WANITA PILIHAN TUAN MUDA CEO

WANITA PILIHAN TUAN MUDA CEO
26.Kembali Ke Indonesia


__ADS_3

HALLO SEMUANYA!!!!!


ANNYEONG HASEYO ❤️❤️


DAJIA HAO🥰


***


Apa kabar kalian semuanya? 👋👋


KEMBALI LAGI BERSAMA AUTHOR BAKPAOPAO


Terima kasih ya yang sudah mendukung cerita aku, Jangan lupa mampir ke cerita aku yang baru yaitu "My Mommy!!!".


Aku bener bener seneng kalo cerita aku diterima dengan baik oleh kalian semua temen temen onlineku,


Aku doakan ya kalian semua baik baik saja dimanapun kalian berada diberikan sehat panjang umur untuk kalian semua.


LOPE LOPE DEH BUAT KALIAN SEMUANYA YANG SUDAH MENDUKUNG AKU DAN MEMBERIKAN KOMENTAR POSITIF..


Terimakasih sudah membaca cuapan enggak jelas aku ini hehe...


cukup sekian cuap cuap dari aku selamat membaca next partnya....


****************


****************


HAPPY READING ❤️


El POV


"Saya mau tanya tapi harus kamu jawab jujur,apa semalam sudah terjadi sesuatu dengan kita berdua," tanyaku mantap


Dan disitu aku melihat Milly terlihat terkejut dan mendongakkan kepalanya memandangku.


"Maksudnya gi..gimana pak?,"tanya Milly gugup.


"itu apa saya saat ma buk saya ada bicara yang membuat kamu sakit hati,? tanyaku kepadanya.


"Ti..tidak Pak ," jawabnya gugup.


"Kamu nggak bohong kan ?" desakku


"I...iya pak saya nggak bohong,"ucapnya sambil menggigit bibirnya sendiri.


*Haduh ngapain juga itu pake gigit gigit bibir,kan jadi pengen gantiin ishh kan kan.. jadi panas dingin gini badan gue.. batinku yang berbicara.


"Terus kenapa kamu terlihat canggung dan tidak seperti biasa, beri saya alasan yang jelas,"tegasku lagi sambil masih memperhatikan bibirnya.


"Kalau itu,saya...saya hanya tidak terbiasa menghadapi orang ma buk pak jadi maafkan saya kalau hari ini saya canggung, mungkin masih terbawa kemarin,"ucapnya.


Milly memberikan ku alasan, aku tidak tahu alasan itu tergolong masuk akal apa tidak,tapi aku tetap mempercayai nya dan aku mendengar alasan ya ini membuatku sadar, kenapa aku harus ma buk didepannya,pasti dia sangat kerepotan sekali apalagi haru nengantarku ke kamar saat posisi itu.


"ehem kalau itu saya minta maaf sama kamu, saya nggak akan mengulangi itu saat saya ada meeting yang di dalamnya ada kamu,pasti kamu kerepotan malam tadi karena harus mengantarkanku yang sebesar ini ke kamar hotel," balasku


"Tidak apa apa pak, saya melakukan itu karena tidak mungkin saya meninggalkan anda yang notabene adalah bos saya,meskipun dengan keadaan tidak sadar," jawabnya.


"Saya sekali lagi minta maaf,saya harap untuk kedepannya, mulai detik ini kamu jangan bersikap canggung di hadapan saya,karena akan membuat saya ikut canggung ," ucapku kepadanya.


"Baik pak," balasnya.

__ADS_1


"Berhubung saat ini sudah jam 8 sebaiknya kamu kembali ke hotel kamu,segera siap siap dan kembali lagi jika sudah selesai,"terangku.


"Iya pak,kalau begitu saya permisi,"ucapnya lalu berlalu pergi.


Setelah kepergiannya aku pun langsung ber siap siap,mengganti pakaianku saja karena sebelumnya sudah mandi,tidak membutuhkan waktu lama saya sudah siap dengan pakaian non formalku..


**


"Yuk kita naik,"ucapku kepada Milly saat sudah berada di bandara Berlin


"Baik pak,"balasmya


Saat ini aku dan milly sedang berada di perjalanan menuju Gate penungguan sebelum masuk menuju jet yang mengantarkan kami menuju negara tanah air yaitu Indonesia.


"Silahkan duduk pak,"ucap Milly saat kami berdua sudah berada di boarding gate.


"iya terima kasih,"ucapku padanya.


Sekarang sudah jam 9 lebih dan jet kita berdua take off pada jam 10 pagi waktu Berlin dan di perkirakan sampai besok pagi karena perbedaan jam antara jakarta dan juga berlin,menunjukkan jakarta lebih cepat 6 jam dari pada Berlin.


**


Jakarta, Indonesia.


"Milly bangun, sudah hampir landing,"ucapku membangunkan Milly yang dari beberapa jam yang lalu sudah tertidur.


"hmm.. iya pak ,"ucapnya dengan masih mengerjap ngerjapkan matanya.


