Young Married

Young Married
Chapter 54


__ADS_3

Malam yang hampa tanpa canda tawa seperti awal kami bersama. Hatiku yang amat sangat tersiksa dengan kelakuan suamiku membuatku menyesal memutuskan menikah muda. Andai dulu aku tidak jatuh ke dekapanya pasti hal seperti ini tidak akan terjadi padaku namun semuanya telah terjadi. Aku selalu berharap hari hari yang aku lalui saat ini hanyalah mimpi dimana ada seseorang yang akan membangunkanku dari mimpi burukku ini namun harapanku sirna saat mrnyadari bahwa ini adalah kenyataan.


Penyesalan selalu datang di akhir 😣


Saat melihat jam dinding ternyata sudah pukul 12 malam namun suamiku belum pulang dan tidak memberikan kabar. Aku yang sangat lelah memutuskan untuk tertidur, mungkin dengan tertidur perasaanku akan jauh lebih baik .


Di dalam tidurku aku bermimpi farhan pergi meninggalknku untuk selamanya, aku berusaha mencegahnya namun percuma . Bayanganya yang semakin lama semakin menghilang , aku tidak kuasa menahan tangisku .


Tokkkk...tokkkk... Non sasya bangun udah siang non. ...


Aku yang kaget lalu tersadar dari mimpi burukku dan berharap semua itu tidak akan pernah terjadi.


"Iyahhhh bi sasya udah bangun.Balasku sambil berjalan ke arah pintu "


"Ada apa bi kok tumben pagi pagi udah ketok ketok kamar aku?."


"Hihihi maaf non sasya.... bibi cuman mau beritahu kalau di bawah ada papah sama mamah terus ada mamah sama papah farhan juga . Balas bi yani."


Kok mereka enggak ngabarin aku dulu kalau mau datang. Aku mulai khawatir gimana kalau mamah nanyain farhan , aku harus jawab apa. Ucapku dalam hati.

__ADS_1


"Yaudah bi nanti aku turun ke bawah bilang aja sama mamah aku mandi dulu bentar aja kok enggak lama. Ucapku."


"Baik Non..Balas bi yani.."


Aku langsung masuk ke kamar kemudian mandi beberapa menit kemudian memakai baju lalu turun ke bawah menemui orangtuaku dan mertuaku.


"Haiiii sayang , hati hati jalanya nanti jatuh... Panggil mamah dengan wajah ceria."


"Iyah mamahh .... aku berjalan ke arah mamah."


"Mahh kangennnn. Ucapku sambil memekuk mamahku dengan erat dimana aku merasa beban aku sedikit berkurang kalau udah meluk mamah."


"Papahhh sasya kangennn. Rengkekku ke papahku ."


"Kok kamu sendiri sayang, Farhanya mana?. Tanya mamah farhan sambil melepaskan pelukanya dan menatapku dengan seksama."


"Iyahhh ya om baru sadar dari tadi enggak ngeliat farhan. Ucap papah farhan."


"Aannu tante itu Farrhan lagi ada urusan jadi lembur enggak bisa pulang .Balasku berbohong aku juga enggak tau farhan kemana."

__ADS_1


"Kok tumben yah om enggak di beritahu padahal kan di kantor sekarang udah enggak ada masalah lagi dan seharunya dia disini nemanin kamu dan bayi nya kandungan kamu kan sudahh memasuki bulan ke 9 dan sebentar lagi melahirkan . Ucap papah farhan panjang lebar."


"Ihh om mahhh tau banget segalanya pantas tante betah sama om , kan omnya perhatian banget. Balasku bercanda agar mencaikan suasana."


Mamahku yang sejak tadi memperhatikanku dan pasti tau kalau ada lagi ada masalah sama farhan . Karena perasaan seorang ibu dan anak perempuanya sangat dekat dan dia kenal aku bangett .


"Udahhh sekarang kita makan aja pasti sasya sama calon cucu kita udah kelaparan.Ucap mamah mengalihkan pembicaraan."


Kami akhirnya makan bersama, banyak hal yang mereka rencankan untuk cucu mereka dari membelikan baju, peralatan lainya semua nya di bahas di meja makan sambil bercanda. Aku sangat bahagian melihat orangtuaku dan mertuaku yang sangat kompak menyambut kehadiran cucu mereka.


Namun suasana menjadi hening saat seseorang membuka pintu dan berjalan ke arah kami.


"ASTAFIRULAH FARHAANNNNNNNN.... .Teriak mamah farhan yang tidak menyangka melihat farhan pulang dengan baju yang sangat berantakan, lalu bau alkohol yang menyengat di sertai bekas lipstik cewek yang membekas di jas yang dia kenakan."


PLAKKKK...PLAKKK...BUGGHHH.


Aku tidak bisa berkata kata saat melihat papah farhan menampar lalu memukul perut Farhan .


"Papah enggak pernah ngajarin kayak gini, istri kamu lagi hamil tua dan kamu mabuk mabukan di luar sana bersama wanita lainn. Umpatt papah farhan dengan wajah memerah lantaran emosi melihat kelakuan anaknya yang sangat keterlaluan."

__ADS_1


😊😊😊😊😊😊😊😊😊😊


Jangan lup like yahh❀️ berhubung aku sibuk kulih jadi up nya 1 chapter per hari😘


__ADS_2