
Hahahaha dasar anak muka yang di mabuk cinta jadinya gini .Ucap mamah dalam hati.
"Aku laparrrr..Ucapku lari ke meja makan."
"Yaudah nak farhan ayuk kita makan nanti aja di lanjutin buat cucunya.Ucap mamah sambil senyum kemudian jalan menuju meja makan diikuti farhan di belakangnya."
"Mamahhh kenapa sepi mana bi ina??.Tanyaku karena sejak tadi tidak melihat bi ina."
"Bi ina pulang kampung sayang anaknya lagi sakit jadinya izin pulang.Ucap mamah sambil nyendok nasi."
"Owhhhh pasti mamah kesepian kan kalau papah ke kantor.Ucapku."
"Iyahhh sepi banget ditambah lagi udah enggak ada kamu di rumah.Ucap mmaah dengan wajah sedih."
"Mamah tenang aja kami berdua pasti sering main ke sini.Ucap farhan."
"Iyahhh nak farhan makasih udah jagain anak tante...ayuk makan jangan malu malu sya ambilin makanan buat suami kamu.Ucap mamah."
Aku lalu mengambil piring milik farhan lalu nyendokin nasi sama lauk lauk kesukaanya ,kemudian makan sambil berbincang bincang dengan bahagia.
"Masakan mamah enak bangett enggak kalah enak sama masakan mamah aku.Ucap farhan memuji masakan mamahku membuaku merasa malu karena enggak bisa masak."
"Kamu bisa aja ....ucap mamah."
"Sayang kamu ke ruang Tv aja aku mau bantuin mamah cuci piring dulu nanti aku nyusul.Ucapku berbisik di telinga farhan."
"Iyah istriku sayang.Balas farhan."
Farhan lalu bediri dan jalan menuju ruangan santai disana juga TV .
__ADS_1
"Syaa enggak usah biar mamah aja ,kamu temanin suami kamu kasian dia sendirian .Ucap mamah."
"Enggak apa apa mahhh kan sasya enggak setiap hari bantuin mamah.Balasku dengan muka sedih."
"Yaudah kamu bantu angkat piringnya bawa ke dapur yahh mamah tunggu di sana.Ucap mamah sambil membawa piring kotor di tanganya."
Aku mengikuti perintah mamah membawa semua piring kotor ke dapur lalu membatu membilas piring yang sudah di sabunkan oleh mamah.
"Mahhh...Panggilku."
"Iyahh sayang ada apa.Balas mamah."
"Jadi istri yang baik caranya gimana sihh mahh?.Tanyaku penasaran."
"Cieeee tumben nanya gitu mamah pikir kamu hanya pengen fokus belajar dulu.Ucap mamah."
"Pertama tama itu kamu harus bisa masak ,terus usahakan bangun jam 5 subuh untuk masak sarapan buat farhan kemudian menyiakan kebutuhan yang akan di pakai sama farhan ,mengantarnya sampai depan pintu kalau ke kantor saat pulang kantor masakan udah siap lalu menyambutya dengan senyum menyuruhnya mandi lalu makan malma bersama,mencucikan bajunya,membersihkan rumah walaupun ada pembantu tapi tidak ada salahnya ikut membantu, dan yang terpenting melayaninya di tempat tidur walaupun sekarang ini mamah yakin berat untuk kamu tapi itu sudah kewajiban seorang istri sayang.Ucap mamah sambil mengelus pucuk kepalaaku."
"Kok berat yahh mahh sasya bisa nggak yahh ,sasya takut kalau farhan nanti mikirnya aku istri yang enggak berguna.Ucapku sedih."
"Jangan berfikiran buruk gitu sayang mamah yakin farhan nerima kamu apa adanya,kamu bisa belajar kalau kamu mau enggak ada yang enggak bisa di dunia ini sayang ,kalau kamu ada keinginan untuk berubah mamah janji bakalan ajarin kamu.Ucap mamah ."
"Aku takutt mahhh farhan baik banget sama sasya dia enggak pernah permasalahkan sasya enggak bisa masak enggak bisa beresin rumah,tapi sasya takut kalau nanti farhan berubah .Ucapku sambil nangis meluk mamah."
"Udahhh jangan nangis kalau farhan tau nanti di bilangin cengeng .Ucap mamah mengelus elus kepalaku."
"Iyahhh mahhh...Ucapku lalu menghapus air mataku."
__ADS_1
"Mamah cuman pesan sama kamu ....kamu harus hargai farhan yang sekarang udah jadi suami kamu walaupun mamah diam aja liat luka di tangan dan muka farhan tapi mamah yakin itu semua karena dia sayang kamu sya,jadinya kamu harus lebih berhati hati dekat dengan cowok lain terus mamah minta kalau ada masalah jangan selesaikan dengan cara yang bisa menyakiti kalian berdua tapi coba mengalah satu sama lain agar hubungan kalian bahagia.Ucap mamah nasehatin aku."
"Iyahh sasya janji enggak akan kekanak kanakan lagi.Ucapku."
"Yaudah ayuk kita samperin farhan kasian dia pasti nungguin kita."
"Yukk mahh..uacpku lalu jalan ke ruang keluarga disana ada farhan yang tertidur dengan lelap."
Aku jalan ke arah farhan berniat ngebangunin dia tapi tangan aku di tahan oleh mamah.
"Jangan bangunin sayang pasti farhan capek ,kamu ke kamar ambil selimut buat suamin kamu.....mamah ke kamar dulu yahh .Ucap mamah lalu pergi meninggalakan aku sendiri."
Aku naik tangga menuju kamar aku setelah sampai lalu mengambil selimut yang sering aku pakai di atas tempat tidur lalu kembali ke ruangan keluarga tempat dimana farhan tertidur.
Aku menyelimuti badanya dengan pelan pelan lalu mengankat tanganya yang luka karena terjepit takutnya lukanya makin parah tapi tiba tiba farhan membuka mata membuatku kaget.
"Aku bukan hantu masa gitu banget ekspresinya.Ucap farhan dengan suara serak walaupun matanya belum terbuka lebar sambil membuka selimutnya"
"Aku kangettt tauuuu...Ucapku sambil manyun."
"Yudah sini temanin aku tidurrr.ucap farhan menarik tanganku membuatku jatuh menindus badanya."
"Farhann kamu gilaa yahhh kalau mamah liat gimana ihhh lapasih akuu.Ucapku berusaha turun."
"Engggak akan mamah di kamar sayang enggak lama kok 30 menit aja aku kangen pengen meluk kamu terus nyium arom tubuh kamu sayang.Ucap farhan yang membuatku pasra .,"
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
__ADS_1
Like❤