"Habis landing kita beli sarapan dulu ya lalu saya antar pulang kembali ke apartemen kamu," jelasku


"Untuk kembali ke apartemen saya bisa naik taxi saja pak,anda langsung saja pulang pak,"tolaknya


Setelah jet yang kita tumpangi sudah berhasil landing,kita langsung bergegas keluar dan langsung masuk ke mobil yang sudah menjemputku.


"Pak ke tempat bubur langganan saya ya,"ucapku kepada sopir yang menjemputku.


"Baik den," balasnya.


"Kita sarapan bubur saja ya,kamu enggak masalah kan?,"tanyaku kepada Milly.


"Tidak ada masalah pak,"ucapnya dengan senyuman.


Aku merasa sangat senang karena sikap Milly sudah seperti semula,hanya terjadi kecanggungan biasa karena mungkin dia merasa kita berdua adalah atasan dan bawahan, padahal sudah beberapa hari lalu aku mengatakan kalau di luar jam kerja biar dia bisa memanggilku bukan dengan sebutan bapak,Dan dia memutuskan memanggiku Kak waktu itu, tapi sekarang kembali ke mode itu lagi.


Tidak lama kami sampai di tempat bubur langgananku,hanya bubur yang letaknya dipinggir jalan, bukan di restoran restoran,aku memilih tempat ini karena menurutku buburnya enak lain dari yang lain.


"Sudah pak turun disini saja,biad saya yang menyebrang,"ucapku kepada sopirku.


"Apa tidak apa apa den,"tanyanya ragu.


"Tidak apa apa pak,kalau bapak menyebrang malah nunggu puter balik dulu,"balasku


"Ayok turun,kita sudah sampai,"ucapku kepada Milly setelah mobil sudah berhenti


"Pak sigit apa tidak ikut makan bubur bersama saya,"tanyaku kepada sopir yang menjemputku.


"Tidak usah den,saya sebelum berangkat ke bandara tadi sudah sarapan,"tolak mnua halus.


"Baik pak kalau gitu saya tinggal sarapan dulu ya,"ujarku


"Iya den silahkan,"balasnya.

__ADS_1


Aku pun segera menggandeng tangan Milly untuk menuju kedai bubur ayam yang letaknya di seberang jalan dan aku senang karena tidak ada penolakan darinya.tapi dia segera melepaskan gandengan tangan itu ketika sudah berada di dekat kedai.


"Nggak apa apa kan makan di sini?,"tanyaku menyakinkan Milly.


"Tidak apa apa pak,"balasnya


Aku segera menghampiri abang abang yang berjualan dan memesan.


"Bang bubur ayamnya 2 topping lengkap makan disini ya sama minumnya teh anget 2 juga,"ucapku kepada penjualnya.


"Iya ditunggu ya,nanti saya antar ke meja,"ucapnya cepat


Tidak lama pesananku datang,dan terlihat Milly tipe orang yang makan bubur tidak diaduk dan disaat dia menyuapkan bubur ke dalam mulutnya dia tampak spechless.


"Wahh enak juga ya pak rasanya,"ucapnya senang


"Iya dong kalau nggak enak mana mungkin saya langganan disini,udah makan dulu dihabiskan kalau enak,"ucapku lagi.


"Itu buburnya diaduk ya?,"tanyanya melihat bubur milikku.


"Iya,enak tau bubur diaduk biar kecampur semua rasanya,"ujarku.


"iya kah?,"ucapnya ragu.


"Kamu mau mencoba,"tawarku sambil mengangkat sendok berisi buburku ke arahnya dan dia ternyata mau untuk menerimanya.


"Emmm ternyata enak juga,tapi saya tetap tim bubur nggak diaduk,soalnya kalau di aduk nafsu makan saya jadi berkurang karena ini kan kalau nggak diaduk warnanya cantik hehe,"balasnya


"Iya deh selera orang beda beda,udah dilanjutin aja makannya terus kita pulang,"


Kami berdua menikmati bubur itu dengan diam,setelah menyelesaikan makan aku dan milly memutuskan kembali ke mobil dan aku pun mengantarkan dia pulang ke apartemennya.


Bersambung....


****************


****************


JANGAN LUPA LIKE,KOMEN DAN FOLLOW AKU YA....


SELALU DUKUNG AKU DISEMUA CERITA CERITAKU


MAAF KALAU ADA SALAH KATA DAN APABILA ADA SALAH PERKATAAN MOHON DIMAAFKAN YA🙏🙏


JANGAN LUPA JUGA MAMPIR DICERITA AKU YANG JUDULNYA "MY MOMMY!!!"❤️


SEKALI LAGI TERIMA KASIH YANG UDAH DUKUNG DAN SELALU BERKOMENTAR BAIK UNTUK CERITA AKU INI,AKU BERTERIMA KASIH BANGET LOH,ITU JADI MOTIVASI AKU BANGET BUAT LANJUTIN CERITA AKU INI❤️❤️


TERIMA KASIH!!!🙏


kamsahamnida🙏


MATUR SUWUN🙏


DITUNGGU NEXT PARTNYA YA...


SALAM CINTA DARI OTOR


BY:BAKPAOPAO


SAMPAI JUMPA DAN DADAHHHHH👋👋👋👋

__ADS_1


__ADS_2