WANITA PILIHAN TUAN MUDA CEO

WANITA PILIHAN TUAN MUDA CEO
11.KARIN


__ADS_3

MILLY POV


Tidak terasa sudah hari ke 5 ini Aku bekerja di Maxwel's Company, dan aku merasa sudah mulai beradaptasi menjadi sekretaris Ceo yang tidak lain tidak bukan yaitu seorang Malvin, dia memang dingin tetapi menurutku dia sedikit aneh,karena dia kadang sering tidak jelas gerak geriknya,


tapi aku tidak masalah,mungkin orangnya saja seperti itu,dan aku belum mengenalnya lebih.


Aku menginjakkan kaki kantor,dengan membawa tentengan seperti biasa yaitu sarapan yang aku bawakan untuk bosku dan untukku sendiri,rutinitasku setiap hari yaitu masuk ruangan dan tidak lupa menyiapkan sarapan serta minuman kesukaannya yang sama sepertiku yaitu Vanilla latte, awalnya aku kira laki laki seperti Pak El itu menyukai kopi seperti espresso atau americano bahkan kopi kopi yang lain yang rasa kopinya pekat,tapi ternyata malah suka jenis kopi campuran layaknya vanilla latte, tapi memang vanilla latte itu bener bener juara menurutku jadinya aku tidak meragukan banyak orang yang menyukainya.


Setelah aku melangkah menuju lift karyawan untuk menuju ruangan paling atas kantor ini,tetapi disaat menunggu didepan lift aku dikagetkan dengan suara seseorang.


"Hay Milly apa kamu juga keterima diperusahaan ini?". tanyanya dengan denyuman mengembang


"Wahh hay Karin iya aku sudah bekerja disini sudah 5 hari, dan apa kau juga diterima disini?".ucapku tidak kalah excited.


"Iya aku baru 2 hari disini,selamat untukmu ya semoga kita betah ada disini dan bisa menjadi teman untuk kedepannya."


"selamat juga untukmu Karin, aku berharap juga bisa berteman baik kedepannya.Ini kamu mau naik kelantai atas kan,kamu diterima menjadi sekretaris wakil Ceo kan? kalau iya brarti tujuan kita sama yaitu lantai teratas kantor ini".


"hehehe 100 buat kamu,ayo deh naik nanti telat itu liftnya udah ready".


"Milly nanti siang kamu luang kan? makan siang bareng gimana? soalnya nanti bos kita kan katanya ada acara keluarga tuh makan siang katanya,jadi kita free yuk lahh".


"Iya dehh ayok,nanti kemana nya kamu yang tentuin ya biar tinggal berangkat aja nanti".


" Oke deh siap kalau gitu".


*Ting (suaraa pintu lift)


"Yaudah kita pisah disini ya,sampai jumpa nanti siang ya Milly, DADAHHH..."


"Dadah Karin, semangat ya".


Setelah berpisah dengan karin aku masuk menuju ruangan untuk meletakkan tas terlebih dahulu,setelah itu melakukan rutinitas sebelum bosnya datang,


setelah semua beres dan tertata rapi di meja kursi melingkar yang ada di ruangan bosnya itu,


tidak lama dari itu terbukalah pintu yang menunjukkan keberadaan bosnya,dia dengan sopan berdiri untuk menyambut kedatangannya.


"Selamat siang pak,untuk sarapan sudah saya siapkan apa bapak masih ada yang dibutuhkan akan segera siapkan terlebih dahulu".


"Tidak ada,ayo mulai sarapan".


Mereka berdua menikmati sarapan bersama,memakan masakan yang dibawa oleh Milly,Milly nampak senang karena melihat Bosnya makan dengan lahap sarapan yang dibawanya yaitu nasi goreng sosis.


setelah melakukan sarapan, terjadi kecanggungan diantara mereka berdua,tetapi segera dipecahkan oleh suara bariton milik El.


"Kamu sudah tau kan nanti waktu jam makan siang saya ada makan siang dengan keluarga saya?".

__ADS_1


"iya pak,saya sudah tau".


"Baik nanti kamu bisa bebas makan siang,atau kalau kamu bingung bisa ikut saya saja tidak masalah".


"Tidak Pak,sebaiknya saya pergi makan siang berpisah saja dengan bapak, karena saja juga sudah ada janji dengan teman pak".


"Oh begitu, baiklah kalau begitu nanti kalau terhadi sesuatu bisa hubungi saya ya".ucapnya ambigu


"Gimana pak?".


"Oh maksutnya kalau ada apa apa mengenai pekerjaan kamu bisa langsung menghubungi saya langsung".


"Baik pak,kalau begitu saya mau membereskan ini dan langsung menuju ruangan saya pak".


"iya silahkan, terimakasih untuk sarapannya dan saya suka".


