
Milly POV
Tepat pukul setengah 12 siang aku beranjak dari tempat dudukku dan sedikit membersihkan mejaku, lalu aku berjalan menuju ruangan Pak El ya aku memanggil bosku seperti itu,karena tadi aku sempat diberikan info oleh asisten bosku itu mengenai nama panggilannya.
Berhubung hanya ada sekat kaca tanpa adanya pintu di antara ruanganku dan ruangannya aku langsung masuk,saat itu aku melihatnya masih berkutat dengan komputer didepannya, aku ragu untuk memanggilnya tapi ku beranikan untuk berbicara.
"Selamat siang pak, Apa untuk makan siangnya apa jadi?."
dengan spontan dia langsung mendongak menatapku dan menjawab.
"Iya jadi, kita makan siang diluar saya sudah reservasi restonya."
"Baik pak".
Setelah itu kami berjalan keluar ruangan bersama, saat sudah tiba didepan pintu, ternyata disana sudah berdiri Asisten nya ya itu Arka.
"Bagaimana Tuan, saya tadi sudah reservasi restonya apa anda berangkat membutuhkan sopir?". tanya Arka
Ohh ternyata bukan dia yang reservasi sendiri,aku kira dia sendiri yang melakukannya ternyata siapa lagi yang reservasi kalau bukan Arka,tidak mungkin sang bos melakukan itu sendiri kalau masih ada yang bisa disuruh suruh,pikirku dengan senyuman mengejek.
"Tidak usah Arka,saya ingin berkendara sendiri saja untuk saat ini, untuk kamu aku bebaskan jam makan siangmu hari ini,take your time saya akan makan siang bersama Milly hari ini."
"Baik Tuan,Saya akan menyiapkan mobilnya terlebih dahulu,lalu Anda bisa langsung ke tempat tujuan".
"Baiklah akan aku tunggu dilobi".
Lalu aku dan bosku itu berjalan menuju lift untuk turun ke Lobi,Lift nampak sepi karena aku tau ini lift khusus untuk para petinggi perusahaan.
****
****
Sesampainya dilobi tidak begitu lama datang mobil didepanku, keluarlah Arka dari dalam sana,
ternyata itu adalah mobil yang akan aku dan bosku naiki.
Setelah itu Aku dan Dia langsung masuk mobil, dengan dia yang ada di balik kemudi serta aku yang berada di sampingnya.
Didalam mobil hening tidak ada pembicaraan, Ingin rasanya aku mengeluarkan suara tapi bingung harus memulai pembicaraan apa,aku memutuskan untuk diam saja,dalam perjalan yang padat dan cukup macet ditambah keheningan ini aku merasa sedikit mengantuk dan mulai menguap.
Dengan perlahan demi perlahan mataku semakin berat dan entahlah aku pikir aku sebentar lagi akan tertidur.
"Milly sudah sampai,apa kamu tidak mau turun?". tanyanya
Astaga aku tidak sadar kalau aku benar benar tertidur,sungguh bodoh aku ini dengan itu aku teringat lagu yang sempat viral di toktok yang isini "Udah gede masih goblok" aku merutuki kebodohanku,sungguh tidak sopannya aku.
"Maaf pak saya ketiduran".ucapku dengan raut cemas
__ADS_1
"Tidak apa apa,ayo kita turun".
Dengan masih merutuki kebodohanku dengan tiba tiba pintu disampingku yang tepat disamping tempat dudukku itu terbuka,dengan itu aku merasa terkejut dan tidak enak,aku merasa apa aku terlalu lama atau dia sudah begitu lapar sehingga tidak sabar untuk menungguku turun sehingga membuka kan pintu untukku.
Aku dengan perasaan tidak enak langsung turun dari mobil dan otomatis berbicara.
"Maaf Pak tidak perlu repot repot untuk membukakan pintu untuk saya, Seharusnya saya yang membukakan pintu untuk Anda."ucapku dengan menunduk
"Tidak apa apa saya tidak merasa keberatan tidak perlu terlalu sungkan,ayo kita masuk kedalam".ucapnya dengan muka yang begitu datar.
Kami berdua berjalan beriringan menuju restoran,setelah sampai disana keadaan sangat sepi,kami disambut oleh seorang perempuan berseragam weiters.
"Selamat siang,reservasi atas nama Mr.Melvin?." ucapnya
"Iya benar".
"Baiklah mari ikut saya".
Kami berdua berjalan mengikuti mbak weiters nya itu,lalu kami diarahkan disebuah meja yang tidak begitu besar dan tidak begitu kecil ya cukup lah untuk 2-4 orang dan terdapat 2 kursi disana.
"Ini untuk mejanya silahkan".
