Young Married

Young Married
Chapter 47


__ADS_3

Iyahhh sayangg....dahhh hati hati bawa mobilnya.😘



Entah kenapa hari ini aku ngerasa pusing sekali dan rasa pengen muntah.



Aku jalan menuju ruangan kelas C11 di lantai 2 yang lumayan jauh jadinya harus naik lift biar cepat sampai, sesampainya di ruang aku langsung duduk di kursi paling depan biar fokus terima materi dari dosen.



Sesampainya di kelas udah banyak mahasiswa lain yang datang dan enggak ada satupun yang aku kenal mahlum baru pertama masuk masih canggung hehehe, aku yang bosan nungguin dosenya memilih baring sambil menutup mata karena kepalaku pusing banget. Belum cukup 10 menit aku ngerasa ada suara langkah kaki seseorang yang jalan ke arahku.



"Sya kamu sakit yahh. Ucap seseorang cowok yang tiba tiba datang dan duduk di sampingku."



Dari suaranya aku udah kenal kalau itu Randi .

__ADS_1



"Tinggalin aku sendiri Randi ,kamu lupa yahh kalau kita udah putus dan juga ini bukan kelas kamu. Ucapku ketus"



"Iyah emang bukan kelas aku tapi dosenya yuruh aku sampaiin ke kalian semua kalau hari ini dia ada acara keluarga di rumahnya jadinya enggak bisa datang.Ucap randi sontak membuat seluruh mahasiswa di ruangan teriak teriak bahagia tanpa menunggu lama mereka semua meninggalkan kelas yang menyisahakan kami berdua ."



"Emmmm yaudahh sana keluarrr. Balasku ketus tanpa mengangkat kepalaku yang udah semakin pusing ."




"Sya... syaa...plissss bangun syaa kamu kenapa tiba tiba pingsan gini.Teriak randi yang langsung mengendongku ala brida styl menuju ruangan tempat yang khusus di berikan untuk dia."



Sesampainya di ruangan ,randi membaringkanku di ranjang lalu mencari kain di dalan laci kemudian membasuhnya dengan air dan mengompres kepalaku. Aku yang tidak kunjung sadar membuat Randi frustasi ,dia dengan tulus merawatku lalu menggengam tangan kananku erat lalu menciumnya dengan tulus disertai air mata yang meneten dari sudut matanya.

__ADS_1



Aku yang merasakan hangat di pucuk kepalaku mencoba membuka mata sedikit demi sedikit saat melihat ke samping aku melihat randi yang tertunduk sambil memeggang tanganku membuatku memilih untuk pura pura tertidur.



Syaaa jangan tinggalin akuu, aku emang laki laki bodoh udah terima tawaran dari sahabat kamu ,yang harus pura pura bercumbu dengan dia namun aku tidak pernah berpikir karena kebodohanku hubungan kita jadi hancur....aku rela ngikutin keinginanya dengan syarat dia enggak lukain kamu syaa karena aku enggak mau kamu terluka ,asal kamu tau aku bahagia akhirnya bisa ketemu kamu lagi walaupun kamu udah bahagia dengan Farhan ,maafin aku udah buat kamu ketakutan kemarin di gudang ,aku hanya kesal mengingat saat saat dulu kamu pergi jadinya aku banting meja yang ada di depanku....asal kamu tau selama ini aku selalu merhatiin kamu dari kejauhan bahkan aku rela membayar mahal bodygard untuk selalu lindungi kamu saat aku enggak ada di sampingmu. Aku selalu sayang kamu sya enggak akan pernah ada satu wanitapun yang bisa gantiin posisi kamu di hati aku, dan saat aku tau kamu berubah menjadi cewek yang pendiam aku merasa bersalah bahkan setiap malam aku selalu lukain badan aku sendiri sebagai balasan dari apa yang aku lakuin ke kamu walaupun enggak sebanding dengan yang kamu rasain. Ucap randi sambil nangis yang membuatku ikut meteskan air mata mendengar alasan kenapa dulu hianatin aku namun semuanya sudah terlambat ran aku udah bahagia sama farhan.



"Randiii....Panggilku yang membuatnya tersenyum bahagia ke arahku."



"Alhamdulilah akhirnya kamu sadar juga sya....kamu mau aku ambilin minum.Ucap Randi ."



'Iyahh hausss..Ucapku ."


__ADS_1


Randi berjalan ke meja mengambil air minum lalu kembali ke ranjang tempatku tidur,membantuku bersandar di tempat tidur lalu meminumkanku.


__ADS_2