sekolah nya,,


" hai iis..." sapa eva

__ADS_1


" hai juga eva.."jawab iis


" hari ini kamu bawa perlengkapan buat upacara nanti gak is...? " tanya eva


" bawa donk va,, kalau gak bawa bisa abis nanti kita va, di suruh berdiri di depan banyak orang,, kan malu banget.. "jawab iis sambil menutup mukanya dengan kedua telapak tangan nya..


" iya is,, itu mah dah pasti bakalan malu banget" jawab eva membenarkan perkataan iis.


"oh iya is,,, denger - denger senin depan bagian kelas kita yang mengisi bagian dalam upacara is,.." kata eva sambil mikir


"APA" kata iis terkejut.


"kamu tahu dari mana va..?" tanya iis dengan wajah kaget nya.


"aku si denger - denger dari kelas lain,, coba aja nanti kita liat di kelas,, katanya si hari ini di umum in nya.." terang eva


"huff,, oke deh.." jawab iis pasrah


Tidak terlalu lama mereka sudah sampai di sekolah,, mereka masuk ke kelas bersamaan,, dan duduk di bangku masing - masing..

__ADS_1


Iis duduk di sebelah tasya, karena mereka memang duduk di satu meja..


Karena penasaran dengan apa yang tadi di katakan eva.


__ADS_2