Disaat itu aku dibuat speechless untuk yang beberapa kalinya untuk hari ini, Bosku atau biasaku panggil pak El mempersilahkan aku duduk dengan membuka kursi untuk aku duduk, dengan tampang ngah ngoh tanpa ada komentar sama sekali dari mulutku aku pun duduk.
"Terimakasih Pak,Maaf jika saya terlalu merepotkan hari ini,lain kali saya bisa melakukannya sendiri pak." ucapku sungkan.
"Tidak masalah". Ucapnya masih dengan ekspresi yang datar.
"Untuk pesanannya mau pesan sekarang atau nanti?" tanya waters itu dengan ramah.
"Mau pesan sekarang saja".ucapnya dingin
"Baiklah ini untuk menu nya silahkan."
Setelah berpikir beberapa saat aku sudah menentukan makanan apa yang akan aku pesan,sambil menunggu Bosku itu mengucap pesanannya terlebih dahulu.
"Saya mau pesan Lasagna dan untuk minum saya pesan Vanilla latte"ucapnya
Saat weiters itu menulis pesanannya lalu segera beralih kepadaku.
"Kalau saya mau pesan Fettuccine Carbonara dan juga Vanilla latte".
"Baiklah apa ada tambahan lain?"
"Affogato" Ucapku bersamaan dengannya.
Aku dan dia sontak saling tatap menatap dan segera mengalihkan pandangan.
__ADS_1
"Baiklah saya ulangi untuk pesanan 1 Lasagna,1 Fettuccine,2 Vanilla latte dan 2 Affogato apa tidak ada tambahan lain?"
Berdua sontak menggelengkan kepala.
"Baiklah ditunggu,saya permisi dulu."
Setelahnya weiters itu pergi,suasana tampak begitu canggung, aku mencoba menghilangkan rasa canggungku dengan melihat kiri dan kanan yang sungguh sepi tidak ada pelanggan selain kami berdua,tidak mungkin kan restoran dengan pelayanan yang baik ini sepi pembeli,pikirku.
dengan keberanian aku menanyakan itu kepada orang yang berada didepanku.
"Pak saya mau tanya,Apa satu restoran ini bapak booking semuanya?"tanyaku dengan takut takut.
Tanpa banyak basa basi dan berpikir,langsung menjawab.
"iya,apa ada masalah?".ucapnya
"Tidak pak hanya saya merasa aneh,Kan ini hanya makan siang dengan saya pula,kenapa harus membooking 1 restauran?".
"Saya tidak suka keramaian,dan saya tidak mau makan siang saya terganggu."
Aku hanya bisa mengangguk anggukkan kepala, padahal dalam hati merutuki kalimat yang diucapkannya
sungguh aneh sekali. tampaknya aku kedepannya harus terbiasa menghadapi sifatnya yang terkesan dingin dan tidak tersentuh itu.
Tidak lama pesanan datang,kami berdua menikmati makan siang tanpa ada satupun yang berbicara,sampai diakhir aku mau menghabiskan makananku yang tampaknya makanan orang bosku ini sudah habis,kalau tidak salah lihat pandangannya selalu mengarah padaku aku cepat cepat menghabiskannya.
Setelah itu perlahan gerakannya mengambil tisu dan menyeka ujung bi bir ku dan dia berkata kalau ada yang tertinggal,aku langsung salah tingkah karena merasa malu,sudah besar tapi cara makanku masih seperti anak kecil.Aku sontak mengucapkan terimakasih lalu mengambil tisu dimeja mencoba mengulang mengusapnya.
Terjadi keheningan setelah terjadi insiden itu,merasa suasana menjadi awkward.tidak beberapa lama menghabiskan makanan dan minuman kami berdua meninggalkan restoran itu menuju kantor kembali....
Saat aku kembali ke mejaku aku menghela nafas panjang.Tidak lama ada email masuk di Komputer depanku, Aku cek ternyata Email masuk dari Asisten Bosku yaitu Arka.Aku langsung membukanya ternyata isinya tugasku hari ini adalah menyusun ulang jadwal Bosku selama seminggu kedepan, untuk pekerjaan pertamaku ini cukup mudah...
Sontak aku mengangkat bogeman tangan dan berkata
*SEMANGAT MILLY DUNIA AKAN BERHENTI JIKA SEMANGATMU PADAM.ucapku mengucapkan sloganku dengan senyuman.
HALLO HALLY!!!
MAAF YA KALAU MASIH BANYAK SALAH PENULISAN, PEMILIHAN KATA ATAU RADA GAK JELAS
INI KARENA OTOR MASIH BARU YA,MASIH MENCOBA
COBA UNTUK MENULIS...
TAPI AKU TETEP MAU UCAPIN
"HAPPY READING"
__ADS_1
~SALAM CINTA DARI OTORš„°
BY:Bakpaopao