"iya pak sama sama,saya permisi"ucapku


*****


Jam makan siang pun tiba,ini akhirnya Karin menjemputnya didepan ruangannya, disana dia bertemu dengan El dan juga Milly tentunya yang keluar ruangan hampir bersamaan,disana Karin tersenyum menyapa CEO nya itu serta mengangguk sopan dan dibalas dengan anggukan tanpa senyuman oleh CEO nya itu,


dia diam diam menghampiri Milly dan menggandengnya untuk masuk ke lift karyawan umum untuk langsung melaksanakan tujuan awalnya yaitu makan siang.


"Milly kita makan siang di warung nasi Padang deket kantor aja gimana? pasti belum pernah coba kan?".


"emm boleh dehh ayok,udah lama rasanya enggak makan nasi Padang".


Setelah mereka sampai dan memesan makanan,disitu Milly memesan lauk rendang dan juga telur dadar,dan Karin memutuskan untuk memesan Ayam pop dan udang,setelah mendapatkan makanannya mereka berdua menuju meja yang disediakan disana.


"Gimana rasanya menurut kamu?".tanya Karin penasaran.


"Hmm enak banget,Selera kamu ternyata Oke juga ya hehehe".


"Wuhh jelas dong, Eh ngomong ngomong bisa nggak sih panggilnya lo gue aja, biar keliatan akrab gitu kita."


"Aku enggak biasa,kalau kamu mau pangil lo gue juga gak masalah kok,se nyamannya kamu aja".


"Oke deh ya,ehh kita makan sambil ngobrol aja gapapa kan?".tanya karin


"Oke enggak masalah".


"Gimana kerja lo selama jadi sekretaris CEO? kok gue ngeri ya tadi lihat tatapannya,lo enggak takut ya? dingin banget,ya meskipun ganteng juga sih tapi yang bikin engga kuat ya itu serem."


"hehehe aku enggak merasa sih,atau aku udah terbiasa ya dari awal menghadapi itu, dia baik kok beneran mungkin kamu belum terbiasa aja,cobak aja kamu yang jadi sekretarisnya mungkin ya seperti yang aku rasain sekarang".


"Iya gitu kah? padahal gue ya udah bayangin sebelum lihat wajah datar ceo kita,gue bayangin kalau kita tukeran lo jadi sekretaris wa ceo gue sekretaris ceo".

__ADS_1


"Lah kenapa kok gitu?"


"Lo tau wakil ceo itu orangnya sumpah ngeselin abis,gue serasa tiap hari dikerjain sama tuh orang,baru aja dua hari kayak udah tersiksa banget deh gue,tapi setelah lihat tampang tampang ceo gue enggak jadi deh mau tukeran,biarin aja dikerjain dari pada mati berdiri liat wajah dingin ceo tiap hari,mental gue mah mental tempe".


"Hahaha kan kamu belum nyobain,atau mau aku bilangin aja ke Pak El kalau kita tukeran?"


"Heh jangan ngadi ngadi deh lo,yang ada gue didepak sama wa Ceo gara gara minta tukeran,dikira gue enggak propesonal".


"Profesional Karin".ucap Milly membenarkan ucapan karin sambil cekikikan.


"Ya gitu lah pokoknya,engga bisa bahasa enggres gue hehehe,tapi beneran jangan bilang sama si bos ye, bisa terancam nasip gue dahh".


"Iya iya tenang aja enggak bakal kok hihihi".


"Gile lo makannya ternyata banyak juga ya, padahal badan lo ini termasuk bodi gol tau, gue kirain makanya salad atau apa kayak roti roti gitu deh."


"Ya enggak dong tetep aja aku pecinta makanan indonesia".


"Cakep deh kapan kapan gue ajakin kulineran mau kan? asik tau waktu weekend kita kulineran makan makanan khas Indonesia."


"Wah boleh tuh,mau banget aku".


Milly merasa senang,dia berdoa semoga karin memang orang yang baik yang kedepannya bisa menjadi temannya,dan berharap tidak menghianati satu sama lain.


...****************...


...****************...


...****************...


.HALLO SEMUANYA.....!!!


JANGAN LUPA KOMEN,LIKE DAN JANGAN LUPA FOLLOW AKU YA..


KALAU BERKENAN MAMPIR BISA MAMPIR KE CERITA KEDUA AKU , YANG BERJUDUL


"MY **MOMMY**!!!"


DISANA CERITANYA AKAN BEDA SAMA VERSI NOVEL DISINI,KARENA DISANA AKAN AKU BUAT KONFLIK AGAK BERAT YA DAN DISELINGI DENGAN KOMEDI


KALAU ADA SALAH KATA MOHON DIMAAFKAN YA MESKIPUN BELUM LEBARAN HEHEHE


**


TERIMAKASIH UNTUK YANG SUDAH SUPPORT KARYA AKU..


SEE YOU THE NEXT PART SEMUANYA.....!!!

__ADS_1


SALAM DARI OTOR ❤️❤️


BAKPAOPAO_


__ADS_2